SEPULUH

27.9K 1.3K 1
                                        

Deandra Pov...

Semua orang menatapku dengan pandangan yang bikin aku engga nyaman. Bagaimana tidak? mereka pasti bersikap seperti itu. Terlebih akj adalah tunangan dari si bapak bunglon itu, semua siswi baik ibu-ibu guru sangat mengagumi si bapak bunglon tapi dia udah taken sama aku.

"Selamat yah, elo udah jadi bahan bisnis keluarga elo?" Tiba-tiba suara yang paling membuat mood aku rusak. Siapa lagi kalo bukan si Yeyen.~>_<~

"Iya sama-sama Yeyen, gue ke kelas dulu yah." Ucapku malas mengahadapi dia pagi-pagi gini, terlebih mulai hari ini aku harus berangkat bareng sama pak bunglon.

"Yaa, begitulah kalau punya orang tua engga mau miskin sampe anak nya aja di jual." Asli mulut nya minta di sumpel pake cabe satu ton ini mah.
"Kalau elo ngiri bilang Yen, engga usah gengsi." Balesku kecut. Lalu berjalan di lorong yang menuju kelas.

"Dea, gue yakin bakal dapetin cowok yang lebih dari tunangan elo liat aja nanti." Dia berteriak tanpa melihat situasi kondisi.
Aku heran sama dia, padahal dari dulu aku engga pernah mau saingan sama dia, tapi dia malah menganggap saingan. Aku bingung sama ini makhluk.

***
Rama Pov...

To: Dea ceroboh
"Aku lapar."

Sekarang jam istirahat,biasa nya aku pergi ke kantin. Iya di sekolah ini kantin sangat luas, dan kantin bukan hanya tongkrongan siswa melainkan guru-guru juga sering duduk santai di kantin. Karena malas pergi ke kantin jadi apa susah nya memanfaatkan si ceroboh itu.

From: Dea Ceroboh
"Makan, bukan curhat. 😒"

Begitulah dia, dia selalu bersikap seperti itu.

To: Dea Ceroboh
"Mau membangkang?👿"
"mau, si Jazzy aku musnahin?"

Ancamkuu, iya papah Danu meminta aku untuk mengantar jemput dia. merepotkan, tentulah lagipula selama di jalan dia ngoceh engga jelas. Si Jazzy yang katanya panggilan konyol buat mobil nya sengaja di sita karena Dea sering kabur-kaburan. Aku saja baru tau demi dia menyetujui pertunangan ini keluarga harus membuat drama yang di bilang konyol.

From: Dea Ceroboh
"Awas kalo kamu apa-apain Jazzy kesayanganku?😠 Mau makan apa?"

"Kenapa pake ngancem segala? Baru aja tunangan udah kaya juragan aja."

To: Dea Ceroboh
"Mie ayam."

"Minum nya teh manis, bawa ke ruangan ku. Jangan orang lain harus KAMU."

Tanpa basa-basi aku langsung memesan makan yang ingin aku makan.

Tok...tok... tok...

"Masuk." Perintahkuu, dan seseorang masuk siapa lagi kalau bukan Dea yang membawa 2 kantong kresek.
"Nih." Ucap nya kesal sambil menyimpan 2 kantong kresek itu di meja kerja.

"Kamu mau aku makan ini langsung? Tuangin ke mangkuk dong? Tuh ada di pantry." Perintahku sekenak nya, dan dia langsung mendengus kesal sambil berjalan menuju pantry tanpa protes.

Aku langsung duduk di sofa, karena ini ruangan pribadiku jadi sangatlah leluasa.
"Ini pak Rama, mie ayam nya." Ucap nya sambil meletakan mangkok berisi full mie ayam.

"Kebanyakan, bagi 2." Perintah ku lagi dan dia memutar bola mata nya dan tanpa penolakan dia mengambil satu mangkok lagi dan menuangkan separuh mie ayam ke mangkok itu.

"Makan, mubazir kalo engga di makan." Ucapku dan dia langsung mengambil plastik kecil berisi sambel.

Aku hanya bergidik ngeri ketika dia menuangkan semua nya. Lalu dia memakan mie itu tanpa bicara.

MR. BUNGLON IS MINE (COMPLETED)Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang