Chapter 2

3.1K 216 10
                                    

21 Maret 2015

Oh Sehun P.O.V

"Eoh.. Annyeong Sehun-ah"sapa Jinri. Aku pun hanya terdiam tak menggubrisnya. "Kemarilah, aku memasak steak untukmu.. kata eomonim kau suka steak"ucapnya lagi. Aku hanya menatapnya dan terdiam.

Aku pun berjalan ke arah meja makan dan menyantap sarapanku.
'Enak'batinku."Bagaimana Sehun-ah, apakah masakanku enak?"tanyanya. "Biasa saja"ucapku datar. Dia pun terlihat kesal dan memajukan bibirnya. 'Kyeopta'batinku lagi.
'Aishh!!!apa yang kau pikirkan Sehun!!kyeopta??No!"ucapku dalam hati.

Oh Jinri P.O.V

Kesal?tentu saja. Dia berkata masakanku biasa saja. Aku hanya terdiam atas pernyataannya.

Kami pun melanjutkan acara sarapan tanpa ada percakapan apapun. Hanya ada suara dentingan garpu dan pisau yang menghiasi acara sarapan pada pagi hari ini.

"Aku selesai"ucapnya yang kemudian beranjak dari tempat duduknya. "Aku pergi dulu"lanjutnya yang kemudian mengambil jas dan tas kerjanya.

"Sehun-ah"panggilku. Dia pun berbalik dan menatapku datar. "Apa kau sibuk hari ini?"tanyaku. "Hm"jawabnya singkat. "Bisakah kau menemaniku berbelanja sebentar?"tanyaku."Pergilah sendiri pakai mobilmu atau taksi, aku sibuk"ucapnya dingin. "Tak bisakah walau ha--" "Aku sudah bilang kalau aku sibuk!!!"bentaknya.
Aku terkejut dan langsung menundukkan kepalaku. "Hajiman.. Se.. Sehun-ah.." "Apa kau tak dengar apa yang ku katakan tadi? Hm? Apa perlu aku mengulangnya lagi dengan suara yang lebih keras Oh Jinri!!!!!!"bentaknya keras.
Aku hanya terdiam dan menahan isak tangisku. "Eo....eoh...mianhae Sehun-ah.. kalau begitu aku akan---" "Terserah kau saja! Kau membuatku terlambat!!!Aku pergi!!"ucapnya dingin, kemudian dia pergi dan membanting pintu apartemen.

BRRAAKK!!

"Hiks..a..apa.. salahku.. Sehun-ah?hikss.."ucapku terisak.

-skip-

"Sepertinya ini sudah cukup untuk seminggu atau 2 minggu."gumamku.
Yap! Aku sekarang berada di sebuah supermarket untuk membeli beberapa bahan makanan. Aku juga sudah melupakan kejadian tadi pagi.

"Ah iya! Bumbu masaknya! aku lupa.. aish!!"gumamku sambil menepuk keningku. Kemudian aku pergi untuk mengambil beberapa bumbu masak.

Saat aku akan mengambil bumbu masak, tak sengaja aku memegang tangan seseorang yang ingin mengambil bumbu masak juga.

"Ah!!Mianhamnida.. Jeongmal mianhamnida"ucapku sambil membungkukkan badanku berkali-kali. "Eoh, gwaenchana"ucapnya lembut. Aku pun menegakkan kembali tubuhku.

"Mwo?? Neo? Oh Jinri??"



Tbc.

*eomonim : ibu
kyeopta : imut
hajiman : tapi
mianhae/mianhamnida : maaf
gwaenchana : tidak apa apa
mwo : apa
neo : kau

Annyeonghaseyo😂
Mian updatenya lama.. Gimana chapter ini? Tambah garing ya? Hehe😂 Jangan lupa vomment ya😂
Kamsahamnida😊

In My Mind (Oh Sehun)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang