BROTHER

564 77 11
                                    

BROTHER

NCT's Mark

incest, hurt-comfort story rated by G served in drabble length

Disclaim: this is a work of fiction. I don't own the cast. Every real ones belong to their real life and every fake ones belong to their fake appearance. Any similarity incidents, location, identification, name, character, or history of any person, product, or entity potrayed herein are fictious, coincidental, and unintentional. Any unauthorized duplication and/or distribution of this art and/or story without permission are totally restricted.

2016 © IRISH Art & Story all rights reserved

prompt: even if we broke up

██║ ♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ │█║♪ ♫ ║▌♫ ♪ ║██

In Mark's Eyes...

Ia menangis. Wanita kesayanganku lagi-lagi menangis. Bagaimana mungkin aku tidak marah melihatnya?

"Sudahlah. Jangan kaupikirkan lagi laki-laki tidak tahu terima kasih sepertinya." aku berucap, berusaha menenangkannya sementara ia masih tersedu-sedu.

Perlahan, aku melangkah menghampirinya, merengkuh bahunya lembut, membiarkan ia menangis di dalam pelukanku, sekaligus membiarkan jantungku kembali berdegup tidak karuan. Diam-diam, aku merasa miris juga, ia bisa menangisi mantan kekasihnya, padahal ada aku di sisinya.

Aku, Mark, seorang adik laki-laki yang diam-diam mencintai kakaknya. Aku ... yang tidak memandangnya sebagai seorang saudara melainkan seorang wanita dewasa yang sanggup membuatku tidak memandang wanita lain selain dirinya.

"Tenang saja, Kak. Masih ada laki-laki lain yang bisa mencintaimu dengan cara lebih baik meski kalian sudah putus nanti."

Ya, Kak. Masih ada aku.

FIN

.

.

.

a/n:

YA DEK, TERUS MBAK HARUS GIMANA MENGHADAPI ADEK SEUNYU ENTE? ANE INI KUDU OTOKEH KALO MENGHADAPI SITUASI SEMACEM INI?


127 SERIES [finished]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang