1 Januari 2017
"SELAMAT TAHUN BARU SEMUANYAA" teriak Nam Joo Hyuk saat di kantor agensi YG – Entertainment. Pagi ini Joo Hyuk terlihat berseri seri, dia terlihat sangat senang.
"Aku ijin pergi dulu ya, nanti aku bakal balik lagi kok daa " kata Joon Hyuk sambil mengambil mantel hitamnya. Setelah itu, ia pun langsung bergegas pergi ke rumah seorang gadis.
Siapa lagi kalau bukan Sung Kyung, teman dekatnya. Setelah kejadian 2 tahun lalu, mereka menjadi dekat.
"Halo pembuat onar, bagaimana pagimu? Hehe... Iya iya maaf yaa" Joo Hyuk terlihat tertawa tawa sambil ngobrol dengan Sung Kyung lewat telepon.
"Yaudah siap siap sekarang, gw udah jalan ke rumah lu" kata Joo Hyuk lalu segera mematikan telepon.
10 menit kemudian, Joo Hyuk sampai ke rumah Sung Kyung. Joo Hyuk membunyikan klakson mobilnya 2 kali, lalu Sung Kyung pun keluar dari rumahnya.
Sung Kyung mengenakan dress merah selutut tanpa lengan. Ia juga mengenakan sepatu heels putih, yang tidak terlalu tinggi.
Joo Hyuk yang melihat hal itu sontak terkesima. Ia memandangi Sung Kyung dari dalam mobil melalui kaca jendelanya. Tanpa sadar, pipinya memerah.
Sampai akhirnya, ia menyadari bahwa Sung Kyung meamanggilnya, menyuruhnya turun. Joo Hyuk yang melihat hal itu, sontak terkejut dan kemudian membuka kaca mobil.
"Eh, bantuin dong. Barangnya banyak nih." Kata Sung Kyung
"Oke bentar,"
Mereka pun segera memindahkan kardus kardus dari rumah Sung Kyung ke dalam mobil Joo Hyuk. Melihat Sung Kyung, tampaknya kardus kardus itu sangat berat. Tak lupa, Sung Kyung membawa mantel hitam favoritnya juga.
Setelah selesai, mereka pun segera berangkat ke tempat tujuan.
"Akhirnya bisa kayak gini lagi. Udah lama ga pergi ke sana." Ujar Sung Kyung membuka percakapan.
"Gw sih jarang ke sana. Cuma pernah sekali pas karyawisata sekolah." Jawab Joo Hyuk.
Beberapa menit kemudian mereka pun sampai di sebuah rumah. Tak lama kemudian, banyak anak anak kecil, kira kira umur 3 – 10 tahun menghampiri mereka. Anak anak itu tampak sangat senang melihat mereka. Senyum menghiasi wajah kecil mereka.
Pemandangan inilah yang dirindukan Sung Kyung. Waktu ayahnya masih hidup, ia sering berkunjung ke Panti Asuhan Kasih ini. Tapi semenjak ayahnya meninggal, ibunya tak pernah mengajak nya lagi ke sini. Hingga suatu hari, Sung Kyung mengajak Joo Hyuk ke Panti ini.
Joo Hyuk sendiri tampaknya cuek melihat anak anak itu. Ia hanya pernah berkunjung satu kali ke Panti Asuhan waktu SD dulu. Waktu itu ia sangat senang, bukan karena ke Panti Asuhan, tapi karena itu artinya tidak ada pelajaran sekolah hari itu. Kalo diingat ingat lagi, sebenarnya Joo Hyuk termasuk anak yang cukup bandel dulu. Tapi ga sampe pergaulan bebas gitu gitu kok, Cuma ya suka bolos, ga taat peraturan, seragam ga lengkap, ga bawa buku pelajaran, dan kawan kawannya. Joo Hyuk pun tersenyum mengingat masa masa kecilnya dulu itu.
"Woy, bantuin angkat barang napa, senyum senyum doang kek gitu ga bakal nge bantu" Bisik Sung Kyung di telinga Joo Hyuk yang sukses membangunkan Joo Hyuk dari lamunannya.
"iya, iya. Ini gw bantu." Jawab Joo Hyuk.
Tiba tiba, hp Joo Hyuk berdering.
"Hah? Oke oke, saya akan kesana sekarang." Joo Hyuk terlihat sangat kaget.
"Kenapa? Kook kaget gitu?" ujar Sung Kyung bingung.
"Gw dipanggil agnesi sekarang. Lu mau gw tinggal atau ikut gw?"
"Ikut lu aja. Bentar ya gw pamit dulu." Ijin Sung Kyung
"Yaudah jangan lama lama" Perintah Joo Hyuk.
Setelah Sung Kyung pamitan sama ibu panti, ia dan Joo Hyuk pun segera menuju ke kantor agensi Joo Hyuk. Sekitar setengah jam kemudian, mereka akhirnya sampai. Mereka pun segera ke kantor tempat pertemuan.
"Sepertinya, drama yang akan kamu bintangi akan dibatalkan" Ujar Manajer Joon Hyuk

KAMU SEDANG MEMBACA
RANDOM LOVE
Romancecinta? menurut gw sih itu hal yang gada ujungnya ya. cinta juga beragam. disinilah perjalanan cinta gw bermula -sung kyung-