"Se--sekarat?? Haha hyung, keluconmu itu tidak lucu..." Ucap hanbin di iringi tawa pilu berderai air mata, tubuhnya melemas bahkan kerja pacu jantungnya tidak bisa ia atur.... Dadanya sesak...
"Aku sudah tidak bisa menyembunyikannya lagi darimu... Aku... Aku berkata jujur sekarang.. Jinhwan, dia sekarat..." Kini keduanya melunak, semua kata yang terucap bagai alunan melodi menyedihkan yang bahkan terus membuat keduanya menangis....
"Katakan padaku hyung!! Katakan apa yang kau tau, katakan padaku apa yang kau sembunyikan, katakan padaku apa yang tidak ku ketahui...!!" Lirih hanbin di tengah isakannya
"Penyakit itu... Penyakit itu tidak pernah hilang dari tubuh Jinhwan..."
Hanbin ternganga, bagaimana bisa ia tidak tau semua ini...
"Saat kejadian di back stage setelah ia pingsan, dokter mengatakan bahwa kesehannya menurun derastis,... Jinhwan menyembunyikannya dari kalian, terutama darimu... Ia tidak ingin melihatmu menangis lagi... Dan di malam hari saat magg mu kambuh, jinhwan sedang dalam keadaan buruk, bahkan sangat buruk... Kau tau, jinhwan sangat menyayangimu, dengan keadaannya yang seperti itu, jinhwan bersedia menggendongmu sampai dorm hingga ia harus sekarat di depan pintu kamarnya sendiri... Dan... Setelah semua yang menimpa jinhwan semalam, kau malah memakinya hanya karena hal sepele.... Apa kau sadar akan hal itu Kim Hanbin.?" Tutur minkook masih dengan isakannya...
Hanbin menutup mulut dengan kedua tangannya, matanya memerah karena air mata... Hanbin limbung, jatuh berlutut di hadapan Minkook....
"Apa yang sudah ku lakukan??" lirihnya lalu kembali menangis...
"Tidak perlu menyesali semuanya, karena semua ini telah terjadi... Jinhwan sendiri yang menginginkan supaya kau tetap membencinya..."
"Kenapa aku harus membencinya??"
"Karena bagi seseorang yang sebentar lagi akan pergi seperti dirinya, yang terpenting bukanlah sebuah kebahagiaan. Jinhwan selalu mengatakan bahwa bahagia bukanlah sesuatu yang dia impikan, impiannya hanya satu... Terbang bersamamu dan adik adiknya yang lain... Tapi walau bagaimanapun, alam sudah berkehendak lain.... Dan akhirnya jinhwan memutuskan untuk membuat kalian membencinya, dengan begitu kalian tidak akan menghiraukan rasa sedih yang tertinggal akibat kepergiannya nanti..."
"Cukup hyung....!!! Aku tidak ingin mendengarnya lagi..." Hanbin menutup kedua telinganya ketakutan.... Peluh membasahi seluruh tubuh hanbin bak sungai yang tak hentinya mengalir.... Hanbin tau, bahkan sangat tau bahwa dirinya sangtlah kecewa, kenapa dia harus tidak tau tentang jinhwan... Bodoh!! Bahkan selama ini hanbin mengaku jadi adik kesayangan jinhwan tapi apa? Rahasia terbesar jinhwan saja hanbin tidak tau....
"Sekarang aku tanya, apa yang akan kau lakukan??" Minkook memandang hanbin tajam...
"Jujur aku marah..." hanbin mendongak untuk membalas tatapan tajam minkook, namun tatapan itu tidak bertahan lama karena raut wajah hanbin kembali berubah murung.... Hanbin kembali menunduk...
"Aku marah karena aku tidak tau semuanya... Kenapa aku harus tau semua ini dari mu?? Aku malu, selama ini aku mengaku menjadi adiknya tapi nyatanya aku tidak tau apapun tentangnya..." Lirih hanbin...
Minkook menggenggam pundak hanbin membuat sang empunya menoleh kembali....
"Kalau kau marah, lakukanlah sesuatu padaku!! Lakukan apapun yang bisa membuat rasa marahmu hilang... Pukul aku!!! Aku pantas mendapatkan semua itu..."
KAMU SEDANG MEMBACA
Can we fly together? [iKON]
Fanfictionchas : Kim hanbin Kim Jinhwan Kim Bobby Song yunhyeong Go junheo Jung chanwoo Kim donghyuk Gendre : Friendship terisnfirasi dari perjuangan iKON selama Win dan mix and match^^ happy reading~ tp ini cerita murni...
![Can we fly together? [iKON]](https://img.wattpad.com/cover/58807587-64-k704300.jpg)