Hay Reader apa kabarnya?.
Pasti lagi sibuk buat ngerayain natal ya....
Bn juga lagi bersiap ngerayain natal..
Uhmmm ....Bn ucapkan selamat natal bagi yang merayakannya ya...
Kenapa Bn ucapkan sekarang...
Karena Bn kayaknya akan sibuk deh nanti pas natal soalnya keluarga besar akan kumpul di rumah Orang tua mamahnya Bn..jadinya ini Langsung ucapin selamatnya hari ini...
Oke...Bn ucapkan banyak terimaksih karena pembaca cerita ini sudah lebih dari 2 ribu dan votenya sudah lebih dari 200 vote....
Bn ucapkan banyak terimaksih..
Jangan lupa Vote,Comment dan Follow Bn bagi yang belum.
I Hope You Like This Chapter.
-
-
-
-
Di Dorm kepemilikan Phana.
"P'Pha,Yo ingin peluk."Rengek Yo manja.Perilaku Yo,kekasih Phana sekarang bertambah manja semenjak dirinya tidak ke kampus dan hanya berbaring di kasur milik Phana.
Phana yang sedari tadi berusaha membuat dirinya berpuasa memakan tubuh Wayo dengan cara menyibukan dirinya mengerjakan tugas kampus ,langsung menolehkan arah pandangannya dari laptop di hadapannya ke arah Wayo yang sekarang tengah duduk di pinggiran kasur.
"Lebih baik Yo berbaring,P' sedang sibuk Yo.Apa Yo ingin tidak bisa berjalan selama 1 minggu huh."Jawab Phana lemah lembut menolak ajakan kekasihnya untuk joging di kasur,Phana takut jika sakit yang ada pada tubuh bagian bawah Wayo bertambah parah akibat keberingasannya nanti saat Joging.
Wayo mengerucutkan bibirnya saat setelah mendengar perkataan dengan arti penolakan oleh Phana,namun bukan Wayo namanya jika ia tak bisa mendobrak pertahanan nafsu kekasihnya.
"P' Pha sekarang sudah berubah,perkataan P' tadi kasar,apa P' sudah punya celengan pelacur,P' nggak sayang lagi sama Yo kan."Protes Wayo dengan sura bergetarnya yang dibuat-buat untuk menggoda Phana.
Yo pun mulai dengan aktingnya,sekarang ia beranjak dari dudukannya dan melangkahkan kakinya ke depan menuju almari cokelat yang ada di tempatnya.
Cklek
Pintu almari sengaja ia buka secara perlahan agar menimbulkan suara dramatis.
Yo pun mulai mengambil beberapa bajunya dan juga tidak ketinggalan pengaman serta pelumas yanga ada dalam almari tersebut.(Barangkali ada Seme nganggur gitu((^_^)/).
Phana yang mendengar suara decitan pintu almari langsung menolehkan arah pandangannya ke arah almari berada.
Dan didapatinya Wayo sang kekasih sedang mengemasi pakaiannya ke dalam koper yang sudah ia siapkan dan diletakan tepat di samping kakinya.
Mata Phana langsung terbelalak kaget dan tubuhnya langsung lepas landas ke arah Wayo.
"Yo mau apa dengan Semua pakaian itu?." Tanya Phana yang menghentikan aksi berkemas Wayo dengan memegang lengan Putih mulus tanpa segaris luka.
Pandangan Wayo teralihkan ke arah wajah kekasihnya yang cemas.
Akhirnya misi sukses,terimakasih P'Beam sudah mengajariku aksi drama kolosal ini.
Wayo berusaha menyembunyikan senyumannya dengan menggantikannya dengan wajah dingin membeku menggunakan kekuatan Ratu Elsa.
"Bukannya tadi P' lebih mementingkan tugas kampus dibandingkan Yo,sana lanjutkan!."Kata Wayo dengan dingin,dalam batinnya Yo ingin Sekali tertawa saat dilihat hadapannya kini ia melihat wajah kekasihnnya tampak cemas.
KAMU SEDANG MEMBACA
Forth and Beam ( 2 love )
FanfictionHai para reader.....panggil saja Aku Bn ( Baru Nongol ) Aku di sini masih newbi jadi maafkan aku jika nanti ada kesalahan,tetapi aku akan berusaha sebaik mungkin untuk menghasilkan cerita tentang Forth dan Beam yang sangat spektakuler Oke ini adala...
