Wen Li Qiu, gadis berusia 18 tahun yang tinggal bersama nenek angkatnya sejak ia kecil dan membuat sebuah usaha toko bunga. Julukannya adalah matahari berjalan, bercahaya dan mencahayai namun hanya sepintas.
Bahagia dalam keadaan yang menurutnya cu...
Playlist : Zhao Lusi - I wish u were my lasting song
Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.
Ketika Qiu dan Yue sudah sampai di toko bunga milik Nenek Zhu Lin, mereka langsung menyimpan bunga-bunga yang akan mereka kirim ke kerajaan dalam keranjang yang besar. Selain itu, tidak hanya satu keranjang yang mereka kirimkan tapi berpuluh-puluh. Jadi, kali ini Qiu harus membantu membawakannya ke istana karena tidak cukup pegawai juga yang membantu mengantarkannya ke istana. Dan mungkin, kali ini ia akan ditemani juga dengan Yue. Karena, Yue sudah terlalu lama berada di desanya dan itu pasti membuat orang tuanya khawatir akan putrinya itu. Jadi, ia tidak ingin membuat orang tua Yue khawatir. Jadi, lebih baik Li Qiu mengantarkan bunga sembari menemani Yue pulang ke rumahnya.
"Kali ini biar aku bantu dirimu," kata Yue kekeh menginginkan ia untuk membantu Qiu membawa keranjang berisi bunga-bunga yang telah dirangkai. "Zǔmǔ, lihat nona muda ini. Sungguh menyebalkan kelakuannya. Jika orang tuanya tahu jika anaknya melakukan ini. Mungkin, kita bisa dihukum," gurau Qiu membuat Yue sedih dan juga sedikit murung. Karena, yang dikatakan Qiu memang benar, ia selalu terkekang di istana sialan itu. Namun, ia juga senang karena ia dapat bertemu dengan seseorang yang disukainya.
"Hmmm. Tidak apa-apa nak, Qiu dan yang lainnya bisa membawa itu. Kau tak perlu kesusahan membawanya." Telak! Setelah Zǔmǔ berkata seperti itu, Yue tidak bisa lagi berkutik.
"Tapi Zǔmǔ-" seakan tak mau mendengarkan, Nenek Zhu Lin lebih dahulu menyela perkataan Yue. "Nak, segeralah antarkan bunga ini sebelum matahari terbenam. Kau harus sudah pulang!" Terdengar kata peringatan yang kentara di dalamnya. Qiu tahu, nenek pasti khawatir padanya karena istana bukanlah tempat yang baik baginya. Juga, Qiu sama sekali tidak tertarik dengan istana. Ia hanya ingin mengantarkan bunga sesekali semasih ada kesempatan. Karena, setiap istana memesan bunga, Zhu Lin tidak pernah membiarkan Qiu untuk ikut bersama pegawainya mengantarkan bunga-bunga pesanan kerajaan. Karena apa, Zhu Lin seakan takut, jika ada sesuatu yang akan terjadi yang tidak pernah diinginkannya. Karena itulah, Zhu Lin selalu mengalihkan pekerjaan Qiu menjadi ke desa-desa lainnya di kota Louyang ini. Dari pada harus mengantarkannya ke istana.
"Baik, aku akan pulang tepat pada waktu yang di berikan oleh Zǔmǔ," ucap Qiu lalu mengangkat keranjang berisi bunga itu. Dan yang lainnya juga sudah menunggu di luar dengan sebuah tandu yang berisikan banyak sekali keranjang berisi bunga.
"Ayo Yue," ajak Qiu lalu mereka berdua segera berpamitan pada nenek Zhu lin yang sekarang sudah sangat renta sang nenek.
Perjalanan yang membutuhkan waktu yang lumayan panjang, Qiu, Yue, dan yang lainnya sedang beristirahat di bawah pohon rindang yang terlihat sangat besar begitupula sejuk. Sungguh, mereka akan sampai mungkin saat matahari akan terbenam. Jika begini, ia pasti akan pulang larut malam. Karena, seharusnya mereka sudah sampai di istana tapi, karena mereka keasikan bercanda dan bermain-main, mereka sedikit menyepelekan dan juga melupakan tujuan mereka. Dan itu pasti membuat nenek marah jika ia tahu.