Tentang hamparan malam bertabur bintang
Tentang secangkir kopi yang mengepul asap
Tentang buku - buku yang menguasai ranjang
Tentang aku, yang terjaga risau dari mimpi - mimpi
Kuhidu hangat diantara dingin
Kusesap pahit diantara bait - bait manis
Cangkirku mulai kering,
Namun kata 'kamu' masih memenuhi lembaran demi lembaran yang menguning
Beberapa tampak luntur, sebagian lain menggores tegas
Ah,
Mungkin juga mewakili perasaanku kala itu
Seolah makna dari kata itu tidak akan pernah pudar
Seolah aku lupa bahwa perasaan bisa diibaratkan tinta pena
Terkadang, itu bisa luntur seiring waktu
KAMU SEDANG MEMBACA
Nightthinker
General FictionRangkaian kata dari apa - apa yang tercipta dalam hening.
