Busan, 18 Maret 20XX
Sudah seminggu berlalu sejak Hyerin memutuskan untuk kembali ke Busan
Hari-harinya berlalu tanpa kabar dari Taehyung
Seohee masih rutin menelponnya, tapi sahabatnya itu tak pernah menyinggung tentang Taehyung, sedikitpun
Ingin sekali Hyerin mengetahui jika Taehyung baik-baik saja, tapi ia ragu mempertanyakannya pada Seohee
Gadis itu menghabiskan banyak waktu untuk mencari pekerjaan, dan membantu ibunya sebisanya
Hyerin selalu menyibukkan dirinya, hanya dengan cara itu dia tidak memikirkan Taehyung
Drt...drt....
Hyerin meraih benda itu dari dalam tasnya
"Hallo ibu, ada apa menelpon Hyerin ?"
"Kamu di mana sayang ?"
"Masih di bus bu, sebentar lagi Hyerin sampai"
"Ouh, baiklah. Ibu tunggu ya sayang, sampai jumpa"
Tumben sekali ibunya menelpon, apa makan malamnya sudah siap
Hyerin membayangkan masakan ibunya sudah tersaji di atas meja dengan asap yang masih mengepul
Interview hari ini sangat menguras tenaganya, dan semoga dirinya cepat dapat pekerjaan
Hyerin turun di halte berikutnya, gadis itu mulai berjalan menuju rumahnya
Sekelibat memori terputar di kepalanya, masih jelas tergambar di pikirannya, wajah kaget ibunya saat Hyerin kembali ke Busan
Gadis itu tersenyum pilu, bahkan saat itu ia tak sanggup menjelaskan alasannya kembali ke busan
Hyerin terus memeluk ibunya sambil menangis, hingga berjam-jam baru dia menjelaskan alasan kepulangannya pada orang tuanya
Ayahnya Hyerin pun hanya bisa menelan kekecewaan
Takdir tetaplah takdir
Ia percaya sudah melakukan yang terbaik
Ada pepatah bilang 'jodoh tak akan kemana'
Walau tak mungkin, Hyerin masih berharap Taehyung adalah jodohnya
Lamunanya membawanya sampai di depan rumah,
Hyerin membuka pintu
"Hyerin pulang !"
Gadis itu membeku di tempat, pandangannya beradu dengan pandangan yang sangat ia rindukan
Senyuman itu menyapu hatinya yang sedang merindu
Air mata sudah menumpuk di pelupuknya, siap menjejak di kedua pipinya
"Hai", sapanya
Air mata Hyerin sukses meluncur, di lihatnya seluruh sudut ruangan kecil ini. Jantung Hyerin semakin mempercepat kerjanya, ada orang tua Taehyung
"Sayang, Taehyung datang untuk bebicara dengan mu, duduklah", ujar ibunya
Hyerin menggeleng, gadis itu melangkah mundur
Taehyung bangkit dan berniat menghampiri Hyerin, namun Hyerin semakin melangkah menjauh
"Hyerin, kau tidak melupakan ku kan", Taehyung meraih tangan Hyerin tapi gadis itu menepisnya
Mulut Hyerin terbuka, berusaha mengatakan sesuatu tapi tak ada kata yang tepat
Napasnya semakin memburu, gadis itu berbalik dan melarikan diri dari rumahnya
"Hyerin !!" Ibunya Hyerin berteriak
Taehyung pun segera mengejarnya
Entah apa yang ia pikirkan, saat ini dia tak mau bertemu dengan Taehyung ataupun keluarganya. Dia belum siap, lukanya belum sembuh
Yang ada lukanya akan semakin dalam kalau dia bertemu dan berbicara dengan Taehyung
Dia tak mau terlihat lemah, walau sejujurnya ia ingin langsung memeluk pria itu
Sentuhan pria itu, Hyerin merindukannya
"Hyerin !!", Taehyung menjerit memanggilnya
Hyerin tak peduli, gadis itu tetap berlari tak tentu arah
Yang terpenting menjauh dari Kim Taehyung, itu misinya
Sialnya gadis itu tak memperhatikan sekitarnya
KAMU SEDANG MEMBACA
FIRST LOVE II [KTH]
FanfictionBook 2 [on going] -Finally, just you and I- Cast : Kim Taehyung Park Hyerin Choi Seohee Friendships Romance ~~~ Sakit yang kau beri terlalu pedih Luka yang kau buat terlalu dalam Kisah yang kau ukir terlalu nyata Jadi jangan paksa aku melupakan sega...
![FIRST LOVE II [KTH]](https://img.wattpad.com/cover/105397225-64-k975706.jpg)