There is many thing that you didn't know right? aren't you curious? I will show you... so... show me everything that you have... ーーーーーーーーーーーーーーーー Jam dinding seolah berdetak sangat lambat... menjadikanya sebuah malam yang panjang bagi dua pasang kekasih...
"Revaldi..." ucap Cendralia pelan dan manja...
"hmm?... apa...?" jawab Revaldi...
"kau tidak akan pergi bukan...?" tanya Cendralia sambil memeluk Revaldi yang sedang berbaeing bersamanya...
"aku sudah mengatakanya bukan...? " jawab Revaldi.. "meskipun kau tidak memintanya.. aku akan berada di sisimu selamanya..." lanjutnya lagi
dua mata yang saling bertatapan... seolah menyampaikan hasrat yang terpendam...
"hey..." ucap Revaldi
"hmmm...?" Cendralia menghadapkan mukanya pada Revaldi...
"maskara itu... dan juga lipstik yang kau gunakan... " senyum Revaldi... "membuatmu lebih cantik..." lanjutnya lagi...
"Revaldi..." ucap Cendralia... "ketika kau berbicara seperti itu maka aku akan minta maaf..." lanjutnya...
"untuk apa...?" tanya Revaldi dengan sedikit heran...
"biarkan aku menjadi gadis yang nakal untuk mu... walau hanya semalam ini saja... aku ingin kau melihat batasku..." ujar Cendralia sambil menindih Revaldi...
lagi lagi... sebuah ciuman di malam itu... kembali menyalakan api-api asmara di lorong hati , membuat es mencair... dan menghangatkan malam...
"jadi... kau siap Cendralia..?" tanya Revaldi
"a..aku siap..." jawab Cendralia "ta...tapi... perlakukan aku dengan baik... oke...? aku membenci hal hal gigitan..." lanjutnya sambil sedikit menundukan kepalanya..
"hmm.. tidak perlu khawatir... aku akan bersikap baik untuk mu..." jawab Revaldi dengan lembut...
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
****
Cinderella yang malang... dia tidak menanyakan pada pangeranya apakah memang dia mempunyai banyak memori tentang dirinya... sehingga pangeran pun mencari wanita yang salah
Setelah semalam penuh mereka bersama... akhirnya jam menunjukan jam 5.. waktunya penentuan untuk kedua pasangan tersebut... apakah hanya akan ada penyesalan... ? atau ini merupakan jalan terbaik..?
"hey Revaldi... " ucap Cendralia sambil duduk di kasur..
"iya...?" jawab Revaldi
"sekarang... aku ingin menanyakan hal padamu... " ucap Cendralia dengan lirih... "apakah aku akan menyesali ini...? apakah ini hanya akan meninggalkan sebuah luka?... atau... apakah ini jalan yang terbaik...?" lanjutnya dengan sedikit terisak...