PART 28 (FOREVER)

2.3K 206 16
                                        

Hyerin menatap layar smartphonenya sendu, nama 'Kim Taehyung' terpampang jelas disitu
Berkali-kali panggilan masuk tapi Hyerin tak berniat menggerakkan jarinya menekan ikon hijau ataupun merah, gadis itu hanya terus menatap layar smartphonenya sendu

Tak hanya panggilan, berpuluh-puluh pesan telah masuk dengan nomor pengirim yang sama, siapa lagi kalau bukan 'Kim Taehyung'

"Huft~", helaan napas panjang keluar dari mulut Hyerin

"Maafkan aku tae", Hyerin mematikan smartphone miliknya dan memasukkannya ke dalam saku

Hyerin menaiki bus yang berhenti di hadapannya
Gadis itu memilih tempat duduk yang paling ujung, jauh dari keramaian. Hyerin menatap layar smartphonenya yang gelap, seketika air mata jatuh membasahi layar smartphonenya
Lagi dan lagi, gadis itu menghapus air matanya dan menguatkan dirinya sendiri

~~~

Jiyeon mengendarai mobilnya dengan kecepatan standar, sungguh dia sangat merindukan ranjang empuknya, namun harus bagaimana lagi, pria menyebalkan itu menyuruhnya mengantar tumpukan berkas yang harus ditandatangani

Tin....tin...

Jiyeon membunyikan klakson saat sudah berada di depan rumah Taehyung, tak lama gerbang terbuka secara otomatis

Gadis ramping itu turun dari mobilnya, dengan tumpukan map ia berjalan tergesa-gesa. Rasanya ia sangat ingin mencekik pria bernama Kim Taehyung

Jiyeon mendorong pintu rumah Taehyung dengan kaki kanannya, cepat-cepat dia menghempaskan map-map itu di atas meja

"KIM TAEHYUNG, TURUN KAU SIALAN !!", Jiyeon menjerit dari bawah tangga

"Jiyeon, sejak kapan prilaku mu seburuk ini"

"Tante Kim", Jiyeon membulatkan matanya sempurna

"Setahu tante, keluarga kita tidak pernah mengajari perilaku seperti itu. Kenapa kau jadi bertingkah buruk, tidak punya aturan, pantas tinggal di hutan"

Jiyeon tak mampu berkata apa-apa

"Kau sama saja seperti Taehyung, Kenapa semakin dewasa kalian semakin sulit diatur, bertingkah sesukanya. Hidup itu punya aturan"

Lagi dan lagi Jiyeon hanya diam

"Kenapa kamu tidak bilang pada tante ?"

Jiyeon masih menunduk

"Kamu tahu kan Taehyung tinggal bersama seorang gadis, kenapa kamu tidak memberitahu tante"

Jiyeon mengangkat kepalanya, memberanikan diri menatap mata gelap yang seolah siap menikamnya

"Karena ini tante, karena ini", Jiyeon menjeda kalimatnya "Jiyeon tidak mau memberitahu tante karena Jiyeon tidak mau hal ini terjadi, Taehyung bahagia bersamanya, Jiyeon tidak tega menghancurkan kebahagiaan Taehyung yang sudah terpendam bertahun-tahun, Jiyeon tidak tega merenggut senyum bahagia Taehyung setiap menatap gadis itu, Jiyeon tidak tega merusak penantian Taehyung, apa tante pernah memikirkan itu"

"Tante tahu yang terbaik untuk Taehyung"

"Iya, tante selalu tahu yang terbaik untuk anak tante, tapi tante tidak pernah tahu apa yang ia inginkan. Yang terbaik belum tentu yang diinginkan, tante melupakan itu. Tante terus memerintah Taehyung melakukan ini-itu, sampai-sampai ia harus memimpin perusahaan yang sebesar ini di usianya yang belum genap tiga puluh tahun, demi yang terbaik itu tante mengesampingkan keinginannya, tante lupa memikirkan kebahagiaannya. Mungkin dimata tante hidup dengan uang dan tahta yang tinggi itu yang terbaik untuk Taehyung, tante salah. Dia sudah bosan dengan uang, sejak kecil ia sudah hidup sangat berkecukupan, ia memang butuh uang, tapi ia juga butuh dan ingin kebahagian, gadis itu memberikan kebahagiaan yang tak bisa di beli dengan uang, gadis itu memberi perhatian yang lupa tante berikan kepada Taehyung, wajar kalau Taehyung sudah ketergantungan dengannya. Karena Taehyung juga manusia, dia punya perasaan, tante"

FIRST LOVE II [KTH]Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang