Can't Believe (6)

577 16 4
                                    

Chapter 6.

**

"Oh astaga Marcel! Aku suka Harry Styles from 1D!" kataku. "Ah ya aku lupa.. Maafin aku" katanya sambil menunduk. Astaga.. Sampe segitunya kah dia minta maaf? "Astaga Marcel tak apa.. Lagian kau tak salah kok nanya" kataku sambil tersenyum sebagai kode kalau ia tak bersalah. "Uh baiklah tapi maafkan aku.." katanya tak mau kalah. "Ish iya aku maafin kamu.. Udah yuk ke aula. Echa sama panitia yang lain pasti udah nungguin" kataku sambil berdiri dari tempat tidur. Kami keluar dari UKS dan aku sudah mulai baikan gara gara ngobrol sama Marcel yeaaa. Sampe di aula, udah banyak perubahan. Cepet banget sih? "Marcel ini kok cepet banget perubahannya?" kataku bingung. "Ya iya lah gimana gak banyak.. Kamu pingsannya ampir 3 jam" katanya sambil sedikit terkekeh. "HAH?! SERIUSAN KAMU MARCEL?!" kataku terkejut. "Hei ga usah teriak juga donk!" teriak Marcel. "Kau sendiri juga teriak!" teriakku balik. "Uh maaf" katanya. Lagi lagi ia menunduk. "Ihh ya udah kali ga usah gitu juga.. Aku selalu maafin kamu" kataku meyakinkan sahabatku ini :) "Ya udah sekarang lanjutin yok Cel udah jam 4. Besok kan harus dateng jam 7 pagi" kataku lembut. Aku dan Marcel langsung menghampiri Echa yang sedang ngobrol dengan teman teman barunya.

**

Jam 7 malem udah selesai semua. Tinggal besok gladi bersih plus latihan terakhir. Sampai rumah aku langsung membanting tubuhku ke atas kasur. Rasanya seperti di surga. But, "Mayy! Mandi dulu! Kamu udah kotor langsung aja naik ke atas kasur" teriak mom dari bawah. "Okay mom!!"

Selesai mandi, aku menonton TV dan aku melihat sebuah berita yang cukup menarik perhatianku.

One Direction Sedang Memberi Kejutan Pada Fansnya? Dan Hari Ini One Direction Menghilang?

One Direction menghilang? Setahuku mereka baru mengeluarkan single Best Song Ever dan 2 hari kemudian langsung menghilang? Ah ada ada saja berita. Aku langsung mematikan televisi dan naik ke atas kamar untuk tidur.

**

Jam 6 pagi aku sudah dibangunkan oleh alaramku. Masih sejam lagi buat sampe di sekolah. Ahh tidu- "Mayy! Siap siap sekarang!" ahh mom selalu saja menganggu mimpiku berdansa di acara prom night bersama Harry Styles. "Baiklah mom" kataku malas sambil menuju ke kamar mandi.

Selesai mandi, aku langsung sarapan dan

TING TONG

Sepertinya Marcel. Dan begitu aku buka pintu, benar saja itu Marcel. "Mom aku berangkat dulu ya!!" teriakku. "Hati hati di jalan!" teriak momku balik. Aku berjalan dengan Marcel. Dari tadi Marcel diem aja. Ga seperti biasanya dia bercanda dan berbicara dari hal yang penting sampai tidak penting. "May" panggilnya. Panjang umur.. Baru dibicarain akhirnya ngomong juga hahaha "Kenapa?"

"Gimana kalau orang yang kamu kenal selama ini bohong sama kamu?" tanya Marcel

"Aku bakal kesel sama dia soalnya selama ini aku udah percaya sama dia malah dia bohongin aku" jawabku tegas

"Tapi kalau itu demi kebaikan?" tanya Marcel lagi

"Ya itu tergantung sih.. Kebaikan kea apa dulu" jawabku kali ini tak yakin

"Ohh baiklah"

Sebenernya ada apa sih sama Marcel? Tumben banget dia begini. "Samapai!" "Hei kau kok melamun?" tanya Marcel. "Oh ga- ga apa kok. Udah yuk masuk" dustaku.

"Hari ini kalian pulang pukul 11AM. Panitia kalian pulang pukul 2PM. Nanti malam siap siao pukul 6PM. Okay?" tanya Mr. Wilson. "Siap mister!" kami semua berhamburan keluar untuk pulang ke rumah. Tapi, apa boleh buat, aku,Marcel dan Echa adalah panitia. "Echa, nanti mau temenin aku gak ke mall? Buat beli dress" Echa hanya menunduk. "Maaf ga bisa, aku udah janjian sama Marcel buat ke umm- ke rumahnya buat meeting nanti." jawabnya. "Aku boleh ikut gak?" tanyaku. Aku ragu sama Echa soalnya dia jawabnya ragu ragu. "Gimana kalau kamu di temenin sama temen kamu Martha?" tanyanya. "Ah ya kamu benar juga! Makasih chaaa" jawabku sambil mencium pipinya. Ah gimana sih May masa temen sendiri gak inget. Akhirnya aku mengajak Martha yang kebetulan lagi dapet break time dari pihak Management Nandos. "Marts temenin gue buat beli dress prom night ya" tanyaku.

"Ayo.."

**

Sampai di mall, kita langsung nyari dress yang pas buat aku. Akhirnya aku dapet dress berwarna hijau keunguan yang menurutku itu sangat pas untuk prom night nanti malam.

"Makasih ya marts udah nemenin gue nyari dress.. Makasih juga udah mau patungan hahaha"

"Iya sama sama. Btw, sekarang udah jam 4 sore. Cepetan lu beres beres. Gue balik ke nandos ya! Bye!" teriak Martha dari kejauhan.

Aku bersiap siap ke prom night dan ya aku JELEK. Pukul 05:30PM. Waktunya pergi ke sekolah. Ga mungkin kan kalau misalkan aku jalan kaki. Makanya, aku minta mama buat nganterin aku ke sekolah. "Ma kira kira nanti Marcel gimana ya?"

"Ya lihat saja nanti" kata mamaku yang masih fokus pada jalanan.

-di tempat lain-

"Semoga kita berhasil ya boys HAHAHAH" kata seseorang. "Aku pengen cepet cepet liat muka mereka" kata yang satunya lagi. "BOYS SIAP SIAP SEKARANG!" Teriak seorang dari arah kanan. "Hei kalian berdua. Kalian make up-nya paling lama cepet ke hair stylist!" teriak orang itu lagi. Semuanya langsung berhamburan untuk siap siap karena ini sudah jam 5:30PM.

-May-

Wah udah nyampe nih! Waktu masuk ke aula, hampir semua orang sudh berkumpul. Tapi, yang belum ku lihat, di mana Marcel dan Echa? Mereka belum kelihatan sama sekali. Dan... "Panjang umur baru diomongin" ya mereka datang. "Hai cantik" sapa Echa. "Echa juga lebih" Eca cantik banget cuy.. Pake dress warna hijau dengan lengan panjang. Dia pakai anting dan pakai kacamatanya. Pakai high heels dan make-upnya natural. Sungguh dia sangat sangat sangat cantik! Kamu bikin aku envy, Echaaa! Dan saat kami sedang asik mengobrol, tiba tiba MC kami, memberi sambutan untuk kepala sekolah. "Selamat malam murid murid yang saya kasihi, malam ini kami akan mempersembahan sebuah acara prom night yang bertemakan Up All Night With One Direction. Saya harap kalian semua dapat menikmatinya. Terima kasih juga untuk para panitia yang sudah meluangkan waktunya untuk mempersiapkan acara ini. Dan terima kasih untuk kalian semua karena sudah hadir di sini. Sekali lagi terima kasih." semuanya bertepuk tangan. Dan saat aku berbalik badan, Marcel dan Echa sudah tidak ada. "Sekarang mari kita sambut, ONE DIRECTION!" Semuanya bertepuk tangan meriah dan menunggu kehadiran One Direction

1 menit...

2 menit...

3 menit...

5 menit...

Akhirnya One Directi- bentar bentar, kok yang keluar malah Jonny, Leeroy, Harvey dan bahkan Echa dan Marcel??! Mereka ngapain di atas panggung? Semua penonton pun bersorak tak bersemangat untuk mereka ber 5.

*********************

Aduh mereka kok begitu sih? Trus knp Marcel sm Echa jg ikut ikutan?

15++ vote(s) + comment please and i'll continue the story. Maaf jg ya kalau aku telat update cerita ini soalnya lagi banyak pr dan ulangan :(

Oh ya kemungkinan satu chapter lagi, cerita ini akan selesai. Dan jangan lupa baca cerita baruku ya, Counting Stars. Ceritanya itu ttg fantasi tapi ttp fanfic 1D :) ttp vote(s) + comment ya thank u

-Christine-

Book 2 : Back To DecemberTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang