#Prilly pov
Sudah 2 hari aku berada di rumah mamahku di bandung.
dan selama itu pula suamiku masih terbaring lemas di kasurku,meski tidak separah seperti malam itu tapi tetap
saja aku sangat khawir dengan keadaannya,apa lagi harusnya hari ini aku dan juga ali sudah kembali ke jakarta buat menjalani rutinitas sbg seorang artis.tapi mau gimana lagi kesehatan ali adalah frioritasku saat ini.
,Saat ini aku sedang membuat bubur untuk ali,karna ali
masih belum boleh makan
nasi dulu oleh dokter,meski
ia selalu protes denganku
karna menyuruhnya makan bubur.Saat sudah selesai membuatkan bubur untuk ali,aku mulai melangkah berjalan ke lantai dengan membawa bubur dan satu
gelas susu hangat untuknya.
Morning sayang.."Ucapku
sambil membelai pipi chubby'y setelah berada di sisi ranjang dekat suamiku.
Eegggggrrrrrrr,,
Morning juga sayang,,"jawabnya dengan suara serak khas bangun tidur.
Gimana udah mendingan,,"tanyaku
Aku kan udah bilang sama kamu,kalau aku udah sehat sayang.
Tapi kan muka kamu masih keliatan pucet sayang.
Dan kamu juga sering ngeluh sakit di bagian perut kamu.
Beneran sayang aku udah gak apa-apa ko.
Kamu percaya deh sama aku.
Yaudah iya aku percaya.
Tapiiiii....
Tapiii apa hemm..?
Kamu makan dulu abis itu minum obat dan istirahat.
Tapi buka bubur lagi kan makannya..
Yah tetep harus makan dulu bubur dong sayang.
Kan biar cepet sembuh.
Tapi kan aku bosen sayang.
Makan nasi aja yah,,yah,,?
Gak.
Pokonya harus makan bubur yang udah aku buat.
Gak ada penolakan ok..
,,Dengan terpaksa ali menuruti keinginan prilly,dan mulai membuka mulutnya untuk menerima suapan bubur dari tangan prilly.
Udah..''Ucap ali,karna ia
merasa mual.
Kenapa..
Kamu makan baru beberapa suap.
Lagi ya.."Ucap prilly dan
dengan cepat ali menggelengkan kepalanya sebagai jawaban
Kenapa..?
Mual..!"Ucap ali dengan muka yang memelas,dan itu membuat prilly gak tega untuk terus memaksa ali agar mau menuruti keinginannya.
Yaudah,
Sekarang kamu minum dulu
nih susunya dan abis itu
minum obat,,"Ucap prilly
sambil menyodorkan segelas susu yang tadi ia buat untuk ali,setelah ali meminum susunya,dengan telaten prilly memberikan beberapa obat
yang dokter berikan untuk ali minum.Setelah meminum obatnya ali kembali membaringkan badannya,saat prilly hendak melangkah pergi, dengan sigap ali menahan pergelangan tangan prilly.
Mau kemana.."Tanya ali setelah prilly menoleh ke arahnya
Ke dapur,,"jawab prilly
Nyimpen ini,,"lanjutnya menunjuk pada nampan
yang ia pegang.
Nanti aja ya..!"ucap ali
Kamu di sini aja temenin aku,,"lanjut ali dengan menepuk kasur di sebelahnya, dengan senang hati prilly mengangguk dan duduk di sebelah ali menyandarkan kepalanya di dada bidang ali.
Cepet hadir ya de di perunya umi.."Ucap ali seranya mengelus perut rata prilly
Uuu,,ummi.."Ulang prilly
Iya umi.
Karna aku ingin anak-anak
kita nantinya panggil kamu dengan sebutan umi dan juga
abi."Jawab ali dengan mengecup pucuk kepala prilly
Amin..
Mudah-mudahan aja allah mempercayai kita ber'2 untuk memiliki malaikat kecil,,"ucap prilly yang di hadiahi kecupan
di dahinya.
>>>>>>>>>>°°°°°<<<<<<<<<
Pagi ini seperti yang udah
di rencanakan prilly dan juga
ali akan jalan-jalan ke pesawahan yang tak jauh dari rumah prilly.
Dengan menggunakan baju yang sama ali dan juga prilly berjalan menyusuri jalan setapak untuk sampai di pesawahan.
Sayang.."Panggil ali saat sudah berada di teras depan menunggu prilly yang masih berada di kamarnya.
Cepet dong nanti keburu siang,,"teriak ali kembali.
Iya..Iya ini aku juga udah siap ko,,"jawab prilly yang sudah berada di belakang ali
Kamu lama banget sih yang, kalau keburu siang gimana.."Gerutu ali
Ya allah..
kamu lupa ya..
Aku lama juga gara-gara kamu juga ko.."Ucap prilly
Lah emang aku ngapain kamu,,"tanya ali
Aku 4 kali ganti baju ali.
Itu juga karna kamu yang
selalu komplen dengan baju
yang aku pake.."Jawab prilly
bilang kependekan lah,bilang terlalu kebuka lah,bilang ini
dan itu,,"lanjut prilly yang di hadiahi gelak tawa dari ali.
Malah di ketawain..
Kamu mah memang nyebelin
tau gak.."Ucap prilly berjalan mendahului ali.
Ko malah di tinggalin sih yang,,"ucap ali mengikuti
prilly dari belakang,prilly
tidak menjawab,ia tetap
berjalan meninggalkan ali.
Yang tunggun akunya dong,,"teriak ali
Yang aku cape ngikutin kamu yang jalannya kaya orang yang lagi ngejar setoran.."teriak ali,namun prilly tetap tidak mendengar ucapan ali,ia
terus berjalan sampai ia tak mendengar suara ali yang
tadi meneriakinya,ternyata ia sudah berjalan sangat jauh meninggalkan ali yang katanya cape,prilly mulai khawatir
karna sudah meninggalkan ali
Apa jangan-jangan ali.."Pikirannya mulai ngawur.
Ahh gak,,gak,,gak mungkin ali pingsan,"Lanjutnya,namun prilly benar-benar sangat khawatir dengan tergesa-gesa prilly berjalan menuju tempat di mana ia meninggalkan ali.
Dan betapa terkejutnya saat melihat apa yang ada di hadapannya,tubuh ali tersingkur di tanah.
Aliii.."teriaknya berlari ke tempat ali dan di angkat kepalanya dandi arahkannya
di paha prilly,dan prilly menangis,betapa hodohnya ia meninggalkan ali yang baru saja sembuh dari sakitnya,istri macam apa aku ini yang meninggalkan suami karna masalah yang sepele,sekarang lihatlah prilly hasil dari perbuatanmu,ali kembali sakit."Batinnya
Ali..
Sayang bangun..
Ali pliss jangan buat aku takut lagi,,Bangun sayang.."Ucap prilly sambil menepuk-nepuk pipi ali.
Plis bangun,,"ucapnya sambil memejamkan mata,tanpa ia sadari ali tersenyum puas karna berhasil mengerjai istrinya.
Aliii bangunnn..
Aku minta maaf karna tidak mendengar ucapanmu tadi..
Pliss bangun.
Saat prilly ingin mencium
kening ali,dan saat itu juga ali membuka matanya dengan senyum puasnya
Ba.."Ucap ali saat prilly sudah ingin mencium keningnya
Kamu ngerjain aku.."Ucap prilly
menurut kamu,,!"jawab ali menatap wajah prilly yang
basah karna air matanya
Aliiii ini gak lucu tau gak.."Ucap prilly
Memangnya siapa yang sedang ngelawak,,"tanya ali santai
Kamu yahh.."Ucap prilly yang mulai emosi karna ali
Lagian kamu sih pake acara ninggalin aku segala.
Yah jadinya aku ngerjain kamu deh.."Ucap ali
Tapi beneran yang aku cape dan lemes banget,,"lanjut ali
Alah..
Itumah akal-akalan kamu aja buat ngerjain aku lagi kan,,"ucap prilly melipat kedua tangannya
Gak.
Beneran aku lemes banget,apa lagi tenggorokan aku sakit banget yang.."Ucap ali,dengan cepat ali mengambil tangan prilly dan mengarahkannya ke dahi ali.
Panas kan,,"tanya ali,dan mampu membuat prilly menoleh ke arah ali,benar wajah ali pucat banget apalagi suhu badannya kembali panas..
Kita pulang,,"ucap prilly yang
di balas anggukan dari ali.
#Hargai penulis,karna nulis itu gak gampang ya..
Meski ceritanya gak bagus..
KAMU SEDANG MEMBACA
PERTEMUAN KITA
FanfictionKita bertemu tanpa di rencanakan sebelumnya Tanpa Aku maupun kamu Yang memintanya pada Tuhan Tapi pertemuan kita Sudah di atur oleh tuhan Dalam skenario yg indah Yg kita sendiri tidak ketahui Seperti skenario yg sudah di buatkan oleh sang sutradara...
