Kemarau Lalu

64 2 0
                                    

kepada kemarau yang telah lalu
dan senja yang cepat pergi,

hai, biarkan aku bercerita
tentang mimpi yang seringkali terhempas
dan langkah yang seringkali terhenti
membawaku keluar dari zona stagnasi
menjadi lebih berani memutuskan untuk menjadi diri sendiri
apapun yang terjadi, mandiri!

kepada daun-daun yang gugur
juga angin yang membawamu pergi
sudikah kau bercengkrama dengan aksara-aksara semu ini?

semesta selalu memberi makna pada setiap asumsi ruang dan waktu
dan pintu-pintu yang selalu terbuka apabila kau mau memasukinya
pun resiko yang kau ambil dari setiap warna yang ada
tidak akan sia

kepada langkah yang akan terus berlanjut
dan mimpi yang tak mudah dipatahkan lagi,

melangkahlah pada alur-alur yang telah ditetapkan Tuhan untukmu
meskipun kadang terang, kadang juga suram

jangan ambil jalan ragu
berpetualanglah tanpa peduli orientasi waktu
kau mampu!

novotel samator surabaya, maret 2018

Sajak SemenjanaTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang