"Mereka itu siapa?" ucap sinb membuka suara. "Namja-namja itu!, eonni tadi dengarkan dia bilang aku ini adalah orang yang tidak pernah berpikir menggunakan otak!"
Sinb masih ingat betul dengan perkataan salah satu dari namja itu. Iya perkataan jhope yang sangat pedas untuknya.
"Sudah, jangan dipikirkan! Sekarang tidurlah semua. Besok jangan berbuat hal yang aneh, anggap saja namja kemarin itu tidak pernah bertemu kita."
Jelas sowon.
"Arayo eonni."
Mereka ber-enam pun akhirnya tidur, dan melupakan kejadian yang mereka alami di sekolah barunya tadi.
***
"Hyung?... apa yang akan kita lakukan pada mereka?" tanya jhope pada jin.
"Jangan lakukan apapun!, aku tidak tertarik dengan semua yeoja itu!" jawab taehyung.
"Wae? Mereka justru yang paling spesial diantara target kita yang lain." ucap RapMons menyeringai.
Mereka semua saling memandang penuh arti, merencanakan sesuatu untuk para yeoja itu.
"DEAL" ujar jin, jimin, jhope, suga, rapmonster, taehyung, jungkook bersamaan.
Mereka mengambil minuman kaleng mereka masing-masing dan saling bersulang untuk rencana yang sudah mereka susun.
***
Matahari sudah mulai meninggi, memang tidak terlalu panas, tapi itu cukup membuat semua murid di kelas mendambakan minuman segar di kantin sekolah.
6 yeoja itu tengah menikmati minuman kaleng mereka dan sesekali mereka berbicara lalu tertawa karena lelucon yang mereka buat.
"Apa benar kelas kalian tidak ada gurunya?" tanya sowon kepada tiga dongsaeng nya, umji, sinb, dan yuju yang memang tidak sekelas dengan sowon, yerin, eunha.
Mereka bertiga saling memandang penuh arti, sambil sedikit menahan tawa.
"Ne, eonni tadi sebelum eonni mengajak kita ke kantin tidak ada guru di kelas!" jawab yuju dengan wajah memerah, menahan tawa.
"Yuju-ya jangan berbohong!" kali ini yerin yang bertanya.
"Yuju eonni benar, tidak ada guru sebelum eonni mengajak kita tadi!" ucap sinb meyakinkan eonni nya, tapi lagi-lagi wajah ketiganya tampak aneh.
"Berarti tidak ada guru di kelas kalian sekarang?" selidik eunha lagi.
Mereka bertiga malah saling memandang lagi dan tertawa bersama-sama. Sowon yang menyadari itu langsung berucap, "kalian bohong?"
"Anio eonni!, kita bicara jujur. Sebelum eonni mengajak kita tidak ada guru di kelas." ucap umji menekan setiap kata yang dia ucapkan. Lalu mereka bertiga tertawa lagi, yang menimbulkan tanda tanya diotak eunha, yerin, dan sowon.
"Oh... arraseo!. Sebelum kita ajak kesini kelas mereka tidak ada gurunya. Tapi sekarang dikelas mereka ada gurunya!" papar eunha yang mulai paham dengan ucapan 3 dongsaeng nya.
Sedangkan dongsaeng nya itu hanya memberikan senyum kecut ke arah eonni mereka.
"ANNYEONG MODU!"
6 yeoja itu berlonjak kaget melihat 7 namja yang kemarin mereka temui.
"Apa kita boleh gabung?" tanya RapMons memandang enam yeoja yang duduk di depan mereka.
"Tentu saja boleh hyung!, kita belum berkenalan kan!" ucap jungkook menjawab pertanyaan dari hyung nya sendiri.
"Eonni jangan biarkan masalah ini datang kemari." ucap yerin menekan kata masalah.
"Mianhae, tapi kita sudah akan kembali ke kelas, mungkin lain kali," ucap sowon sopan kepada namja yang masih berdiri di depan mereka.
"Wae?, kelas kalian tidak ada guru! Jadi tetaplah disini!" ucap jin menatap sowon.
Secara mengejutkan 7 namja itu langsung mengambil duduk di samping sowon, yerin, eunha, yuju, sinb, dan umji.
"Mungkin kita bisa berkenalan terlebih dahulu!" ucap jhope dengan senyum ramah, tapi penuh misteri.
Sedangkan 6 yeoja itu saling memandang bingung, namja yang mereka temui kemarin sangat berbeda dengan sekarang.
"Jin imnida." perkenalan dimulai dari jin terlebih dahulu karena memang dia yang tertua.
"Suga imnida," lalu suga.
"Jhope imnida."
"RapMons imnida."
"Jimin imnida."
"V imnida."
"Jungkook imnida" 7 namja itu sudah memperkenalkan diri satu persatu. Lagi-lagi 6 yeoja itu saling memandang.
Lali sowon memberi isyarat dengan menganggukkan kepalanya, tanda mereka juga harus memperkenalkan diri juga.
"Sowon imnida."
"Yerin imnida."
"Eunha imnida."
"Yuju imnida."
"Sinb imbida."
"Umji imnida."
Selesai para yeoja berkenalan, jin dan dongsaeng nya mengangguk-angguk entah kenapa?.
"Apa aku bisa meminta nomor telepon mu?" ucap jin memandang sowon "sowon?" lanjutnya memperjelas siapa yang ingin dia mintai nomor telepon.
"Kita semua tidak memiliki ponsel!" jawab sowon berbohong. Sebenarnya mereka memiliki ponsel tapi karena tidak ingin berurusan lagi dengan namja di depannya, jadi dia berbohong.
"Jongmalyo?" jimin mengeluarkan ponselnya, menekan sesuatu disana lalu...
Drett~~ Drett~~
Ponsel yuju yang ada di saku roknya tiba-tiba bergetar. Yuju mengeluarkan ponsel itu dan mengecek nya. Nomor tidak dikenali.
Yuju kemudian melihat jimin dengan mata nyalang. "Jadi kami bisa meminta nomor kalian?" suga mulai berbicara, kali ini dengan seringai tajam nya.
***
"Nuguya?"
"Kau bilang aku tidak pernah berpikir menggunakan otak!"
***
Maaf part 2 nya makin enggak jelas. Maaf juga untuk typo.
Makasih yang sudah nge-vote. Jangan lupa vote dan commend nya lagi ya.
Butuh kritik dan saran.
Bye
KAMU SEDANG MEMBACA
Problem Complex (BTS X G-FRIEND)
FanfictionBercerita tentang permasalahan dari 7 namja yang masih duduk di sekolah menengah atas. Permasalahan yang membuat mereka menjadi seorang anak nakal dan tidak tau aturan. Tidak sampai disitu, sekolah itu pun juga memiliki catatan buruk karena kelakuan...
