Buat yang bingung, bisa baca dulu Helena ya.
Happy reading. ^^
.
.
.
Dilarang menjiplak, menyalin dan menyebarluaskan tanpa izin penulis.
.
.
.
Largo
Bab 1. Abhigail Brown
Romans, family, action
.
.
.
Abhigail Brown, sosok wanita yang sama sekali jauh dari perkiraan Largo sebelumnya. Wanita itu minim ekspresi, bicara seperlunya dan yang paling penting; dia dama sekali tidak memperlihatkan ketertarikannya pada Largo.
Membingungkan. Namun apa yang harus dikeluhkan oleh Largo? Bukankah dia memang membutuhkan pekerja wanita seperti Abhigail?
Ah, hampir saja lupa, wanita itu memintanya untuk memanggil dengan panggilan 'Abhi'. Lebih praktis menurutnya.
Well, kenapa tidak? Memang lebih praktis, Largo menyetujui.
Tepat pukul tiga sore, Largo memilih berlari menyusuri sepanjang Sungai Thames. Ia memaksa dirinya untuk tetap berlari, menumbuk jalan di bawahnya sementara Abhi berlari di belakangnya tanpa kata.
Udara panas membuat konsentrasi Largo sedikit pecah. Pria itu memutuskan membeli satu cangkir kopi dingin di sebuah kedai kopi yang dilewatinya. Seperti biasa, dalam hitungan detik sosoknya selalu menjadi pusat perhatian. Bisik-bisik para pengunjung menjalar cepat, tatapan mereka terarah lurus pada kaos tanpa lengan Largo yang berkeringat, mencetak otot-otot perut yang terpahat sempurna dan memperlihatkan otot-otot bisep dan trisepnya yang juga terbentuk sempurna.
"Kau mau kopi dingin?" tawar Largo tanpa melirik ke arah Abhi.
"Air mineral saja," jawab Abhi pendek.
Largo hanya mengangguk pelan, lalu memesankan minuman untuk Abhi. Selesai membayar, ia berbalik untuk pergi. Largo mendorong pintu café dengan satu tangan. tidak jauh dari tempatnya berdiri saat ini, sebuah mobil audi berwarna hitam mengkilap terparkir dan John berdiri tegak di samping kendaraan itu.
"Malam ini kita akan terbang ke Chicago," terang Largo sembari berjalan pelan menuju kendaraannya di parkir. Pria itu berhenti tiba-tiba, lalu berbalik dan bertanya, "Apa kau bisa menyiapkan keperluanmu untuk pergi ke Chicago bersamaku?"
"Tidak ada masalah," jawab Abhi. "Saya hanya perlu beberapa potong pakaian ganti."
Largo mengangguk. Terlihat puas.
Lima jam kemudian mereka sudah berada di dalam pesawat pribadi milik Largo. Abhigail menikmati perjalanan ini dalam kebisuan, sementara Largo memilih menyelesaikan pekerjaannya yang tertunda.
Cuaca panas menyambut mereka saat rombongan kecil itu tiba di Bandara Internasional O'Hare. Largo mengenakan kaca mata hitamnya yang terlihat begitu pas dengan gayanya.
Largo memutuskan untuk pergi ke universitas tempat di mana Helena menimba ilmu sebelum ke hotel tempat dia akan menginap selama beberapa hari ke depan. Dengan tidak sabar pria itu menunggu. Diabaikannya tatapan tertarik beberapa mahasiswi yang diarahkan padanya. Saat ini Largo hanya ingin melihat dari dekat sosok adik perempuannya. Seorang adik yang baru diketahui keberadaannya setelah ia mencari jejak ibu asuhnya—Rowena selama puluhan tahun.
KAMU SEDANG MEMBACA
Largo - Walcott Series #2
RomanceMenceritakan kehidupan Largo sang miliyuner, pewaris salah satu perusahaan terbesar di dunia. Dunia tenang dan rapi Largo terusik setelah foto-foto kebersamaannya dengan Helena tersebar luas. Publik mengira jika Helena adalah kekasihnya hingga gosip...
