Kini dua anak laki-laki itu semakin tumbuh menjadi anak yang tampan. Bahkan nggak sedikit anak perempuan yang sudah berani mengungkapkan perasaan mereka pada Bobby dan juga Bima. Terlebih lagi Bobby dan Bima kini semakin jago di bidang apa saja, baik pelajaran di sekolah maupun yang lainnya. Tapi tidak banyak juga yang berakhir dengan penolakan dari mereka berdua.
Tumbuh menjadi pribadi yang berbeda dari sebelum-sebelumnya membuat keduanya sering mendapat pujian, meski sedikit tapi setidaknya membuat mereka tersadar kalau keduanya sudah berhasil tumbuh menjadi sosok yang lebih baik.
Aldebaran Bobby Pradipta dan Abinaya Bima Basupati kini sudah duduk di bangku kelas lima Sekolah Dasar dan tentunya sibuk dengan persiapan untuk mengikuti Ujian Nasional. Meskipun masih satu tahun lagi tapi mereka sudah menyiapkan sejak dini. Alasannya sih karena keduanya ingin masuk di Sekolah lanjutan yang sama.
Tapi pada kenyatannya, hubungan mereka akhir-akhir ini sedikit terganggu karena Bobby dekat dengan satu anak perempuan yang paling cantik di kelas mereka. Sebenarnya sih nggak ada hubungannya sama Bima tapi nggak tahu kenapa anak itu jadi suka uring-uringan di rumah.
Bahkan Bundanya Bima sempat berpikir, apakah anaknya ini termasuk penyuka sesama jenis atau bagaimana. Tapi dengan tegas Bima menepisnya, gila aja. gitu kata Bima.
Bima uring-uringan tuh katanya, dia jadi jarang main bareng sama Bobby. Soalnya Bobby lebih sering main kemana-mana sama anak perempuan itu.
Kalau kata Bima, Bobby itu kayak kacang lupa kulitnya. Dia udah bener-bener sombong sekarang.
Bahkan waktu di jemput Bima ke rumahnya buat main ke warnet bareng, tau nggak katanya Bobby apa?? Bobby bilang kalau dia udah ada janji sama anak perempuan itu, mereka berdua mau jalan-jalan pakai motor Kakaknya Bobby.
Bima seketika menekuk wajahnya berlipat-lipat dan nggak berhenti memaki Bobby, kemaren sombong eh sekarang pamer si bangsat.
Setelah itu, Bima udah nggak mau jemput Bobby. Kalau berangkat les, Bima lebih milih berangkat sama teman-temannya yang lain. Sampai guru lesnya peka banget kalau mereka berdua lagi ada masalah.
Setelah kelas les selesai, keduanya di panggil sama guru les mereka. Soalnya kan nggak enak di lihatnya. Tadinya baik-baik aja, bahkan lengket banget kayak upil sama ingus. Sekarang kok jauh-jauhan gini.
Akhirnya setelah di pertemukan, keduanya masih saling diam dan Bobby sendiri merasa nggak ada salah apa-apa sama Bima sedangkan Bima nggak mau lihat Bobby sama sekali.
si guru les itu mengerutkan keningnya, lagi mikir gimana caranya biar mereka berdua baikan. terus tiba-tiba ada dua buah bohlam lampu di sisi kanan dan kiri kepalanya. Bima dan Bobby pun di berikan beberapa uang untuk membeli sebuah makanan untuk guru les itu dan tentu untuk mereka berdua juga. Setelah itu mereka berdua kembali ke tempat les dan mengikuti arahan guru lesnya untuk ikut main games bareng.
Iya, main games di rumah guru lesnya.
Guru lesnya tau betul, siapapun kalau lagi marahan terus di ajak main games bareng pasti di jamin marahnya bakalan ilang.
Tapi terkadang setelah selesai main games bakalan balik marahan lagi, ya itu juga berlaku sama Bima ke Bobby.
Bima masih sosoan ngambek gitu padahal Bobby udah minta maaf juga kalau sering alasan ini itu waktu di ajak main sama Bima. Dan dengan sengaja si guru les itu menjauh dan memberi ruang buat mereka berdua biar bisa saling bilang perasaannya.
Ini bukan perasaan cinta HEI tapi ini perasaan antara sahabat sama sahabat. Biar nggak ada lagi rasa yang di pendam.
Keesokan harinya, keduanya udah baik-baik aja. Bahkan sangking baiknya, sampai-sampai anak perempuan yang dekat sama Bobby jadi dekat juga sama Bima. Padahal sebelumnya Bima kesel banget sama anak perempuan itu. Kini ketiganya jadi sering kemana-mana bareng.
siapapun temannya Bobby bakal jadi teman aku juga, prinsip baru ala Abinaya Bima Basupati.
KAMU SEDANG MEMBACA
double b✔
Humorintip lika-liku persahabatan antara Bobby dan Bima, si Double B.
