14

1.2K 168 5
                                        


"Wooju nak lihat siapa yg datang"teriak sooji

"Siapa memang nya? "Ucap cadel wooju lalu menghampiri sooji dan meninggalkan myungsoo

"Siapa yg datang malam malam begini? "Tanya myungsoo lalu mengikuti arah Putra nya

*

"Dad"teriak wooju

"Hai sayang"ucap minho lalu memeluk tubuh kecil wooju

"Siapa kau? "Teriak myungsoo dengan wajah yg sulit di arti kan

"Mati aku"batin sooji

"Dia adalah dad ku appa"jawab polos wooju, tiba tiba raut wajah myungsoo berubah

"Kau telah mendengar nya"jawab enteng minho

"Ini benar benar gawat"batin sooji

"Sooji... "Geram pelan myungsoo

"Sooji ikut aku sekarang"ucap myungsoo lalu pergi ke arah kamar

"Mati aku"gumam pelan sooji lalu mengejar myungsoo ke arah kamar

"Ada apa dengan mereka? "Tanya cadel wooju

"Ntah lah dan ingat itu urusan orang dewasa dan kau di larang mengetahui nya jagon kecil ku"jawab minho lalu menggendong wooju dalam pelukan nya

*
"Kenapa laki laki itu ada di sini? Dan mengapa anak ku sendiri memanggil lelaki itu dengan sebutan dad sooji"teriak frustasi myungsoo

"I... Itu... Oppa"

"Apa? "Sentak myungsoo

"Oppa kau tau sendiri kan saat aku memutuskan tinggal di luar negeri... Aku tinggal dengan minho oppa jadi ia berperan menggantikan mu menjadi ayah untuk wooju"jelas sooji lalu menundukan kepala nya

"Sooji... Astaga... Kenapa kau ini... Mengapa kau mengijinkan lelaki itu mengganti kan peran ku"

"Mi... Mian oppa"

"Ckck... Apakah aku harus bersaing lagi dengan dia mendapat kan hati Putra ku sendiri"

"Ayolah oppa... Jangan begini lagi pula kan wooju juga telah mengetahui bahwa kau ayah kandung nya... "

"Tpi sooji.... Wooju lebih lama dengan lelaki itu... Sedangkan dengan ku? Dia menganggap ku menjadi ayah nya saja baru 4 hari kemarin"ucap frustasi myungsoo

"Oppa... "

*****
Pagi harinya mereka berempat menyantap sarapan pagi... Yah sekarang ada minho di sana... Minho sementara waktu tinggal dengan sooji karena ia memohon agar di ijinkan tinggal agar bisa terus bersama dengan wooju, dan sooji mengijinkan nya karena bujuk wooju, dan myungsoo pun tak bisa melakukan apapun ia hanya mampu diam melihat ke Selatan wooju dan minho layak nya ayah dan anak

"Kalian seperti nya akan pergi bekerja? Bagaimana kalau wooju bersamaku saja saat kalian bekerja "minho memecah keheningan

"Boleh oppa"jawab sooji

"Tidak wooju tidak akan bersamamu ia akan ikut aku ke kantor"jawab myungsoo membantah jawaban dari sooji

"Aku tidak mau appa... Aku mau sama dad saja"ucap wooju

"Kau ini harus nurut sama appa wooju... Kau ini anak appa"

"Sudah lah oppa biarkan saja... Lagi pula jika wooju ikut dengan mu... Ia akan memah konsentrasi mu saat bekerja"ucap sooji

"Baiklah"ucap myungsoo kesal

"Terimakasih appa"ucap cadel anak itu

"Kau memangnya tidak bekerja oppa"tanya sooji pada minho

"Tidak ji... Aku mendapatkan cuti 3 hari kedepan karena aku baru pindah ke sini"jawab minho, mereka masih menyantap makanan nya

"Oh.... "Jawab sooji lalu mengangguk mendapat jawaban minho

"Apakah kau tak punya rumah sampai sampai menginap di sini? "Tanya sinis myungsoo

"Aku punya hyung tpi aku sayang nya tidak bisa langsung pergi ke rumah ku kalau aku tak menemui jagoan kecil ku ini"jawab minho lalu mengusap Puncak kepala wooju

"Heyhey dia itu jagoan ku,"bentak myungsoo

"Sudah lah oppa kau itu seperti anak kecil teriak teriak terus... "Ucap sooji

"Mom... Appa seperti ahjuma ahjuma galak... "Ucap wooju lalu tertawa

*****

"Ji... Apakah kau mau aku jemput"tanya myungsoo yah sekarang myungsoo sedang mengantar sooji ke  tempat sooji bekerja

"Seperti nya tawaran yg Bagus"sooji tersenyum

"Oppa aku masuk yah"ucap sooji

"Morning kiss dulu"myungsoo menunjuk bibir nya dengan telunjuk nya

"Baiklah"ucap sooji lalu mengecup bibir myungsoo singkat

"Kenapa sebentar"myungsoo merajuk

"Ah... Oppa ku sayang nanti saja yah sisa nya"sooji langsung kabur

Tbc

two wifeTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang