^^^
Part 7: Who are you?
Dahyun yang melihat mereka pergi segera menghampiri Junior yang masih tergeletak dan belum sadarkan diri. Air mata Dahyun menetes seketika, ia genggam tangan Junior kala itu.
"Junior.." kata Dahyun sembari menarik nafas panjang. "Apa ini? Apa yang sebenarnya telah terjadi? Siapa dirimu sebenarnya?"
Air mata Dahyun menetes tepat di kelopak mata Junior. Hal tersebut membuat mata Junior berkedip, iapun perlahan membuka matanya. Ia lihat seorang gadis tengah menangis sambil memegang erat tangan kirinya. Junior kemudian menggerakan tangan kanannya untuk menghapus air mata yang mengalir di pipi gadis tersebut.
"Gwaenchanayo?" tanya Junior.
"Junior."
Junior mencoba bangkit untuk duduk, Dahyun membantunya.
"Kau tidak apa-apa?" tanya Junior kembali.
"Ya, aku baik-baik saja."
"Syukurlah,tapi..?"
"Aku melihat semuanya, dirimu yang mempunyai kekuatan dan 6 orang namja yang telah menyelamatkanmu. Mereka datang dan pergi dengan tiba-tiba."
"Kau melihat semuanya." Junior tertunduk.
"Junior, who are you?" tanya Dahyun berhati-hati.
"Aku saja tidak tau aku siapa."
Dahyun memegang pundak Jr,ia memandangnya serius.
"Please Junior, beritahu aku."
"Aku janji akan memberi tahu mu nanti, Aku janji!"
Dahyun menjadi sedikit takut pada Junior, ia perlahan menjauh.
"Kau, kau membuatku takut. Siapa dirimu?"
Dahyun berdiri hendak meninggalkan Junior pergi. Junior mengikutinya seraya berkata
"Aku mohon..jangan takut. Aku bukan monster seperti apa yang kau bayangkan. Baiklah, akan ku katakan semuanya padamu. Aku Junior, peri dari Dream Land."
Kata-kata Junior membuat Dahyun menghentikan langkahnya. Lalu Junior melanjutkan perkataannya.
"Dahyun, bukankah kau percaya padaku? Aku tau kau pasti percaya. Aku hanya ingin kembali ke dunia ku, aku harus menemukan kalungku dan aku membutuhkan bantuanmu. Aku yakin jika aku berada di posisi mu saat ini, aku juga akan takut pada diriku sekarang. Baiklah, aku akan pergi. Maaf telah membuatmu takut dan terimakasih telah membantuku. Aku pergi."
"KAJIMA!!!" Dahyun membalikan badannya dan mereka saling berhadapan.
"Weo?"
"Aku, aku akan menolongmu menemukan kalung itu. Alasanya karena kau telah menyelamatkan hidupku. Gomawo?"
Junior tersenyum.
"Gomawo Dahyun."
Dahyun segera menghampiri Junior dan menarik tangannya.
"Ayo kita pulang, oppa pasti sudah menunggu lama."
"Kalau begitu baiklah, aku akan..."
"Andwae! Jangan gunakan kekuatanmu, aku tidak ingin kau kembali melemah."
"Ah..araseo."
Mereka segera turun dari atas gedung tersebut, ternyata saat itu mereka tengah berada di kantor oppanya Dahyun. Saat akan pulang tak sengaja mereka bertiga bertemu, akhirnnya mereka memutuskan untuk pulang bersama.
^^^
Bulan mulai digantikan oleh matahari, sungguh indah cahaya matahari terbit pagi ini. Seperti biasa Dahyun harus pergi ke sekolah. Kali ini Dahyun meminta agar Junior menunggu di rumah. Ia takut jika tiba-tiba Junior mengeluarkan kekuatannya lagi yang akan membuat semua orang memperhatikannya.
Di sekolah Dahyun duduk berdua bersama Nayeon di kelas.
"Dahyun,pagi ini aku tidak melihat namja itu di gerbang. Apa dia sudah kembali ke rumahnya?" tanya Nayeon.
"Anni, belum. Aku memintanya untuk menunggu di rumah."
"Hia? Mau sampai kapan dia terus-terusan di rumah mu?"
"Sampai kalungnya ketemu."
"Oh begitu, jadi saat ini kau sedang membantunya menemukan kalung tersebut. Oh ya! Aku dengar perusahaan tempat oppa mu bekerja akan mengadakan perkemahan musim semi di gunung."
"Benarkah? Oppa tidak memberi tau ku tentang itu."
"Kau ini bagaimana sih, begitu saja tidak tau. Kita ikut mendaftar yuk? Sepertinya kegiatan yang diadakan akan menyenangkan. Ada games dan beberapa hadiah menarik juga. Kan lumayan?"
"Tidak ah, aku harus membantu Junior menemukan kalungnya."
"Ihh, ajak saja dia juga. Ayolah kita ikut? Banyak yang ikut juga loh. Taehyung, jongkook, hyun woo, wooshin, wonho, junhyung, baro, sungjae, ken, myungsoo, sehun, s.coup, dan jisoo juga ikut."
"Nanti deh aku pikir-pikir lagi."
"Ya sudah kalau kau tak mau ikut. Aku ajak tzuyu saja deh."
^^^
Di rumah Junior sedang duduk sendiri, ia merasakan ada hal yang aneh terjadi pada tubuhnya. Tubuhnya beberapa kali menjadi transparan, tiba-tiba hilang dan kembali dalam hitungan detik.
"Weo? Apa ini? Apa yang terjadi pada tubuh ku?" kata Junior panik.
Junior kemudian mencoba untuk menghubungi teman-temannya yang telah ia anggap saudara.
"Teman-teman, apakah kalian bisa mendengarku dari atas sana? Aku mohon jawab aku, aku butuh bantuan kalian, apa yang terjadi pada tubuhku? AAArrrrggghhhh!!!" teriak Junior kesal sambil mengacak-acak rambutnya.
Mark kemudian menanggapi panggilan Junior tersebut.
"Tenanglah Junior! Kau bisa mendengar ku?"
"Hyung, Mark hyung kau kah itu?"
"Ya, ini aku. Bersyukurlah kita masih dapat saling menghubungi."
"Hyung,tolong jawab pertanyaan ku!"
^^^
*to be continued
KAMU SEDANG MEMBACA
My Dream Become True
Fiksi PenggemarMy dream become true Cast : Junior got7,Dahyun twice, Jae bum got7, Mark got7,Jackson got7,Youngjae got7, Bambam got7,Yugyeom got7,Nayeon twice,chansung 2pm. Genre : fantasy, romance, and friendship. Author : Park Ha Rin Lenght : Chapter
