Kisah tentang kenangan masa lalu Yuni yang tiba-tiba muncul.
Andre, sosok masa lalu yang kemudian bermain dalam masa kini.
Yuni menerima Andre dan berdamai dengan melupakan semua masa lalu mereka.
Namun Kepala sekolah di sekolah mereka bekerja tidak...
"Duh...panas-panas gini harus upacara, ampun dach. Ya Rabb..hambaMU yang cantik ini bisa item nantinya. Hiks" Rintihku sambil kulangkahkan kaki menuju halaman sekolah.
"Sudah..ga usah ngeluh. Tumben-tumbennya sang Guru bintang males upacara, biasanya paling semangat" Celetuk bu Tika sambil disambut tawa Bu Fifi dan Bu Tya. Yah..seperti biasa..kita berempat slalu bersama. Sampai-sampai rekan yang laen menjuluki kami 4 Queen. Usut punya usut karna kami suka sekali makan.hehehe
Upacara berlangsung dengan khidmat, meski cuacanya panas menyengat.
"Istirahat...ditempat...grakk" Pemimpin upacara memberi aba-aba. Akhirnya..bisa sedikit melemaskan ototku yang sudah mulai kaku. Kulirik anggota 4Q lainnya, yang tak kalah lemes. Keringat mereka sudah seperti jagung.hahahha
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
"Assalamualaikum wr. Wb. Saya tahu cuaca hari ini sangat panas. Jadi saya tidak akan panjang lebar."
"Sudah tahu juga panas, masih aja berceramah ni pak wawan. Huffft" celetuk Bu Tya
"Seperti yang kalian tahu, kalau Pak Budi guru olahraga kita akan pindah ke Banyuwangi. Dan hari ini beliau akan berpamitan khusus kepada kita smua" lanjut pak wawan
"Hah!!! Pak Budi pindah?" "Trus yang ganti pak Budi siapa?" "Ah..berarti lomba futsalnya bakalan pending donk.." "Aq ga mau.." Smua siswa mulai riuh menanggapi dengan pengumuman pak wawan.
"Wah..kalo Pak Budi pindah...berarti kita akan kedatangan guru baru donk. Smoga saja bisa sedap dipandang mata" gumam Bu Tika
"Dasar Genit.." jawab bu Fifi
"Hahaaha...biarin..cuma lihat aja, biar semangat. Bu Fifi juga ikutan lihat koq" hahahaaah
"Ssst..., diliatin pak wawan tuh" Bu Tya menimpali sembari menyenggol Bu Tika. Dan akupun hanya senyum.
"Mari Pak Budi..silahkan maju"
"Terimakasih Pak Wawan" "Assalamualaikum wr. Wb, yang terhormat bapak kepala sekolah dan para dewan guru beserta staff TU. Juga smua siswa SMA TUNAS JAYA yang saya cinta. Hari ini saya harus meninggalkan SMA tercinta ini karena satu kewajiban yang lain. Saya minta maaf jika slama saya mengajar ada kesalahan atau kekhilafan. Dan Terimakasih tuk smua kenangan yang tlah tercipta. Smoga kita masih bisa berjodoh dilain waktu." -----
Ini sich bukan sepatah dua patah, tapi patah beneran. Gumamku dalam hati. Entahlah..aku tak begitu memperhatikan apa yang Pak Budi sampaikan. Cuacanya yang menyengat membuatku hilang fokus.
"Wassalamualaikum wr. Wb" Pak Budi mengakhiri salam perpisahannya dan disambut dengan sorak sorai kami.