Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Author POV,
Jeon Wonwoo, laki-laki itu saat ini berjalan memasuki salah satu ruangan dokter. Di pintu masuk tertera nama, Choi Seungcheol dokter spesialis kejiwaan.
Rumah sakit ini adalah rumah sakit umum. Segala dokter ada disini. Mulai dari dokter anak, dokter bedah kanker, dokter umum, dan lain sebagainya bahkan sampai psikiater pun ada.
"Gue boleh masuk kan?" Tanya Wonwoo kepada psikiater itu, Seungcheol.
Jangan heran kalau Wonwoo memanggil seorang psikiater dengan panggilan tidak sopan seperti lo-gue. Karna psikiater tersebut merupakan salah satu teman akrabnya, selain Mingyu.
"Mau sampai kapan lo terus dateng kesini? Kapan sih penyakit lo itu bisa ilang?" Tanya Seungcheol bercanda.
"Ya gimana bro gue juga gak ngerti" Wonwoo tersenyum kemudian duduk berhadapan dengan Seungcheol untuk memulai konsultasi.
Memangnya Wonwoo sakit apa?
"Gue gak tahan gini terus. Walaupun Mingyu itu sahabat gue, gue juga tau dia baik, tapi sampe saat ini sebenernya gue gak ikhlas liat adek gue nikah sama Mingyu. Eh tapi ini bukan soal Mingyu sih, tapi ini soal gue yang emang gak ikhlas liat adek gue nikah. Apa gue beneran suka sama Saera?"
Konyol memang. Namun itulah kenyataannya. Sudah 3 bulan ini Wonwoo rutin mendatangi psikiater karna dia merasa ada yang tidak beres dengan perasaannya. Perasaan gila yang sudah lama muncul itu.
Wonwoo mengklaim bahwa dirinya menyukai Saera, adik kandungnya sendiri.
Gila kan?
"Jangan salah mengartikan. Lo itu cuma egois, lo overprotektif, lo terlalu sayang sama Saera. Hal itu ngebuat lo jadi gak ikhlas kalo Saera dimiliki orang lain. Lo itu ngidap sister complex"
"Sister complex? Bukannya itu kondisi dimana gue suka sama saudara sendiri?" Tanya Wonwoo memastikan.
"Salah. Siapa bilang sister complex itu suka sama saudara perempuan sendiri? Dan Lo harus tau kalo sister complex itu bukan penyakit kejiwaan. Itu cuma satu perasaan ambisi doang,
Sister complex bisa diartikan dalam 3 hal:
pertama adalah kecintaan yang sangat besar terhadap saudara perempuan yang menyebabkan munculnya keinginan untuk mengikuti jejak saudara perempuan itu dalam segala hal. Dan ngebuat lo gak pernah ikhlas kalo saudara lo bersama orang lain. Karna lo takut orang itu akan menyakiti saudara lo itu.
kedua adalah kecintaan dan kerinduan yang sangat besar terhadap saudara perempuan yang gak bisa teratasi. Misalnya karna saudara perempuan lo pergi jauh atau meninggal. Yang menyebabkan lo mencari pasangan dengan sosok ataupun kepribadian yang serupa kayak saudara perempuan lo itu.