Ada yang memegang pundak Mica dari belakang dan berkata "lu mau nunggu sampe angkot sepi juga gabakal ada paling ada jam 6 sore ".
Mica gemetar entah kenapa . Jantung nya berdegup kencang seakan ingin copot .
"Dari pada lu nunggu disini sampe berlumut dan digodain sama kakak kelas mending lu bareng gue" Lanjut Cowok yang memegang pundak Mica.
Mica menoleh kebelakang kearah cowok yang memegang pundak nya . "Ehh hmmm hmm gausah gapapa ko" Jawab Mica
Mica serasa tak asing lagi oleh dia . Iya dia , dia yang menyelamatkan Mica dikantin tadi .
"Heh yakin gamau bareng ?" Tanya nya yang memecahkan lamunan Mica.
"Ehhh hmmm iyaudah deh" Jawab Mica gugup.
"Yaudah tunggu, gue ambil motor gue" Cowok itu berjalan kebelakang dan mengambil motornya.
"Nih pake helmnya" Ucapnya sambil memberikan helm untuk Mica
"Hmmm terus lo gimana?" Tanya Mica.
"Udah gue gapapa . Karena lo lebih berharga dibandingkan gue" Jawab Cowok itu yang langsung membuat pipi Mica menjadi merah.
"Hmmm oke" Jawab Mica. Dan langsung menaiki Motor itu.
"Wuuuuu abang Azka bisa aja" Teriak salah satu cowok dikumpulan dekat halte
"Tau niih abang Azka . Eneng juga pinter banget milihnya" teriak salah satu temannya lagi.
"Hmmm Azka , Jadi nama dia Azka" gumam Mica dalam hati.
Saat Mica di boncengi Azka semua siswi seakan melirik sinis kepada Mica entah kenapa.
Disepanjang jalan tidak ada percakapan apapun diantara mereka berdua. Hanya sesekali Mica memberi petunjuk jalan arah rumahnya.
"Makasih ya " Ucap Mica
Tetapi tidak ada jawaban yang terucap dari bibir Azka hanya tatapan yang membuat Mica seakan membeku.
***
Suara ayam menyambut pagi hari ini . Seperti biasa Mica bergegas mandi dan berangkat sekolah dan tidak lupa untuk sarapan pagi."Bismillah semoga pagi ini menyenangkan" Ucap Mica sebelum berangkat ke Sekolah.
Tak biasanya setiap sabtu jalan padat dan macet seperti ini Mica melihat jam yang ada di tangan nya.
"Yaallah udah jam 06.35 aduh bisa telat ini gue , malah jalanan macet banget lagi ada apaan si ?" Ucap Mica didalam angkutan umum yang membuat orang disekeliling Mica melirik nya.
Jam menunjukan pukul 06.45 . Mica harus sudah disekolah paling lambat pukul 07.00 .
Yang membuat jalanan macet adalah sebuah toko makanan yang terbakar kemarin malam .
"Aduh benerkan gue telat siap aja kena hukuman " Ucap Mica lemas ketika melihat pintu gerbang sudah tertutup rapat.
Mica bersembunyi dibalik tiang karena takut ketauan oleh penjafa pintu sekolah.
Jantung Mica berdegup kencang karena takut , wajah nya berubah menjadi pucat , dan Mica gemetar .
"Ehmmmm" Ada suara seseorang yang sedang berdehem dari arah belakang Mica.
Sontak Mica kaget dan ingin berteriak . Tapi mulut Mica didekap oleh orang itu
"Sssttt lu mau kita ketauan telat disini? Diem jangan teriak" Ucap cowok itu . Mica mengangguk
Ternyata itu adalah Azka . Dia juga telat , tetapi Mica melihat tidak ada kecemasan di wajah Azka dia hanya terlihat santai. Dengan earphone ditelinga dan baju yang kelihatan memang tidak rapih.
"Lu baru pertama kali telat begini ya ? " Tanya Azka yang melihat Mica tampak Pucat.
"Eeee hmmm .... iiiiyaa " Jawab Mica dengsn gugup.
"Hahaha pantes , kelihatan dari muka lu udah pucet dan keringet dingin" Azka tertawa karena melihat Mica.
"Nah gue punya ide biar kita bisa masuk kesekolah itu " Ucap Azka.
"Gimana caranya? Tanya Mica
"Lu pura-pura pingsan terus nanti gue bakal gendong lu dan bilang ke Satpam sekolah kalo lo itu tadi pingsan dijalan dan gue nolongin lu . Gimana ? " Ucap Azka
Menurut Mica itu ide tercerdas,tergila,ternekat,terbodoh yang pernah ada. Tapi Mica hanya meng-iyakan ajakan dari Azka.
"Oke sekarang lu pura-pura pingsan oke nanti gue gendong" Ucap Azka.
Entah kenapa jantung Mica berdegup kencang saat di gendong Azka. Sesekali Mica melirik kearah Azka.
"Tutup mata lo jangan sampe satpam tau kalo lo pura-pura pingsan" Bisik Azka kepada Mica
Sesampainya di depan gerbang Sekolah .
"Hayo kamu pasti telat toh " Ucap Penjaga sekolah dengan logat khas jawanya itu .
"Engga pak . Jadi gini saya tadi telat karna nolongin dia dijalan tadi pingsan , Mungkin dia sakit " Ucap Azka
"Bapak ga ngeliat tuh dia pucet banget" Lanjut Azka.
"Hmmm ohh jadi begitu toh ndo , yaudah sekarang kamu boleh masuk dan langsung ke UKS yo kasih dia obat" Ucap penjaga sekolah itu .
Mica sesekali melirik Azka yang sendang menggendongnya terlihat Azka mungkin sudah lelah menggendong Mica.
"Gue bilang jangan buka mata lo ! Kalo gue suruh baru buka" Ucap Azka.
Mica sontak menutup mata kembali karena takut.
"Aduh bu inez lagi didepan ,oke lo tetep stay kaya orang pingsan oke" Bisik Azka kepada Mica.
"Pagi ibu inez yang cantik" Sapa Azka yang ingin membuat ibu inez luluh . Tetapi hasilnya nol besar.
"Kamu kenapa bisa telat ! " Ucap bu inez.
"Wes wes ibu santai bu keep calm biar saya jelasin kenapa saya bisa telat" Ucap Azka.
"Alaah udah gak usah pake alasan segala" ucap bu inez.
"Ibu kenapa gak pernah mau dengerin penjelasan aku bu . Kenapa aku selalu salah dimata kamu ibu ? " Azka memulai drama nya
"Semua penjelasan kamu itu basi, yaudah ibu dengerin "
"Oke jadi gini bu , jadi tadi pas saya mau masuk kesekolah saya parkirin motor saya di dekat halte , nah waktu saya udah pengen jalan ini cewek (Mica) turun dengan muka pucat dan gak lama dia pingsan dan saya nolongin dia " Ucap Azka
Sepertinya Azka sudah pandai berbohong dan membuat suasana dramatis.
"Ibu ga lihat ini dia pingsan dan wajahnya pucat saya harus membawa dia ke UKS" lanjut Azka
"Hmmm yaudah kalian cepat ke UKS" Suruh Bu Inez.
Azka berjalan menuju UKS . Pada saat di Uks Azka menutup pintu
"Dah sekarang lo boleh buka mata lo " Ucap Azka dan Mica pun membuka matanya.
"Kenapa kita ga langsung ke kelas aja si ? " Tanya Mica polos.
"Aduh lu mau kita di hukum ? Mikir dong kalo kita langsung kekelas pasti bakal ketauan kita itu telat" Ucap Azka
"Huuuhhh badan lo lumayan berat ya " lanjut Azka yang sedang mengelap keringat yang ada di wajahnya dengan tangan"
"Nih buat kamu , sebagai tanda terimakasih" Mica memberi sapu tangan untuk mengelap keringatnya.
"Hmmm thanks " Ucap Azka.
"Hmmm iya"
"Oke gue balik kekelas duluan , kalo keadaan lo mulai membaik lo langsung ke kelas aja" Ucap Azka lalu pergi meninggalkan Mica.
"Oh iya siapa nama kamu ? " Ucap Mica
"Azka , Azka Dirgantara" ucap Azka lalu menutup pintu ruang UKS
***
Oke all gimana ceritanya pasti ga nyambung maaf baru pemula semoga kalian menikmati cerita absurd ini
Tetep stay di henko ya pasti banyak kejadian yang tak terduga tetap VOTE AND COMMENT YA ;)

KAMU SEDANG MEMBACA
Henko
FanfictionCerita ini bercertia tentang seorang perempuan yang bernama mica yang berada dalam kehidupan "broken home" yang pindah kejakarta untuk meneruskan sekolah nya . Hidup nya berubah saat Mica menyukai seorang cwo yang misterius yang dia lihat waktu pert...