*****
Aku seorang mahasiswa disebuah Universitas ternama di Jepang. Aku mempunyai seorang teman dekat. Dia seorang mahasiswa yang populer di kampus itu karena dia pintar, dan sangat mandiri, bahkan ia mempunyai sebuah pekerjaan sampingan untuk membayar uang kuliah dan kehidupan sehari - harinya.
Suatu hari ia mengajakku ke rumahnya untuk mengerjakan tugas bersama. Sesampai dirumahnha, ia menyuruhku masuk kedalam rumahnya dan menunggunya. Karena ia pergi ke supermarket untuk membeli cemilan. Saat masuk kedalam rumahnya, aku duduk diatas sofa di ruang tamunya. Lalu tak lama aku duduk, seorang bocah laki -laki yang sangat mirip dengan temanku duduk disampingku. Yap, benar itu adlah adiknya. Tapi wajahnya sedikit pucat.
Setelah itu tiba - tiba, ia mengajakku bermain. Kami bermain kejar - kejaran. Namun aku tertinggal lari dari adik temanku. Terakhir kali aku melihat dia masuk ke basement. Tiba - tiba temanku datang menarik tanganku menjauh dari basement. Ia menanyakan apa yang sedang aku lakukan. Dan aku menceritakan kejadian tadi. Lalu temanku mengajakku keluar dari rumahnya. Dan aku menanyakan padanya apakah ada yang salah? Dia pun menjelaskannya.
"Adikku sudah meninggal beberapa tahun yang lalu, dia dibunuh oleh seseorang. Pada suatu hari saat adikku sedang bermain, dia ditarik oleh seorang lelaki kedalam basement rumahku. Lelaki itu langsung menusuk perut adikku dengan sebuah pisau, manarik keluar isi perutnya, bahkan dia memakan jantungnya dan mencolok kedua bola mata adikku sampai keluar. Tidak ada saksi mata saat kejadian itu, sehingga pelakunya belum ditemukan sampai sekarang." kata temanku dengan wajah sedih.
Setelah mendengar cerita itu, dengan berkeringat dingin aku langsung pamit pulang. Sesampainya dirumah, aku langsung mengunci pintu rumahku. Dan segera masuk kedalam selimut untuk bersembunyi.
Dan pada saat itu juga aku mendengar sebuah ketukan di jendela. Saat mengintip keluar jendela, aku melihat wajah temanku yang sedang menyeringai kejam sambil membawa pisau dapur yang ada bercak darah yang mengering. Ia berkata, "KAU BENAR - BENAR TEMANKU YANG PANDAI."
******
Vote and Comment yak!
Thx :)
KAMU SEDANG MEMBACA
Horror Zone
TerrorSepenggal kisah, legenda dan riddle yang cukup membuat bulu kuduk merinding. WELCOME TO HORROR ZONE ⚠⚠ (source : google)
