PART VII

79K 3.3K 10
                                        

Aku berada di salah satu club, aku tidak ingin kembali ke apartement Mike aku tahu jika aku kembali kesana pasti aku akan bertemu lagi dengannya.
Aku terus meminum minumanku, bisa gila aku jika terus menerus harus bertemu dengan ibuku.
Aku sudah tak sanggup lagi minum hingga aku terlelap tidur.

Keesokan paginya terik matahari menyinari wajahku hingga aku harus membuka mataku, ini sangat menyilaukan.
Tiba-tiba sebuah gerakan tangan menyadarkanku, kepalaku sangat pening sekali. Aku mengingat semuanya terakhir aku berada di club dan mabuk, kenapa aku bisa berada disebuah kamar. Aku langsung membalikkan badanku agar aku bisa mengetahui siapa lelaki yang sedang memelukku.
Betapa terkejutnya diriku kenapa bisa Mike ada disampingku.

" Mike " aku mencoba membangunkannya, perlahan dia membuka matanya dan hanya menatapku. Tatapannya tidak seperti biasanya yang mampu menghangatkanku, sekarang hanya tatapan tajam dan dingin.

" dimana kita Mike? Kenapa aku bisa bersamamu? Terakhir aku berada di club kenapa bisa kau menemuiku? " aku terus bertanya semua yang membuatku bingung.
Dia hanya menatapku terus menerus hingga aku takut untuk menatapnya.
Tiba-tiba dia bangun dan masuk kedalam kamar mandi.

Dimana ini kenapa aku tak tahu aku berada dimana, ini bukan suasana kamar apartementnya Mike.
Aku bertanya dia hanya diam tidak mau menjawabku.

Mikepun keluar dari kamar mandi dia langsung menatapku tanpa berbicara sedikitpun, dia mengenakan pakaian yang aku rasa itu pakaiannya dari semalam.
Aku tidak tahan lagi dengan rasa pening dikepalaku karena aku harus mabuk, agar aku melupakan masalah kemarin dan Mike yang terus berdiam. Aku langsung merebahkan tubuhku dan membelakangi Mike, aku hanya bisa menangis karena aku tidak tahan lagi.
Lalu terdengar bunyi kenop pintu yang berarti Mike keluar dari kamar asing ini.
Akupun langsung membalikkan tubuhku dan benar saja Mike meninggalkanku, tidak seperti biasanya yang selalu menemaniku setiap saat.
Akupun terus menangis karena pertemuan kemarin dengan ibuku, lalu kepala sangat pening dan Mike yang tentu dia sangat marah melihatku diclub semalam dan akupun bingung sekarang aku dimana akupun tak tahu.
Setelah membersihkan tubuhku aku langsung bergegas mengenakan pakaian semalam, aku ingin cepat keluar dari sini perutku sangat lapar.
Ketika aku akan membuka pintu betapa kagetnya diriku pintu ini terkunci dan aku tidak bisa keluar.
Kamar ini sangat sangat besar dan aku merasa takut, aku langsung duduk di tempat tidur yang super besar entah aku berada dimana aku sangat takut.
Tiba-tiba pintu terbuka aku melihat kearah pintu dan tampak seorang wanita muda masuk dan mengantarkan makanan yang mungkin untukku.

" silahkan Mrs. Alexander sarapannya sudah saya siapkan " ucap wanita muda itu ramah padaku.

" maaf sekarang aku berada dimana? Mike dimana? Dan bolehkah aku keluar dari kamar ini? "

" anda berada di istana tuan Alexander mrs, tuan Alexander hari ini sudah berada dikantornya dan tuan berpesan mrs tidak boleh keluar dari kamar tuan sampai tuan datang mrs, kalau begitu saya permisi dulu mrs "

" hei... Izinkan aku keluar dari sini aku tidak tahan berada di sini "

" maaf Mrs jika saya tidak patuh pada perintah tuan saya bisa dipecat dari pekerjaan ini kumohon Mrs saya sangat membutuhkan pekerjaan ini saya permisi Mrs "
Diapun keluar dan kembali mengunci pintu kamar ini.

Malampun tiba suara kenop pintu kembali terdengar, tanda seseorang memasuki kamar Mike. Aku tidak selera untuk melihat siapa yang datang, aku hanya menatap suasana malam dari jendela kamar Mike. Makanan dari pagi hingga malam yang pelayan-pelayan Mike berikan tidak aku sentuh sedikitpun, aku muak dengan suasana ini. Tiba-tiba seseorang memelukku dari belakang.

" kau tidak memakan makanannya sedikitpun? "

Aku hanya diam dan tidak selera untuk menjawabnya.

" oh sayang maafkan aku karena meninggalkanmu jangan diam seperti ini aku tidak menyukainya seharian ini aku tidak bisa menemuimu aku hampir gila "

Aku masih diam dan diam aku sangat kesal kepadanya kenapa bisa memperlakukanku seperti ini. Ketika aku masih diam Mike langsung menggendongku ala bridal style aku tampak terkejut tanpa ingin menatapnya.

" shiittt.... Tatap aku Clara "

" no "

" CLARA "

Untuk pertama kalinya Mike menyebut namaku dengan cara sedikit membentak. Tanpa aku sadari aku menangis karena aku sangat terkejut.

" sayang maafkan aku sungguh bukan maksudku untuk membentakmu "

Aku langsung memukul dada bidang Mike terus menerus tanpa henti, Mike hanya berdiam karena rasa bersalahnya. Aku langsung turun dari pangkuannya tanpa Mike sadari aku keluar dari kamar Mike, aku berlari mencari pintu keluar astaga rumah ini sangat besar aku tak tahu mana pintu utamanya, aku terus berlari hingga aku lelah dan aku hanya terdiam.

" MANA PINTU KELUARNYA AKU INGIN KELUAR DARI RUMAH SIALAN INI KENAPA TIDAK ADA ORANG SATUPUN DI SINI ASTAGA AKU BISA GILA LAMA-LAMA DISINI "

" Clara... "

Akupun menoleh kearah suara dan betapa terkejutnya aku suara itu adalah suara ibuku. Ketika dia akan mendekatiku.

" STOP... JIKA ANDA MENDEKATI SAYA LAGI DEMI TUHAN SAYA AKAN TAMBAH MEMBENCI ANDA "

tiba-tiba Mike menemuiku dia berada dibelakang pembantu itu.

" sayang kumohon jangan seperti ini, ini rumahku yang berarti rumahmu juga sayang "

" DIAM... TUNJUKKAN MANA PINTU KELUARNYA AKU INGIN KELUAR DARI SINI "

" tidak sayang.. Tidak untuk hari ini kondisimu tidak baik besok kita bicarakan lagi kumohon jangan seperti ini sayang "

" SEKALI LAGI AKU BERTANYA MANA PINTU KELUAR RUMAH SIALAN INI "

namun tiba-tiba kepalaku sangat pening dan pandanganku mengabur, aku mencoba untuk tetap sadar aku memegang kepalaku yang sangat pusing. Tampak samar-samar pembantu itu mencoba membantuku, aku langsung menepis tangannya dengan sisa tenagaku. Nampak Mike berlari mendekatiku, pandanganku semakin kabur dan gelap.

Aku mencoba membuka mataku masih terasa pening dikepalaku. Setelah sepenuhnya mataku terbuka aku melihat Mike ada disampingku memegang tanganku dan aku berada dikamarnya kembali.

" sayang apa yang kau inginkan? Ingin minum? Dokter bilang kamu kelelahan dan tidak makan sedikitpun dari pagi jadi kondisi badanmu melemah seperti ini. Sayang aku tidak menyukainya sungguh jangan menyakiti dirimu sendiri "

" aku tidak menginginkan apapun "

Aku hanya bisa berdiam, Mike terus membujukku untuk makan sungguh aku tidak ingin makan memikirkan Mike dan ibuku yang berada dirumahnyapun membuatku gila.
Kenapa ini bisa terjadi kebetulan dalam hidupku.

_________________________________________

Jangan lupa vote dan comentnya yah 😊😊



SHE'S MINE !!! [ TELAH TERBIT ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang