Chapter 1

8.8K 730 10
                                        

Pagi yang cerah disambut hangat dengan wanita berambut hitam sebahu, yang saat ini sedang sarapan.

"Nona, sekarang waktunya untuk berangkat" panggil sopirnya disamping kanan sambil membungkuk hormat.

"Baiklah, tapi.. jangan terlalu formal denganku. Panggil saja namaku. Aku sudah menganggapmu seperti keluargaku" jawab Eunha sambil tersenyum manis. Sopirnya pun menyetujui dan mengangguk kan kepalannya.

👑👑👑

Setelah sampai di kantor J.E Fashion, Eunha langsung memasuki kantornya dengan wajah cerah. Bagaimana tidak? Hari ini adalah hari pertamanya bekerja dan seterusnya ia menggantikan ayahnya sebagai presdir. Para karyawannya menyambut Eunha dengan membungkuk kan badan di pinggir jalan menuju lift.

"Wahh.. dia anak tuan Jung bukan?? Dia sangat cantik.. dia sangat cocok menjadi pewaris perusahaan ini"

"Nona Eunha cantik sekali"

"Wajahnya sangat ceria, sepertinya dia sangat bahagia hari ini"

Yup.. seperti itulah pujian yang Eunha dengar dari karyawannya. Sebenarnya Eunha menjadi sedih karena mengingat kejadian 2 tahun lalu saat ia tidak sengaja menguping pembicaraan kedua orang tuannya.

Flashback

Eunha POV

Aku mendengar orang tuaku bertengar di ruang kerja ayahku. Air mataku terus mengalir tanpa henti.

Sakit.. itu yang aku rasakan di hatiku saat ini. Bagaimana bisa ibuku yang melahirkanku menganggap aku tidak berguna?

"Tuan Jung, jangan pernah kau memberikan perusahaan mu kepada Eunha! Kau harus memberikannya padaku! Aku ini istrimu, berikan J.E Fashion untuku sebelum kau meninggal!" Ucap eomma pada appa ku yang hanya diam tidak berkutik sama sekali.

Ayahku bukannya takut pada ibuku, melainkan ayakhu baru saja pulih dan kembali dari rumah sakit.

Dulu.. aku memang tidak tertarik dengan Fashion tetapi semenjak mendengar pertengkaran kedua orang tuaku, aku jadi bersemangat dan menunjukannya pada ayahku kalau aku bisa menggantikan posisinya.

Flashback off

Jujur saja.. aku sangat kecewa pada ibuku. Aku selalu menginginkan keluarga yang bahagia tetapi apa yang kudapat? Hanya penghianatan. Sekarang aku sudah ingin melupakan kejadian itu dan fokus dalam pekerjaan ku.

Aku masuk keruangan ku dan melihat sekitarnya.. benar benar indah. Tempat ini tidak membosankan. Aku bisa melihat pemandangan dari jendela.. yah.. memang bukan pemandangan laut atau gunung. Mustahil jika terlihat laut ataupun gunung karena tempat ini daerah perkotaan dan terdapat banyak bangunan tinggi dan megah.

"Eunha-ya, lama tidak bertemu" sapa seorang wanita berambut hitam. Aku segera menoleh kebelakang dan melihat Yuju- Choi Yuju, dia sahabatku sejak SMP. Aku sering bercerita banyak dengannya, dia juga pendengar yang baik.

"Yuju-ya, annyeong! Aku sangat merindukanmu. Bagaimana dengan perusahaanmu?"
"Perusahaanku berjalan lancar. Aku juga sempat menghadiri fashion show di New York. Maafkan aku jika aku tidak mengabarimu" jawab Yuju.

"Tidak apa.. aku juga sibuk mempersi-"

"Nona, kau ada jadwal meeting hari ini jam 2, sebaiknya anda bersiap siap karena seluruh presdir di Seoul akan datang" ucapanku terpotong oleh sekretaris ku.

Aku sedikit sedih jika akan berpisah sekarang, bayangkan saja jika kau sudah 4 bulan tidak bertemu dengan sahabat mu dan sekalinya bertemu hanya 2 menit?

Yuju melihatku cemberut.
"Eunha-ya, ayo kita persiapkan bersama sama. Bukankah aku presdir juga? Berarti aku mengikuti meeting hari ini" ucap Yuju seperti menenangkan ku.

Aku lupa jika dia seorang presdir. Aku langsung mengantarkannya ke meja ku.

TBC

-NanFey

The Crown [EUNKOOK]✔Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang