"Mah.. pemandangan nya pasti bagus ya ? Aku saat ini bisa merasakannya." Ucapku.
"Iya sayang, pemandangannya bagus, disana ada pohon yang bergoyang ditiup angin, ada gunung yang terlihat sangat kecil, masih terlihat sangat hijau, udara disini sangat bersih dan sejuk." Jawab mamah.
"Iya mah, aku bisa merasakan nya. Aku sangat bersyukur masih bisa merasa meski tak dapat ku pandang apapun." Ucapku sambil tersenyum.Aku adalah seorang gadis tunanetra, yaa maksudku seorang gadis buta. Kebutaan ini aku alami saat umurku masih 7 tahun. Entah apa penyebabnya aku tak begitu ingat mungkin karna umurku waktu itu masih sangat bocah. Tapi sudahlah, ini adalah takdir yang tak bisa aku hindari. Aku hanya bisa menikmati yang telah Tuhan berikan padaku, bersyukur atas apa yang aku punya saat ini. Hanya hal itu yang bisa membuatku bahagia dan merasa hidup hingga saat ini.
Namaku Hera Putri Pelangi, panggil saja Pelangi. Feeling ku sangat tajam hingga aku tak merasa buta haha.
Ibu ku bernama Dinda, dia wanita yang sangat cantik seperti aku, pantas saja papah masih sangat sayang pada nya.Hari ini aku dan orangtuaku sedang berkunjung ke desa nenek. Di kota Lembang-Bandung, disini memang masih sangat sejuk kata mamah pemandangan disini juga masih sangat indah dan hijau. Kadang aku sedih karna seindah apapun dunia tetap akan terlihat gelap dan hitam dimataku.
"Mah kita pulang ya.. Aku sudah merasa dingin sepertinya kabut nya turun." Ajak ku pada mamah.
"Baiklah sayang." Aku dan ibuku pun beranjak pulang. Disini, aku memang lebih sering mengurung diriku dikamar. Meski sering membuat khawatir keluarga, aku tak mau jadi anak manja atau anak yang hanya minta dikasiani karena buta.Bersambung...
NO COPAS!!

KAMU SEDANG MEMBACA
pelangi terakhir ku
RomanceAku adalah seorang gadis tunanetra. Malam itu aku bertemu dengan pangeran tampan yang membuatku merasa hidup kembali hingga saat ini.