13. Broken Heart

237 19 0
                                        

Terakhir...

Kutatap, mata indahmu di bawah Bintang-bintang...

Terbelah hatiku, antara cinta dan rahasia...

Ku cinta..padamu.. namun kau milik sahabatku, dilema... hatiku...andai ku bisa berkata sejujurnya....

Jangan....

Kau pilih dia....

Pilihlah aku... yang mampu mencinta mu, lebih dari dia....

Bukan....

Kuingin merebutmu, dari sahabatku...

Namun kau tau...

Cinta tak bisa....

Tak bisa kau salahkan.....

Gadis itu terus bernyanyi lagu Cinta dan rahasia sambil meneteskan air matanya. Mengingat kejadian mengerikan waktu itu, membuatnya depresi. Dan yang lebih membuatnya sedih, hari ini dia sama sekali tidak bertemu dengan Bintang.

Mungkin lo udah lupa sama gue
Batin Naura.

Dia memukul bantal Doraemon kesayanganya.

"Dasar, Bintang oon!" Geramnya sambil menendang-nendang pintu balkon yang langsung menghadap ke kamarnya Bintang. Padahal ia tau, Bintang memang belum pulang sejak tadi.

Mentang-mentang udah jadian sama Kei, lo jadi ngelupain gue.
Batinya kesal.

"Bete! Bete! Bete!" Pekiknya kesal.

"Nauraaa! Lo kenapa sih kaya orang lagi kesurupan! Pake nyalain lagu Alay gitu lagi!"

Tasya yang terganggu oleh Teriakan Naura, menghampiri kamar Naura.sebenarnya Tasya tau apa yang dirasakan Naura saat ini. Hanya dia pura-pura tidak tau.

"Gue Galauuuu! Dasar Bintang oon! Gak pekaan! Gak ngehargain usaha orang!!"

Tasya yang ada di sebelanya hanya bisa diam melihat Naura pertama kali nangis di hadapannya. Dan ini tangisan beda. Tangisan yang bener-bener dari hati. Tangisan yang menyimbolkan kehancuran dan kesedihan yang mendalam.

Muka lo kusut banget Ra, udah kayak Anak remaja putus harapan, lo juga tambah kurus. Kumel, gue tau lo dari tadi sore gak mandi.
Batin Tasya Sambil melihat kondisi Naura dari ujung rambut sampai ujung kaki.

"Ra, mendingan lo mandi sono! Muka lo lesuh banget, gue sampe eneg ngeliat muka lo" Ucap Tasya berniat ingin menghibur Naura. Namun bukanya menghibur, Naura malah melemparnya dengan bantal.

"Kalo lo eneg, gak usah diliatin!" Bentak Naura.

Tasya jadi bingung sendiri harus berbuat apa, ia tidak pernah melihat Naura seperti ini sebelumnya.

Saat Tasya ingin keluar dari kamar Naura, tak sengaja, ia melihat Bintang dari jendela kamar Naura, ia sedang menuju ke Rumah Naura. Tasya langsung keluar dan menuruni Tangga dengan gesit.

Sampai di depan Pintu rumah Naura, Ia melihat Bintang yang sedang berbicara dengan Kayla. mamanya Naura.

"Iya tante, Naura nya ada kan?" Tanya Bintang sambil menengok ke Arah kamarnya Naura.

"Ada kok, tapi keliatanya Naura sedih gitu ya? Tante jadi bingung, takut dia kenapa-napa" Jawab Kayla Khawatir.

"Heh Bintang kecil!" Teriak Tasya dari Arah depan Bintang

Dengan refleks Bintang langsung menengok ke sumber suara.

"Heh! Ngapain lu ke sini?" Kata Tasya sambil mendengus kesal.

Naura Dan Sang BintangCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang