mereka beradu,
jemari sibuk menari-nari
namun nurani tak punya nyali
mereka membisu,
menatap layar dengan utuh
membuang sekitar berlagak tak butuh
makhluk sosial tanpa sosial
semoga masih bermoral
mereka sibuk mencitrakan diri
dalam bumi mereka yang penuh delusi
terkadang membuat yang lain iri
berkomentar sampai lupa harga diri
melanglang buana dalam rangkaian
huruf dan media visual yang mewakili
duniaku membisu
duniaku menuli
duniaku sunyi
kemana mereka semua pergi?
paradoks?
duniaku tidak tuli
duniaku tidak bisu
ya, mereka ramai
tapi dalam layar semu
selamat sibuk menari-nari dengan jemari
sampai lupa waktu
sampai lupa diri
KAMU SEDANG MEMBACA
Sajak Semenjana
PoesíaPesanku pada semesta; Selamat pukul tiga, selamat mengangkasakan do'a-do'a jangan lengah merangkai harap jangan lelah memperbaik diri sampai waktunya kau kembali. Selamat membaca, sajak-sajak yang dirangkai pukul tiga dengan semenjana semoga bisa be...
