The Love in School part 5

33 8 0
                                    

Lain halnya dengan Yoga,Zulfa dan Putra,Aiza.
Zulfa," Kita kemana ini?"
Yoga,"Jalan jalan aja."
Aiza," Eh, Put, Aku ajak beli jus dulu yok."
Putra,"Okee, Eh , Kak, Aku beli jus dulu ya, nemenin Aiza." Putra pamit kepada kakaknya yang sedang bersama Zulfa.
Yoga," Ya, Eh kapan kamu nembak si Aiza? Kamu kan suka dia. " Yoga berbisik kepada adiknya.
Putra,"Hussh .. Diam kak. Kakak kapan nembak si Zulfa?"
Yoga,"Emang Zulfa punya perasaan sama aku?"
Putra,"Em.. Ya gak tau juga." Putra tertawa lalu pergi meninggalkan kakaknya yang sedang bersama Zulfa.
Aiza,"Kamu juga mau beli?"
Putra,"Tidak ah."
Aiza,"Sebenarnya Aku itu pengen buat kakakmu itu deket sama Zulfa, he..he..he.. Seperti aku menjodohkan Mas Dika dan Rahma."Aiza tertawa.
Putra,"Ha..ha..ha.. Bisa saja kamu.. Kalo kita yang njodoh njodohin siapa?" Putra berbicara tanpa berfikir.
Aiza,"Eh.. Gimana? Coba ulangi."
Putra,"Ha? Tadi aku bicara apa sih? Udah lah, ngak usah dibahas lagi, lagian juga ngak penting." didalam hati, Putra berkata " Lo,kok tadi aku bilang seperti itu ke Aiza, apa aku jujur saja ya, eh jangan dulu deh."
Sedangkan Zulfa dan Yoga...
Zulfa,"Eh.. Mas, kamu udah punya pacar ya?"
Yoga,"Belum, aku tapi menyukai seseorang."
Zulfa, "Siapa?"
Yoga, " Seseorang, dia itu selalu berrsamaku, tapi dianya gak peka."
Zulfa,"Tu orang minta diapain ya ha..ha..ha.. Mosok sama cowo setampan kamu ngak peka." Zulfa cemburu.
Yoga,"Ha..ha..ha.. Kamu menyukai siapa Zul?"  dalam hati, Yoga berkata ," Kamu ngatain diri kamu sendiri gak peka Zulfa? Ha .ha. Ha."
Zulfa,"Eh.. Emm.. Aku menyukai seseorang, tetapi dia ngak peka."
Yoga,"Aku ya?" Dengan pd nya, Yoga mengatakan kata kata tersebut.
Zulfa," Gr banget kamu Mas, ha..ha..haa.." Zulfa deg degan.
Yoga," Bercanda kok.. Ayo pulang saja lah, sudah sore, hampiri Putra dan Aiza yok." Menggandeng tangan Zulfa.
Zulfa," Eh.. Emm.." Zulfa melihat tanganya yang dipegangi oleh Yoga.
Yoga,"Eh.. Maaf ya kepegang tangannya." Pipi Yoga memerah.
Zulfa,"Eh.. Gakpapa kok, ayo Mas."
Yoga,"Ayo.."
Setelah Zulfa dan Yoga menghampiri Aiza dan Putra, mereka pulang ke rumah masing masing.
Keesokan harinya...
Aura," Pagi teman teman!" Aura menyapa ketujuh sahabatnya.
Tari,"Aura, nanti kita latihan apa tidak? "
Aura,"Tidak."
Nafi,"Katanya nanti seleksi lomba."
Heni,"Oh..iya.. Doakan ya semoga Aku,Nafi,Aura,dan Tari lolos ke seleksi, Amin.."
Tari,Rahma,Aiza,Nafi,Aura,Zulfa,Melati,"Amin..."
Rahma,"Eh.. Itu kenapa si Melati senyum senyum sendiri."
Melati,"Ha? Aku biasa saja."
Nafi," Kamu senyum senyum sendiri dari tadi."
Melati," Tadi malam, tiba tiba itu si Arya chat aku,dia dapat nomerku darimana coba?"
Aiza,"Ciee.. Mungkin dia dapat dari temannya."
Tari,"Lalu, Dia chat apa sama kamu?"
Melati,"Em.. Kasih tau ngak ya.. Jangan ah."
Zulfa,"Kenapa? Ah kamu gitu!" Zulfa mengerutkan dagunya.
Melati,"Dia tanya, aku sudah punya pacar atau belum."
Aiza,"Lalu kamu jawab apa?"
Melati,"Aku jawab belum, kan kalian tahu sendiri, aku menyukai Arya.. He.. He.."
Rahma," Kenapa kamu ngak jujur aja langsung?"
Melati,"Eh.. Em.. Ngak ah, belum saatnya hehe.."
Rahma,"Keburu ada yang nyukai dia ntar."
Melati,"Jangan gitu _- nanti kalau Mas Dika ada yang menyukai gimana jal kamu?"
Rahma,"Ya jangajan gitu dong, kan aku suka Mas Dika."
Melati,"Haa? Kamu suka?" Melati kaget, Aiza,Zulfa,Nafi,Tari,Aura,dan Heni ikut kaget.
Rahma,"Ya, aku jujur, aku memang suka Mas Dika, tapi diam ya, jangan beritahu dia."
Aiza,"Buahahahahahah, Akhirnyaaa kamu suka juga sama Mas Dika." Aiza tertawa keras sampai perutnya sakit tertawa terus terusan.
Rahma,"Kalian diam ya."
Melati,Zulfa,Aiza,Heni,Aura,Tari,Nafi,"Iya kami janji."
Lalu kedelapan sahabat tersebut tertawa geli karena mendengar pengakuan Rahma yang menyukai Mas Dika.
Kkrriinngg... Bel masuk sekolah berbunyi. Seluruh siswa SMPN Tunas Bangsa 3 masuk ke kelas masing masing.
Aiza,"Ciee.. Suka sama Mas Dika.. He.. He.."Aiza masih saja tertawa cekikian.
Rahma,"Hushh.. Diam ah.. " Rahma menempelkan 1 jari kanan dimulutnya.
Aiza," Benar kan kataku, kamu bakalan suka sama Mas Dika." Aiza tertawa hingga mengeluarkan air mata.
Rahma,"Bisa diam? Itu Bu Rini sudah ada di depan."
Aiza masih saja tertawa.
Aiza,"La habisnya geli aja, padahal aku cuma pura pura njodohin lo, eh ternyata suka beneran." Aiza tertawa.
Rahma,"Awas ya kamu, aku bilangin Putra."
Aiza,"Ehm. Jangan..." Aiza berhenti tertawa.
Rahma,"Makannya diam." Rahma gantian yang tertawa.
Aiza," Iya deh .. Iya.. "
        Kemudian bu Rini pun memasuki kelas . Saat pelajaran berlangsung pun Aiza tetap saja menggoda Rahma . Hingga bel istirahat berbunyi krrrrriiiinnnggggggg
Aiza:"Sholat yuk!"
Melati:"Ayo berangkat"
Heni:"Sebentar tunggu dulu"
Nafi:"Aku lagi dapet"
Aura:"Yah Nafi sama siapa dong?"
Rahma:"Aku juga lagi dapet"
Tari:"Ayo ke masjid "
Zulfa:"Oke siap"
       Kemudian Aiza,Tari,Heni,Melati,Zulfa,dan Aura bernajak pergi ke masjid . Sedangkan Nafi dan Rahma berada di kelas
Aiza:"Waduhhh ada putraaa dia sholat juga"
Melati:"Itu bareng sama Aryaa aduh alimnya"
Zulfa:"Kalian berdua samperin aja sana ha ha ha"
Aura:"Iya sana samperin "
Heni:"Palingan mereka ga berani ha..ha.ha.."
Aiza:"Ya iya lah mana berani"
Melati:"Masa ya kita nyamperin ga berani lah"
Putra:"Eh halo Aiza "
Aiza:"Eh putra hai" Aiza menjawabmya dengan hati yang sangat ber bunga bunga
Melati:"Hai Arya"
Arya:"Hai mel oh ya nanti kita pulang bareng ya mel tapi kamu aku ajak beli sesuatu dulu ya"
Melati:"Terus nanti Zulfa sama Aura gimana?"
Aura:"Aku nanti di jemput"
Melati:"Zulfa?"
Yoga:"Sama aku aja zul" suara yoga yang tiba tiba muncul di belakang Arya
Zulfa:"Eh oh iyaaa heehehe"
Heni:"Udah ayo ke masjid"
     Kemudian mereka pergi ke masjid dan menunaikan sholat duha
Aiza:"Aduhhh aku senemg bangett "
Melati:"Samaa aku juga"
Zulfa:"Apa lagi aku"
Heni:"Kalian seneng kita?"
Aura:"iya ga pasangannya heheheh"
Tari:"Cari dong ha...ha..haa.."
Aura:"Emang kamu punya?"
Tari:"Pastilah"
Aiza:"Apa?" Aiza kaget setengah mati begitu juga dengan Melati,Zulfa,Aura,dan Heni
Tari:"Pastilah ga ada ha ha ha" Tari langsung tertawa terbahak bahak melihat semua sahabatnya tertipu olehnya
Melati:"Untung sabar"
Mereka pun kembali ke kelas . Akan tetapi Rahma dan Nafi tidak ada di kelas mereka sedang pergi
Rahma:"Mereka cari kita tidak ya?"
Nafi:"Ah iya paling nanti juga ketemu"
Dika:"Eh Rahma mau kemana?"
Rahma:"Mau ke kantin "
Dika:"Oh ke kantin oke eh iya nanti kamu temui aku dulu ya sepulang sekolah ku tunggu di lapangan basket"
Rahma:"Ngapain?"
Dika:"Ada deh ya udah duluan byee" Dika pun berlari menuju kelas nya
Nafi:"Itu mas Dika kenapa ya?"
Rahma:"Ah enggak tau juga"
     Kemudian seusai mereka jajan mereka kembali ke kelas dan mengikuti pelajaran selanjutnya .
Krriiinnngggggg bel pulang pun berbunyi semua murid SMPN Tunas Bangsa 3 berhamburan keluar kelas
Aiza:"Ayo pulang ma"
Rahma:"Aku ada janji sama mas Dika kamu duluan aja ya za"
Aiza:"Waduh kencan ya hahahahahah"
Rahma:"Hissss -_-"
Melati:"Aku pulang dulu ya sama Arya udah di tunggu babay"
Zulfa:"Aku juga udah di tunggu mas Yoga duluan dadah" Melati dan Zulfa pun bergegas pulang
Tari:"Eh aku Heni , Nafi,Aura mau pulang bareng ga za?"
Aiza:"Bareng lah ga ada temen"
Aura:"Aduduh kacian Putra mana?"
Putra:"Apa aku?"
Aiza:"Eh eh Sejak kapan kamu disitu put?" Aiza kaget melihat Putra ada di seblah nya
Putra:"Barusan oh ya pulang yuk Za tapi aku ajak dulu beli makanan laperr"
Aiza:"Oh oke temen temen duluan ya sama Putra dadah"
Aura:"Habis sudah"
Nafi:"Biarkan mereka bahagia"
Heni:"Iyap ayo pulang"
   Mereka kemudian pulang sedangkan Rahma masih menunggu Mas Dika di lapangan basket
Dika:"Eh ma maaf ya nunggunya lama ya?"
Rahma:"Ah tidak apa apa kok"
Dika:"Sebenarnya ada yang ingin aku bicarain sama kamu tapi keburu sore besok saja lah ya"
Rahma:"Okelah gapapa kebetulan udah sore"
Dika:"Yaudah pulang yuk"
Rahma menjawabnya dengan anggukan . Kemudian mereka pun meninggalkan lapangan basket dan bergegas pulang

The Love in SchoolTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang