Cassie's POV
"Butuh tisu?"
Akupun tersentak mendengar suara miliknya. Aku langsung menghapus air mataku dan berdiri menengok untuk melihatnya.
"Eh, kau Louis. Tidak, siapa yang menangis?" ujarku berusaha 'sok' tegar.
"Memangnya aku bilang kau menangis? Aku hanya menawarkan tisu, kok." Louis mengangkat sebelah alisnya dengan gaya sok cool. Oke, dia memang cool.
"Eh-itu ehm, maksudku aku tidak perlu tisu. Kau belum masuk ke kelas?"
"Belum, ayo ke kelas bersama." Katanya sambil menarik tanganku.
***
Louis' POV
Kasian sekali Cassie, baru hari pertama dia bersekolah disini sudah mengalami kejadian tidak menyenangkan. Harry juga, dia berlebihan sekali, sih. Anak baru harusnya diperlakukan dengan baik, dong. Dia sok berkuasa. Padahal Cassie itu baik, manis, cantik, pintar,dan—Wait,did I just say she's beautiful? Sekarang aku berlari menuju kelas karena pelajaran selanjutnya hampir dimulai. Aku memegang tangan Cassie. Seperti ada aliran listrik. Apakah aku suka dengannya?
You just meet her today, Louis. Batinku berbicara seperti orang bijak.
Ternyata, ketika kami sampai di depan kelas 11-1, ada Harry dan Niall.
"Hey Louis, dan Hi nerd!" sapa Niall sok friendly.
Aku melihat Cassie dengan tatapan 'hiraukan-mereka-dan-segera-masuk-kelas'
Cassie mengangguk. Dia bahkan terlalu kesal dengan Harry sehingga masuk mendahuluiku.
***
Cassie's POV
Huh, apa-apaan semua ini? Niall dan Harry mem-block di depan kelas 11-1. Aku langsung melewatinya dan masuk ke kelas. Tapi, aku melihat kelas kosong tidak ada orang sama sekali. Louis yang ada di belakangku juga bingung. Pasti ulah sang penyalur dana terbesar. Ketika aku ingin keluar dan memarahinya, dia masuk ke dalam kelas. Hey, aku satu-satunya perempuan disini!
"What do you want, Styles?" tanyaku tanpa basa-basi alias to the point.
"Hey, calm down, aku hanya ingin minta maaf, Fray" Jawab Harry dengan nada rendah.
Aku yakin itu hanya bagian dari rencananya mengerjaiku lagi. "Baiklah, aku maafkan kau. Kemana yang lain?" ujarku dengan tidak sudi.
"Mereka di perpustakaan. Ayo, pelajaran selanjutnya akan ada di perpustakaan." ucap Niall.
Sebelum aku dan Louis berjalan menuju perpustakaan, aku melihat Harry menyeringai dan Niall mengangkat alisnya dan tersenyum. Lalu mereka hi-five tanpa suara. Tapi aku sudah melihatnya duluan.
Lets play this game,then.
***
A/N
HAIIIII I KNOW CHAPTER INI PENDEKK MAAF YAA:( LAGI GAADA IDE BUAT NERD, MALAH ADA IDE BUAT BIKIN CERITA BARU:P check story-ku yang lain yaa:3
Chapter ini didedikasiin buat Fafa yang udah semangatin update sekaligus temen chat dan temen curhat tentang guru matematik:P I LOVE YOU FAAA<3
I REALLY NEED FEEDBACKSS PLEASE VOMMENTSS:D
ILY ALL<3

KAMU SEDANG MEMBACA
Nerd?
Fanfiction[CHECK THE TRAILER] Cassandra Fray adalah seorang remaja yang populer namun berpenampilan seperti seorang nerd, memakai kacamata, kaus kaki setinggi-tingginya,sering dikuncir,dan lainnya. Hidupnya sangat menyenangkan sampai ia harus pindah dari seko...