Selamat Datang Luka (END)

6.9K 248 0
                                        

"Semua Pasti Akan Kembali Kpd Pencipta-Nya.."

------

Aku Gak bohong dek... barusan Rizki telfon.. dia ngga kuat Kalau Harus ngasih tau sendiri sama kmu.. maka dari itu Dia sampe kan ke Kaka buat jelasin pelan pelan ke kamu.."
Jelas Rafa sambil Menghapus air mata dan menangkap kan kedua tangan nya di pipi Aisyah.

"Kak aku nggak rela Zahra pergi!! Aku masih pengen Ngehabisin Waktuku bareng dia kak!! Ini semua nggak adil kak NGGA ADIL!!!!!! " Aisyah pun Berlari Menuju Balkon Rumah nya untuk menenangkan diri.

Rafa pun menelfon Rizki untuk Memberitahu Kalau Aisyah masih belum rela.

Dan akhirnya Rizki pun Nggak akan kuburkan jenazah Zahra sebelum Aisyah datang kesana untuk merelakan nya. Karna hanya Aisyah yang berhak atas semua ini menurut Rizki.

Ditempat lain....

Aisyah Sedang menatap Luas Laut yang Biru dan meratapi Semuanya.
Dia mengingat semua memori kenangan nya bersama Zahra. Dia pun berteriak sekeras kerasnya Untuk melepaskan semua kesedihan nya.

"Yaallah... Kenapa ini harus terjadi??! Kenapa engkau mengambil orang yang sangat berharga bagiku daripada diriku sendiri??? Sungguh aku sangat tidak menginginkan ini semua ya Rabb... Kembalikan lagi sahabatku ya Rabb.... Aku mohon..."
Aisyah terduduk Dan akhirnya Pergi menuju Kamar mandi untuk berwudhu dan shalat. Agar bisa Menenangkan pikiran nya yang sedang kacau.

Setelah dirasa Sudah baik baik saja.. Aisyah pun keluar kamar dan memberitahukan Rafa bahwa dia siap melepas Kepergian sahabatnya itu..

"Kak.. aku ikhlas.. aku ikhlas .. rencana Allah itu pasti yang terbaik.. aku yakin ini mungkin jalan satu satu nya kak.." Aisyah pun menjelaskan nya sambil menitikkan air mata, tetapi segera dia Usap . Setiap dia menangis dia selalu Teringat kata kata Zahra yang membuat nya Tersenyum dan tertawa.

Flashback.

"Syah.. Lo kenapa nangis?? Sudah lah nggak usah didengerin apa kata orang.. yang terpenting kmu Itu Nggak berbuat hal itu.. ayolah Sahabatku Tersenyumlah.. Senyum seperti iniiii Lalu berkata Aku Lah Sang mentari senyum!! Aku tidak akan menangis karena menangis hanya untuk orang yang lemah! Aku punya sahabat yang slalu ada untukmu bagaikan ibu kedua untukku.. " jelas Zahra sambil melebarkan Senyumnya untuk menghiburku.

"Hahahaha mana ada sang mentari senyum hadehh Zahra Zahra Hahahahhaahha"

"Tuh kan kmu Ketawa kan... Nah ini baru nama nya sahabatku. ngga lemah!!! Kmu harus janji sama aku bahwa dikeadaan apapun , seburuk apapun keadaan itu kmu nggak boleh nangis.. karna kmu bukan seorang pecundang! Kmu seorang Yang kuat dan tegar melawan badai Kehidupan! Kmu seorang Sahabat Zahra!!!"jelasnya sambil tertawa.
Kamipun tertawa bersama dan lupa akan kejadian Buruk yg terjadi Tdi.
Seakan akan aku sedang berada di alam dimensi lain, yang hanya ada aku dan Zahra seorang.

Flasback off.

Sekarang aisyah sudah berada di depan rumah Zahra. Seakan akan Dia tidak berdaya untuk melihat Dan masuk Kerumah itu. Ia tau banyak kenangan tersimpan didalam rumah itu. Rumah yang seakan akan menjadi saksi sejarah bahwa mereka pernah sedih bersama, dan bahagia bersama.

"Bismillah dek kmu pasti kuat.."
Rafa pun memeluk bahuku dan menuntunku masuk kedalam rumah Zahra.

Zahra seketika terpaku saat melihat sahabatnya sedang berdiri disampingnya Jasad nya yang tidak berdaya. Aisyah bisa melihat Sahabatnya itu sedang berdiri terpaku menatap Aisyah yang Baru saja masuk keruangan itu.

Aisyah tersenyum saat melihat Zahra tersenyum Dan terlihat ceria. Seakan akan Zahra ingin memberitahu bahwa Dia sangat bahagia diatas sana. Zahra sepertinya ingin menunjukkan ke Aisyah dia Baik baik saja, dan menunggunya disyurga Allah diatas.

Zahra.. Aku ikhlas... tunggu aku disyurga NYA.. .Gumamku.

Seakan akan Zahra sepertinya menunggu Aisyah merelakannya. Saat Aisyah berkata di Dalam hati bahwa dia merelakan nya , saat itu pula Zahra menghilang dari pandangan Aisyah. Sekarang Aisyah mengerti bahwa sahabatnya itu masih berkeliaran  karna  Aisyah yang msh  tidak rela.

Aisyah yang tdk bisa menahan tangis saat Melihat Zahra terbujur kaku dgn Senyum Yang Mengembang disana.dia segera berjalan mendatangi Sahabatnya itu lalu mencium kening nya Cukup lama lalu menutup nya kembali.

Orang orang pun segera menyiapkan ambulans Untuk Menguburkan jenazah Zahra.

Suara ambulans itu Seakan akan membawa separuh jiwa Aisyah ikut pergi meninggalkan nya mengantar Dan Memberi penghormatan terakhir untuk sahabatnya.

Setelah acara Penguburan selesai Aisyah yg sedari tadi menahan tangis langsung pecah saat dia berlari Ke Pantai belakang rumahnya. Ia pun meluapkan semua nya. untuk hari ini dia ingin melepasnya semua lalu Memulai hari esok Tanpa kesedihan lagi.

Rafa pun Segera mendatangi nya dan berkata.
"Jangan terlalu stress sayang.. demi anak kita.." ucapnya Lembut sambil mengusap kepalaku.

Seperti Petir yang menyambar hatiku. Mengapa aku melupakan nya?? Aku melupakan Bahwa ada Satu Nyawa berada di Perutku. Aku serasa melupakan semua nya karena mendengar kabar itu.

"Astagfirullah.. kak maaf aku lupa.. Aku janji nggak akan Sedih lagi, Tpi aku mohon untuk hari ini aku ingin menangis sejadi jadinya dan ingin membuka lembaran baru di hari esok.." jelas aisyah lalu mengecup singkat Pipi nya.

Happy Reading:)

Balikpapan,07,2017

Namamu Dalam DOA ku✔Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang