Ketika, pagi telah tiba, Aku terbangun dari tidur indahku, yang baru saja di mulai dari sekian lamanya aku hidup.
Namaku Seyeon. Margaku Han, aku tinggal di busan lahir di seoul.
Aku punya oppa, namanya Kim Taehyung.
Dia jail,juga lumayan tampan. Dia gak punya Kekasih tapi punya nya mantan kekasih,kkkk~ lupakan..dia badut kesayanganku.
"Han Seyeon pabo! Kemari kau!!." Suara Cempreng khas Jungkook terdengar dari Dapur yang tak kedap suara.
"Neeeeee neee, gidaryeo!." aku berlari super cepat menuju dapur, sampai lupa kalau Di dapurku ada tembok besar yang udah di bangun sebelum aku tinggal.
Jedughh.
Tentu saja kepala beserta tubuhku menabrak tembok besar ini. Sialan kau tembok!!.
"Mwo! Hahahaha, lihatlah.. Bahkan kau berlari saja tidak pakai rem." ledek Jungkook mentertawakan aku yang duduk di lantai dengan kepala yang pusing tujuh keliling.
"Diam kau!." aku memegangi kepalaku sambil bersaha berdiri.
Di mataku terlihat jelas kalau bumi sedang berputar, begitupun dengan jungkook dia ikut berputar dan.. Bayangannya banyak sekali.
"Kenapa kamu kejedot gak sekalian mati aja yeon?." Dengus jungkook meledek lagi.
Cara dia tertawapun membuat aku frustasi-,-. Apa dia gak punya hati!?. Oh ia diakan siluman kelinci gila-,-
"Mati ...mati.... Kau saja sana yang mati! Kenapa harus aku?." aku membentak dia kesal. Seberapa persen sih otak dan hatinya bekerja. Orang yang normal pasti akan bilang 'kau gak apa apakan yeon?'.
Eh anak gila ini malah menyumpahi aku mati. Dasar Kampret!
"Kkk~ kalau aku mati, siapa yang akan masak setiap pagi untukmu?."
Cih! Pede banget.. Memang dia kira aku gak bisa masak!!! Meremehkan banget.
"Baiklah aku pergi.."
Aku melangkahkan kakiku pergi keluar dari dapur menyedihkan ini. Tapi lagi lagi tangan kekar anak ingusan ini menahan pergerakan kakiku.
"Sialan! Mau apa kau? Mau merendahkanku sampai puas? Iya!?."
Jungkook menatapku kaget.
"Ah..anieyo.. Ak.."
"Apa? Alasan saja! Ku tahu kau pintar,jago masak, tinggi, juga kau bisa nyanyi.. Tapi jangan remehkan aku yang pen...."
~~~Chuuuuu~~~
Jungkook langsung menempelkan bibirnya pada bibirku yang masih terbuka. Menghentikan omelanku,juga caci makian ku.
Ku heran..
Maksudnya apa dia menciumku seperti ini?. Dia kan tau kalau aku belum pernah berciuman dengan siapapun. Terlebih sekarang ada first kiss ku yang baru saja dia rengut dari diriku.
"Emhhh." aku mendesah kuat, pas tiba tiba dia menggigit bibir bawahku.
Shit!
Aku gak boleh terbuai!!!.
Buaaagghhhh
"Ahhh.. Shh, waeyo?."
Jungkook mendesah kesakitan dengan dorongan kuat dariku, hingga punggungnya mengenai ujung lemari es yang tumpul.
"Waeyo waeyo!!!?? KAU BILANG KENAPA EO? BARUSAN KAU MERENGUT FIRST KISSKU KAU BERTANYA KENAPA!? DASAR BODOH!! AKU KECEWA PADAMU!."
Dengan penuh kekecewaan di hatiku.
Aku meninggalkan Jungkook sendirian Di dapur dengan punggung yang sakit karenaku.
*****
-aku benci kamu.. Kamu gak pernah tau.. Seberapa sulitnya aku mempertahankan bibir ini agar tidak di sentuh dengan manusia manapun, terkecuali adalah orang yang mencintaiku dan aku yang juga mencintainya. Kamu? Kamu tidak pantas merengut bibirku begitu saja.. Apa kau mencintaiku? Atau kau hanya mempermainkan aku?- Han Seyeon.
******
Mian.... Aku bikinnya ff jungkook.
Ff jin belum tau feel yang pantas dalam bentuk cerita yg bagaimana.
Btw ini berpart.. Kalo gak smpe part 2 ya sampai part 3.. Pokoknya batasnya sama part 3 kalo gak part 3 yaaaa part 2.
MIAN JUGA BARU UPDATE!
Tag teman,sahabat,pacar kamu yang ngebiasin Jungkook.
Izinkan mereka baca juga ff aku ini yaaa...
Thank you
Terima kasih
Gamsahamnida:*
❤❤❤
Salam hangat.
Jeon Jungkook:*
KAMU SEDANG MEMBACA
FF Bts All Member || Fans imagination
FanfictionGenre : ROMANCE , NC+17 , Action Vers. Warning! Fanfic ini di tangan dan pemikiran Fansgirl ✌ Tidak bisa menanggung atas semua kebaperan yang terjadi.. 😙 Peringkat 6 dalam All genre. 23 sep 2018. Peringkat 17 dalam All genre. 26 november 2018 Perin...
