9

5.6K 156 6
                                    

Keesokan harinya, prilly bangun jam 5 hanya untk memasakkan ali sarapan. Yah dia mash ingt dengn perkataannya kemarin kepada ali bahwa dia tidak akan menganggu kehidupnnya lagi, tapi bagi prilly itu sangat sulit untk melakukannya maka dari itu dia memutuskan untk memperhatikn ali dari kejauhan sj atau bisa di blg sembunyi sembunyi. Saat masakannya sudah selesai prilly menuju ke kamr bi inem untk meminta tolong agar membangunkn ali supaya tidak terlambt untk ke kantr.
Setelah semuanya beres prilly merasa lega. Setidaknya dia dpt memastikan ali dengn baik walaupun dlm keadaan seperti sekrg ini, akhirnya prilly memutuskan untk kembali ke kamr agar ali tidk melhtnya ketika keluar dari kamr.

Sekarang bi inem sudah berada didpn kamar ali.

Tok tok tok

"Den ali"

"Den den ali"

"Ehmmm iya bi ada apa?"

Clekk

"Ada apa bi?"

"Ini den ehh sekrg udah jam 6 bukannya ada rapat di kantor"

"Oh iya aduh ali sampai lupa, maksih yah bi udah ingatin kalau gitu ali siap siap dulu"

Sementara ali sibuk bersiap siap prilly malah hanya berdiri diam dipintu kamarnya sambl menguping apa yg terjadi di luar,ia ingin benar benar memastikan bahwa semua keperluan ali sudh terpenuhi.

Setelah siap ali lalu menuju ke ruang makan namun ada yg mengganjal di hatinya.

"Kemana prilly?"

Namun dengn cepat ia buang fikiran itu, bukannya ini yg dia mau? Lalu untuk apa dia mencarinya lagi?.

"Den ini makanannya,silahkan makan"

"Waw kyknya enak nih, yaudah ali makan dulu yah"

Ali sangat terlihat lahap entah dia kelaparan atau menyukai masakannya.

"Ehmm bi ini masakannya enak banget loh,lain kali masak ini lagi yah"

"Ehh iya nanti bibi bikinin"

Prilly yg mendengr ucapan ali lalu merasa sangt senang walaupun ali tidk tahu bahwa itu masakannya tapi setidknya ali menyukainya dan yg dia fikirkan adalah apakah dia mash bisa membuat makanan buat ali?.

Tiba tiba ia berfikir untuk menelfon adit maksudnya agar adit bisa menemaninya mencari rumah kontrakan sesuai dengn ucapannya semalam.

"Halo adit"

"....."

"Ceritanya panjang,ntar aku jelasin yah"

"....."

Prilly pov

Semoga apa yg aku lakukan ini benar, mungkin dengn cara seperti ini hidup ali akan kembali normal. Apa sifat aku selama ini salah?apa aku harus betul betul menjauhinya? Entahlahh tapi apapun yg buat ali bahagia aku akan usahakan.

****

Author pov

Ali terlihat sangat sibuk dengan berkas berkas yg memenuhi meja kantornya. Tiba tiba pintu ruangannya terbuka dan muncullah niki dengan rok yg super minimnya,niki memang cantik hanya saja gayanya yg terlalu berlebihan mulai dari warna rambut yg di cat dan juga alis yg di sulam, lain hal dengan prilly yg selalu tampil apa adanya tapi dia tidak kalah cantiknya dengan niki.

"Halo sayang"

"Hai"

"Kita pergi makan yuk aku lapar nih, kamu pasti lapar juga kan seharian kerja gak istirahat"

Always WrongTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang