Hari ini adalah hari kamis (hari keempat minggu pertama)
Entah apa yang ku pikirkan semalam, hari ini aku akan memberikan cheese cake yang ku buat tadi malam. Ini merupakan rasa terima kasih ku kepada Shawn. Semoga ia suka.
Aku menunggu didepan kelasnya, tapi lama sudah aku menunggu ia tak muncul juga. Kemana ya.
"Eh hari ini Shawn ga masuk sekolah ya?" Tanyaku dengan salah satu teman sekelasnya.
"Shawn? Ah aku tidak melihatnya hari ini, mungkin dia bolos."
"Hah?"
Aku kembali ke kelasku dan melihat keluar jendela. Hufh. Aku melihat ke layar hape ku dan tak ada satupun pesan atau telfon dari Shawn sejak tadi malam.
"Apa aku harus menelfonnya sekarang?"
Akhirnya aku menelfonnya.
"Huh!" Telfonku tak diangkat sama sekali.
Aku jadi khawatir dengannya aneh sekali. Apa aku melihat kerumahnya saja ya habis pulang sekolah.
Sepulang sekolah aku memberanikan diri untuk melihat kerumahnya.
Aku mengetuk beberapa kali dan Shawn membukakan pintunya.
Terkejutnya aku saat ia membuka pintu Shawn terlihat sangat pucat dan jalannya juga lemah sekali.
"Shawn?! Kau sakit?" Tanpa sadar aku memegang pipinya dan juga keningnya. "Ah maaf." Seketika aku sadar.
"Hhhhh" Shawn terdengar lemas sekali.
Tubuhnya sempoyongan dan aku langsung refleks menangkapnya dan perlahan aku bawa ia ke kamarnya untuk merebahkannya.
"Ya ampun, kau demam. Kau pasti belum makan. Tunggulah aku akan membuatkanmu sesuatu." Aku segera pergi ke dapurnya untuk memasak.
Tak pernah ku melihat Shawn se-tak berdaya ini.
Selang beberapa menit aku telah siap dengan semangkuk bubur.
"Shawn, kau harus makan, oke. Sini aku suapin"
Shawn mengangkat kepalanya sedikit dan mulai membuka mulutnya.
Shawn penurut sekali hari ini. Wah. Aku tertawa kecil.
"Kenapa kau tertawa?" Tanyanya dengan suara lemahnya tapi masih berusaha untuk sedingin mungkin.
"It's nothing." Aku masih menahan tawaku.
Huh kenapa disaat seperti ini dia terlihat sangat tampan. Ah! Ngomong apa aku barusan.
Shawn tertidur setelah menghabiskan buburnya. Aku masih disini untuk membersihkan rumahnya dan mencuci beberapa piring yang menumpuk.
Setelah selesai aku meninggalkan kue buatanku di atas meja makannya. Semoga ia menyukainya dan..Semoga saja Shawn cepat sembuh.
..
Keesokan harinya (hari kelima minggu pertama)
Shawn masih belum bisa masuk sekolah hari ini.
Tak banyak yang ku kerjakan disekolah selain belajar. Hingga ada sesuatu yang membuatku sedikit aneh pada perasaanku sendiri.
Ada salah seorang siswa yang memberitahuku jika ada seorang cewek yang mencari-cari dimana Shawn berada. Dan siswa itu mengatakan jika cewek itu adalah mantannya Shawn yang baru saja datang dari liburannya ke luar negeri.
Aku mencoba untuk tak menghiraukannya tapi kenapa ini sedikit mengangguku?
Sepulang sekolah..
Aku kembali datang kerumahnya dengan membawakan buah-buahan segar.

KAMU SEDANG MEMBACA
feelings. [SM]
FanfictionSHAWN MENDES FANFICTION (18+) Smut fanfict so be wise reader my loves❤ Thx! xx