Merindukanmu

282 7 7
                                        

"Hari ini kamu tidak ada kabar sama sekali,aku merindukan mu cepat kembali dan kabari aku" tulisku dalam pesan itu
Tak lama kemudian bara membalas pesanku,ya dia adalah kekasihku 5 bulan terakhir ini aku sangat senang dia membalas pesanku
"Hai maaf aku sibuk beberapa hari ini,aku ada les setiap hari waktu ku padat aku pulang selalu sore dan tak ada waktu mengabari kamu semoga kamu mengerti" dia membalas pesan itu sangat singkat seolah tak mau aku beri kabar lagi
"Oh aku mengerti,kita memang akan segera menghadapi ujian nasional tapi bukan kah ujian itu masih 10 bulan lagi?" Aku membalas nya dengan sedikit sedih
Bip.. Bip ... Ponselku kembali berdering bara membalas pesan ku kembali
"Aku ingin fokus untuk ujianku jadi aku tidak ada waktu untuk membalas pesan pesan darimu bahkan untuk menemui mu"
Seketika hatiku sedih saat membaca balasan dari pesan bara
"Apakah aku sudah tidak berarti lagi untukmu?" Aku menbalas nya dengan tangan yang bergetar karena memang ini sangat menyedihkan
"Apakah kamu tidak mengerti apa yang sudah aku jelaskan? Dengan sedikit nada yang terlihat kesal dia memintaku untuk mengerti
"Baiklah akan aku pahami keadaan kita sekarang ini" nafasku sudah tak teratur menahan tangis
Sesampai nya di rumah aku mengganti pakaian ku,aku hanya termenung di kamar sambil memikirkan kata kata yang bara ucapkan pada ku lewat pesan rasanya sedikit sedih karena memang dia sudah tak seperti dulu lagi,kami memang tidak satu sekolah bahkan untuk bertemu saja jarang. Aku hanya terdiam semalaman di kamar hingga tak sadar air mataku menetes sedikit demi sedikit
Bip... Bip ... Ponselku berdering ku harap itu adalah bara
"Ta besok weekend kita jalan yuk sekalian ajak zero besok kita ada kumpul sama anak reptil dari bekasi" ternyata itu dalah via teman satu komunitasku
Zero adalah hewan peliharaan ku jenis ular phyton yang ku pelihara sudah hampir satu tahun lamanya
"Kaya nya gue ga ikut dulu deh,tapi lo bisa bawa zero kalo lo mau" jawabku
"Tumben lo gamau keluar,kenapa lo? Galau?"
"Gak gue lagi pengen di rumah aja vi"
"Yaah gaasik lo ta yaudah besok gue ke rumah ya bawa zero sekalian gua sama aldi"
"Iya bawel banget si lo"

Malam semakin larut jam sudah menunjukan pukul 00.00 malam aku masih menggenggam ponsel ku berharap bara akan mengabari ku tapi harapan itu sia sia hingga aku tertidur lelap dan hari sudah semakin siang
"Nak bangun ini sudah jam 08.00 pagi anak mamah ko males banget sih" suara ibu yang membangunkan ku sambil membuka gorden kamarku
"Iya ini bangun mah" suaraku yang sedikit rendah dan beranjak dari tempat tidur untuk mandi
"Nah gitu dong mandi gih sana mamah udah siapin sarapan"
Waktu berlalu begitu cepat jam sudah menunjukan pukul 10.00 pagi dan aku masih diam berharap bara mengabari ku kembali
Bip... Bip... Ponselku berdering
Ku buka ponsel ku dan ku baca pesan nya ternyata itu pesan dari bara akhirnya harapanku kali ini tidak sia sia lalu aku baca pesan nya dengan senang hati
"Pagi ta hari ini kita gabisa ketemu yah aku sibuk mau mengantarkan adik ku ke bandung dan kamu jangan hubungin aku dulu karena aku gamau hari ini terganggu aku ingin menghabiskan waktu dengan keluargaku dulu" pesan di balik layar yang membuat aku sedih kembali

Aku yang tadi nya senang malah kembali sedih dan ingin sekali menangis sekencang kencang nya
"Pagi juga bar aku sangat sedih gabisa ketemu kamu padahal kita sudah tiga minggu tidak bertemu kamu selalu sibuk" balasku dengan sedikit kesal

Bip ... Bip ponselku kembali berdering dan aku kembali berharap itu adalah bara

LOVE IS REALStories to obsess over. Discover now