4. Rafael's POV

75 4 0
                                    

Ku tatap mata wanita buta yang membuatku jengkel itu. Tentu saja tanpa dia tau, aku menatapnya sangat lekat dari samping. Ah, sial mata nya, hidung mancungnya, bibir tipis nya, rambut panjang hitam sebahu dibiarkan bebas jatuh tanpa ikatan.
Semuanya.
Semua yang aku lihat pada dirinya sangat indah, membuatku begitu terpaku melihatnya.
Seolah mata ini tak mau berhenti memandangnya.
Oh Tuhan ciptaan-Mu sangat indah, begitu indah. Aku tak henti memuji Tuhan dalam hati.
"Hei pelangi." Aku memecahkan keheningan yang muncul untuk kesekian kalinya diantara kami setelah kejadian perkenalan tadi.
"Hmm." Jawabnya sambil tersenyum manis sekali. Aku terpaku lagi oleh senyumnya. Hatiku berdegup kencang dibuatnya.
"Sial cantik sekali." Gumamku pelan.
"Apa kau bilang raf ?" Tanya nya, dia mungkin mendengar umpatanku samar.
"Ah tidak. Aku kesal karna kau sangat cantik." Aku refleks menjawab jujur pertanyaan pelangi betapa bodoh nya aku.
Sangat bodoh.
Sialan.
"Apa ? Hahaha. Wah tuan pemarah ini ternyata bisa gombal juga. Padahal baru pertama bertemu. Terimaksih loh kekesalan nya. Hahaha." Dia tertawa begitu manis, jawaban nya itu membuat hatiku semakin berdegup kencang.
Baru kali ini aku dibuat gegori oleh seorang wanita dan dia adalah wanita buta menyebalkan yang baru saja aku temui secara tidak sengaja.
Setelah sekian lama aku tidak bisa merasakan jatuh cinta lagi gara-gara saat aku masih SMP sempat dikecawakan oleh cinta monyetku.
Menggelikan memang. Tapi semenjak kejadian itu, aku trauma jatuh cinta kembali.

"Hei tuan pemarah, jangan terpesona terus." Ucapnya menghancurkan lamunanku.
"Siapa yang sedang memandangmu wanita menyebalkan." Aku terus saja memakinya. Menutupi semua kekagumanku pada wanita buta itu.
"Kau lucu sekali tuan pemarah." Katanya sambil menganbil tongkat dan hendak berdiri.
"Mau kemana ? Biar ku antar ya ?" Sontak aku langsung memegang tangan nya dan menawarkan jasa antar ku padanya.
Dia hanya tersenyum dan menganggukan kepala tanda setuju.
Dengan wajah manisnya dia berhasil membuat hatiku tersipu saat pertama kali bertemu.
Saat itu juga aku dapat menyimpulkan aku jatuh cinta padanya.
Pada seorang wanita buta menyebalkan.

Bersambung..
NO COPAS!!

pelangi terakhir kuTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang