"Kenapa kau Yang harus menerima derita ini? Kenapa harus kau naruto-kun!"ucap hinata sambil menangis sesenggukan di taman sekolah. Melihat sahabatnya menangis, ino sakura Dan tenten merasa iba dengan hinata.mereka menghampiri hinata Yang sedang menangis dan menenangkan nya. Ino : "tenanglah hinata,jangan menangis.. Semua ini naruto lakukan hanya untukmu.. "Ucap ino pelan. Sakura : "ino benar hinata.. Hanya demi kau.. Naruto melakukan semua ini karna naruto tak ingin melihatmu dalam bahaya."ucap sakura menenangkan. Tenten : "ya.. Jika kau menangis terus, pengorbanan naruto Akan sia² hinata.. Hapuslah air matamu...tenangkan dirimu.. Semua ini dia lakukan hanya untukmu."sambung tenten. Setelah mereka menenangkan hinata Yang menangis,mereka berempat pun pulang dengan naik taksi. Mereka tak tahu bahwa saat mereka menenangkan hinata,sai Dan sasuke mengintip di balik pohon.melihat itu, sai Dan sasuke ikut merasa iba dengan hinata. Sasuke : "dasar dobe!! Dia bahkan tak tahu kalau kekasihnya dari setadi menangis". Gerutu sasuke Sai : "kau benar juga sasuke,naruto sudah kelewat batas Kali ini,dia harus mengakhiri drama ini segera!"ucap sai dengan nada Yang tinggi. Sementara itu, naruto Dan hana pulang bersama dengan naik motor naruto. Tangan hana memeluk erat pinggang naruto, tapi naruto merasa jijik dengan hal itu. "Pelukan macam apa ini, tangannya saja seperti Batu,bahkan tak Ada rasa hangat di tubuhnya". ketika hana memeluk erat pinggangnya. Dimana wanita Yang selalu memeluk erat pinggang naruto dengan hangat dan senyuman se-indah bidadari itu?apa dia baik² saja? Apa dia menangis melihatku dengan hana? Pikiran khawatir naruto pada hinata terus bermunculan,hingga seorang wanita Yang duduk di belakangnya mengatakan"stop naruto, itu rumahku".ucap hana. "Oh.. Jadi itu rumahmu ya.. Besar sekali..."ucap naruto kagum. "Kau tak mau mampir dulu naruto?"Tanya hana. "Em.. Baiklah.. " Naruto menerima permintaan hana agar naruto bisa tau lebih banyak tentang dirinya. Lalau seorang berambut ungu datang menyambut naruto.naruto pun langsung membungkukkan punggungnya 90derajat. Ia tahu itu adalah ibunya hana. Hana meminta izin ibunya untuk mengganti pakaiannya. Tiba² naruto dikejutkan dengan pria yg datang dengan membawa senampan minuman. Naruto kaget karna pria itu memiliki tanda di pipinya sama persis Yang waktu itu memukul hinata di kamar mandi, naruto juga kaget, kenapa di mukanya terlihat bekas² habis dipukuli . Naruto pun pamit kepada ibu nya hana karma ingin memberi tahu teman²nya."tapi kenapa buru²?"Tanya ibunya hana. "Ada hal penting Yang harus dibicarakan dengan teman²ku bi".ucap naruto sambil pamit Dan langsung melaju dengan cepat. *Di apartment wanita* Ino, sakura Dan tenten hanya bisa diam melihat hinata menangis kecil dikamarnya. *Di kamar hinata* "Semua ini untukmu", "demi kamu", jangan sia² kan dia!". Pikiran itu terus mengaduk aduk otak hinata Yang membuatnya menangis. "Kenapa? Kenapa harus kau? Kenapa kau rela berkorban untukku? Kenapa kau ingin menyelamatkan ku? Kenapa?". Ucap hinata dalam hati sambil terisak.lalu hinata menoleh ke arah jendela Dan melihat naruto datang me apartment nya.hinata tersenyum kecil karna naruto datang. "Ting! Tong!" Suara Bel berbunyi pertanda orang datang. Sakura membuka pintu lalu melihat naruto berdiri di depan pintu. Sakura : "kenapa kau kesini? Apa maumu? "Ucap sakura sedikit emosi. Naruto : "kenapa kau membentak ku sakura? Memang aku salah apa?"naruto balik bertanya. Sakura : "karma kau menyakiti hati hinata, naruto! Kau menyakitinya!sejak pulang sekolah dia hanya berdiam diri di kamar kamar memikirkanmu dengan hana!" Mendengar kata " kau menyakitinya" hati naruto bagaikan di sambar petir Dan berkata,"a-a-apa maksudmu?" sakura : "apa maksudmu bagaimana!Sekarang kau cepat masuk Dan datang me kamar hinata! Baru kau tahu apa Yang terjadi padanya!ucap sakura emosi. Segera naruto berlari ke dalam menuju kamar hinata. Tampa tahu Ino Dan tenten bingung. Ketika sampai di ambang pintu, naruto nelihat kekasihnya terduduk diam mendekap tangan Dan dengkulnya sambil menangis kecil.melihat hal itu, naruto juga hampir ingin menangis,lalu naruto mendekat me arah hinata, Dan duduk disamping hinata. "Hinata kau kenapa?" Deg Mendengar suara itu, hinata langsung memeluk erat naruto Yang Ada di sampingnya sambil menangis. "Tenanglah hinata, maafkan aku karna kau sangat tersakiti karma aku"ucap naruto pelan. Segera telunjuk hinata mendekap mulut naruto Dan menggeleng. "Semua ini bukan salahmu naru.. Ini adalah salahku sendiri.. Karna aku kau Yang tersakiti,"Because.."Hinata menjeda ucapannya Dan.. "All this do you for me". Setelah mendengar itu, shafire seluas samudra itu mengeluarkan setetes demi tetes cairan bening,Yang lama kelamaan semakin Deras,naruto menangis dalam pelukan hangat mereka. Melihat adegan dramatis itu, ino, sakura Dan tenten ikut terbawa perasaan Dan menangis..mereka bahagia kalau hinata Dan naruto bahagia.. Setelah mereka menangis mereka sailing mengusap air mata mereka. "Sudah, kau jangan menangis lagi ya.. Naru.. " "Kau juga hinata jangan pernah menangis di depanku lagi, ok! " Hinata pun mecubit pipi naruto Yang mulai gemas. Awww!!jerit naruto. "Kenapa naru? apa cubitanku sakit?"tanya hinata. Melihat tingkah kekasihnya itu,naruto landsung mengeluarkan cengiran khas nya dan berkata,"tidak kok tidak sakit,karna kau yang mencubit pipiku,pipiku langsung sembuh".ucap naruto gombal. "Ihhh!kau ini,membuatku khawatir saja.."ucap hinata sambil menahan tawa. Ino sakura dan tenten yang melihat dari pintu pun ikut tertawa melihat tingkah laku pasangan kekasih itu.
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
◆♥◆♥◆♥◆♥◆♥◆♥◆♥◆
*BERSAMBUNG!!*
◇◇◇◇◇◇
HAI KETEMU LAGI!! Dengan author Yang paling cerewet ini.. 😂😂Abaikanlah perkataan saya.. 😂😁 OK, disini says cuma may minta maaf klo adegan antara naruhina ini terlalu dramatis.. Dan membuat kalian menangis.. 😭(author terlalu berharap tau gk!! 😂) Sorry klo spam!.. Abaikanlah author cerewet ini.. Oh ya.. Sampai jumpa di chapter berikutnya... 👋👋👍😹