Ujian

4.5K 547 54
                                        


"Enjun pulang..."

"Welkambek bang."

"Loh? (Y/N)? Emak papa where?"

"Ngapain lo nanya gua, gua aja baru nyampe mana gua tau njir"

Renjun menatap adiknya kesal.

'Untuk kesekian kalinya, Gue dosa apa ampe punya adek cem gini? Perasaan gua tadi nanya baek baek dah...' - Renjun

"Gua khawatir ama nilai mtk lu bang."

Renjun yang baru saja melepas jaket sekolahnya menatap adiknya yang sedak duduk di sofa ruang keluarga itu dengan heran.

"Hari ini ujiannya mtk kan?"

"Ohh.. Itu. Hooh dek. Elah lu mah gausah khawatir soal nilai gua. Yang harus lu khawatirin tuhh si haechan."

(Y/N) lalu melihat abangnya itu dengan tatapan bingung. Seperti mengatakan bahwa ia ingin mendengar cerita abangnya itu.

"Tadi waktu ujian..."

Flashback

"Ya, Silahkan isi biodata lalu kerjakan soal. Waktunya 2 jam!"

Renjun melirik jam dinding yang ada di depan kelas.

07.30

Akan memakan waktu 10 menit untuk mengisi biodata jadi...  Waktunya mengisi soal hanya 1 jam 50 menit.

'Oke, pertama isi biodata dulu!'

Setelah mengisi biodatanya, Renjun pun membuka naskah soal yang ada didepannya.

Glek

'Jangan mulai dari nomer 1... Mulai dari nomer terakhir..' Pikirnya.

Akhirnya Renjun membuka naskah soal dari yang terakhir.

Ia melirik soal terakhir, nomer 40.

'Ah ini mah... Gua inget.'

Renjun pun mulai mencari jawaban dari nomer tersebut.

Di samping kanannya, Ada Jeno yang terlihat dengan mudah mengerjakan soal. Maklum, Jeno mah kalo udah soal Ujian pasti serius belajarnya.

...08.00...

Jaemin nampak kesusahan mengerjakan soalnya. Sedari tadi ia kerap menghapus jawabannya berulang-ulang.

"Oke.. Yang ini B. Lanjut,.. Eh ini bukannya berhubungan ama soal tadi?  Berarti... C. Loh loh kok!? Seharusnya ini D!!" Entah kenapa, Jaemin malah terlihat marah marah sembari menghapus jawabannya berulang-ulang.

Haechan? Daritadi dia sibuk menyalin jawaban Chenle yang berada disampingnya.

'...h... Si Chenle mah ngerjainnya di langkahin! Itu apa ya...' Haechan pun melihat ke sekeliling ruangan dan..

"Psst! Renjun!"

Renjun pun menoleh kebelakang sebelah kirinya melihat Haechan yang tengah membuat simbol dengan tangannya.

"..Nomer 13..! Nomer 13!" Ucap haechan dengan hati hati.

Renjun yang mengerti pun langsung melihat kertas jawabannya lalu menoleh ke Haechan dan membuat angka 3 dengan tangan kirinya.

"C? Sip! Thanks njun!"

Renjun pun terkekeh melihat kelakuan temannya yang satu itu.

...09.10...

Haechan nampak sibuk melihat Renjun dan Chenle saling bertukar kode.

"23! 23!"

Abang - RenjunTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang