Perfect Strangers

9.5K 336 41
                                        

CAST:
Hansel (Hans) William (26th)

CAST:Hansel (Hans) William (26th)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Bellinda (Belle) Rowenz (24th)

Bellinda (Belle) Rowenz (24th)

Ups! Gambar ini tidak mengikuti Pedoman Konten kami. Untuk melanjutkan publikasi, hapuslah gambar ini atau unggah gambar lain.

Seattle

Sore itu langit kota Seattle sangat tidak bersahabat, semenjak pagi mtahari enggan menampakkan sinarnya. Awan hitam menyelimuti langit dan hujan pun terus menerus jatuh ke bumi. Terlihat seorang gadis dengan mantel berwarna hitam berlarian dengan tangan memegang tas diatas kepalanya menuju sebuah caffe. Sesampainya di dalam dia memesan segelas cokelat panas dan kemudian duduk disudut ruangan dengan kaca besar disampingnya. Awalnya dia terlihat menikmati cokelat panas ditangannya itu, kemudian seketika dia terdiam saat seorang penyanyi caffe tersebut menyanyikan lagu :

🎵🎵🎵
You were looking at me like you wanted to stay
When I saw you yesterday
I'm not wasting your time, I'm not playing no games
I see you
🎵🎵🎵
Who knows the secret tomorrow will hold?
We don't really need to know
'Cause you're here with me now, I don't want you to go
You're here with me now, I don't want you to go

Mendengar lagu tersebut, dia memandang keluar jendela mengamati hujan dalam diam.'this song remind me of you' batinnya seraya tersenyum miris dan tanpa sadar air matanya jatuh membasahi pipinya.

***
Belle POV

Kota Seattle hari ini diselimuti awan kelabu dan hujan tak henti-hentinya jatuh membasahi bumi. Aku rasa cuaca ini bisa menggambarkan bagaimana keadaan hatiku saat ini. Corta Caffe disinilah aku berada duduk disudut ruangan memandangi langit dan menangis mengingat kenangan manis itu. Enam bulan sudah hal itu berlalu namun semua momen yang kami habiskan bersama saat itu masih terekam jelas dikepalaku. "I miss you!" Gumamku.

"Merindukanku?" Ucap seorang pria tampan tiba-tiba seraya mencium keningku, pria itu tersenyum dan duduk di kursi kosong di depanku.

"I'm not" jawabku seraya menyesap cokelat panas ditanganku, "and where is mom, dad?" Tanyaku kemudian.

One Shot Life StoriesTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang