Haii guys!!!
Jangan lupa vote yah!!
¶¶
Hai guys
Jangan lupa vote yah!!
¶¶
Author pov
Pagi yang sangat cerah (nk) kini berada dikelasnya ia kali ini duduk bersama Edhelweisa karena mereka telah rukun dan soal Iqbaal,Namira,dll telah memaafkan edhel kecuali Dianty. Sejak tadi malam (nk) mencoba menghubungi Dianty tapi nihil Dianty tak menjawabnya.(nk) pikir masalahnya telah selesai tapi tidak dan kini (nk) benar benar bingung harus bagaimana kini Dianty benar benar marah padanya.
"Dianty mana sih kok belom datang?",ucap Namira
"Iya tumben tuh anakjam segini belom berangkat"ucap Ojan
"Iya tumben",ucap Iqbaal
Bruk..
Semua menoleh ke arah pintu yang baru saja terbuka. Dan ternyata dia adalah Dianty dan dibelakangnya diikuti oleh zidny cs. Semua sontak kaget melihatnya
"Dant kok lo bareng sama si bitch sih",ucap Nandos
"Iya dant lo kok bareng zidny sih",ucap kiki
"Emang kenapa zidny itu temen yang baik dia enggak pilih kasih",ucap Dianty yang kemudian melanjutkan jalannya menuju ke tempat duduk zidny dan hari ini dia duduk bersama zidny.
Deg
Apakah dianty sedang menyindir (nk)?
"Dant lo kok gitu sih lo mau jsdi penghianat",ucap namira
"Kenapa gue lebih baik berteman sama bitch yg enggak pilih kasih dari pada yang baik tapi pilih kasih",ucap Dianty dan (nk) kini hanya bisu.
"Maksud lo apa siapa yang pilih kasih?",kini Edhelweisa angkat bicara
"Owh....si bitch angkat bicara guys",ucap Dianty
"Dant edhel bukan bitch",ucap Rafto bersamaan namira
"Udah lah gue males nganggepin orang orang kek kalian gak penting",ucap Dianty
Brak
"Dant lo boleh marah sama gue tapi please jangan mereka mereka enggak tau apa apa dant, dan gue mohon lo salah paham gue enggak pilih kasih gue sayang sama lo dant",ucap (nk) dan Dianty kini hanya tersenyum miring tak menanggapinya.
"Selamat pagi anak anak",sapa bu Mirna
Skip..
Teng.teng.teng (bel pulang sekolah)
Kini semua anak membereskan buku mereka dan memasukan ke tas. Dan kemudian mereka meninggalkan kelas satu persatu.
(Nama kamu) pov
"Hari ini gue harus minta maaf dama Dianty karena dia sahabat gue sahabat yang baik"
Gue berjalan menuju mobil Dianty karena bila gue langsung menemui Dianty di kelas gue bakal di bully sama zidny cs. Jadi gue memutuskan menunggu Dianty dimobil merahnya.
Lima belas menit gue menunggu Dianty di bawah sinar matahari. Dan gue melihat Dianty menuju mobilnya.
"Dant gue minta maaf lo salah paham lo sahabat baik gue dant",ucap gue dan tampaknya Dianty tak memperdulikannya
Hap
Gue berhasil menahan tangannya dan akhirnya dianty berhenti
"Maafin gue dant gue salah gue minta maaf jika lo menganggap gue pilih kasih tapi jujur gue sama sekali tidak pilih kasih lo edhel nandos namira dan yang lainnya sahabat gue bukan teman tapi sahabat gue sayabg kalian semua bahkan gue rela apabila gue harus memeberika nyawa gue untuk kalian memang kita baru saja kenal tapi gue merasa kita udah kenal lama gue nggak mau kehilangan kalian semua dant",ucap gue dengan menagis
Dan dianty melepaskan tangan gue dari tangannya.
"Cukup (nk) gue udah nggak peduli dan stop lo jangan nganggu hidup gue",ucap Dianty sebelum masuk ke mobilnya.
Tapi gue tak menyerah gue terus berteriak minta maaf dan gue memukul mukul jendela mobilnya dengan berharap dianty mau keluar tapi tidak dianty malah menyalakan mesin mobilnya. Tapi gue terus mengetuk ngetuk jendelanya dan mengejar mobilnya sampai mobil dianty berjalan tapi terus gue mengetuk ngetuknya tapi Dianty berjalan mundur dan berebelok mendadak dan akhirnya kaki gue terkilir dan gue jatuh tapi gue berusaha berdiri dsn mengejar mobil Dianty tapi nihil gue jatuh karena kaki gue sangat sakit dan semakin lama berwarna ungu.
Hujan turun bersama air mataku yang turun. Gue terduduk ditengah jalan debgan menangis gue tidak bisa berdiri karena kaki gue terlalu sakit dan saat itu yang bisa ku lakukan hanya menangis. Gue menangis karna gue gagal jadi temen yang baik dan ditambah kaki gue yang terkilir.
Gue terus menangis sampai akhirnya gue mimisan dan semua menjadi gelap.
Dimas pov
Kini gue sangat khawatir dengan keadaan adik gue. Gue pun menuju sekolah adik gue semoga (nk) masih berada disekolah.
Kini gue berada diparkiran tempat adik gue bersekolah. Gue terkejut melihat adik gue yang mengejar mobil warna merah dan adik gue terjatuh mungkin kakinya terkilir dan gue melihat adik gue mencoba mengejar mobil itu tapi sia sia dia terjatuh dan saat itu hujan ikut turun gue melihat adik gue menangis dsn dia sangat rapuh dan akhirnya gue berlari menuju adik gue.
Saat gue telah dekat ditempat adik gue jatuh gue sempat melihat adik gue mimisan dan sampai akhirnya dia pingsan gue bergegas mengendongnya dan membawanya ke rumah sakit.
Gue dijalan benar benar khawatir dengan keadaan adik gue. Gue bersumpah akan membalaskan semua ini kepada orang yang membawa mobil mera itu.
¶¶
Loha guys!!
Gue nulis itu agak greget gitu sama dianty nya
Udah ya guys tungguin nextnya oke
Jangan lupa vote
Black siders👊👊
KAMU SEDANG MEMBACA
Sorry ( END )
Fantezie(Nama kamu) gadis yang sangat berarti buat Iqbaal dhiafakhri... Dan telah dikecewakan oleh Iqbaal... Dan akhirnya mereka..... Karena takdir T A M A T
