Agustus 2008
Tiada hari tanpa main berdua, seolah olah Angga ada untuk Via, dan Via untuk Angga. Mungkin karna mereka berdua memang seperti anak pada umumnya yang kerjaannya hanya bermain, belajar, sekolah, tidur, makan dan sholat. Tapi mereka berdua seperti punya dunianya sndiri, seperti sebuah keharusan bagi angga untuk mengantar via pulang sampai rumah dengan slamat, kata angga sih 'takut vianya di gangguin anak kampung' of course, pernah kejadian skali dua kali waktu itu via pulang sndiri dan di cegat anak kampung. Ketika sampai di skolah via bercerita ke angga, angga yg geram karna via bercerita sambil menangis, menarik wajah gembul itu dan memeluknya.padahal mereka baru kelas 2 sd. Ingat, kelas 2 sd.
*dikelas
'Angga tadi pas aku mau skolah di cegat sama anak kampung situu tuh, trus mereka minta duit jajan aku sambil dorong2 aku sampe jatuh, nih lutut aku sampe bedarah.' kata via sambil menangis.
'Yang mana orangnya? Kira2 kalo kamu pulang suka ketemu ga? Nanti aku beliin hansaplast aja ya biar lukanya sembuh' kata angga khawatir.
'Hiks hiks aku sering liat dia sih kalo pulang sekolah, dia yang item itu, kalo skolah pake speda warna merah'kata via sambil menangis.
'Udah jangan nangis vi,(sambil memeluk wajah gembul itu) aku beli hansaplast dulu ya. Tunggu sini, kamu mau apa? Oiya mama aku ada bikinin roti bakar nih buat kamu' kata angga sambil mengambil kotak makan yg memang di bawanya 2 buah.
'Wih asikkkk makasi ya anggaa' ucap via sambil menerima.
Ga lama kemudian angga pergi dan kembali lagi membawa hansaplast.
'Sini vi kakinya aku obatin' kata angga.
Via mengangguk sambil memakan roti dan mengangkat kaki kanannya yg terdapat luka kecil yang ada sdikit bekas pasirnya, sebelum menempelkan hansaplast angga mengelap terlebih dahulu butiran pasir nya itu dengan dasi merah yang ia gunakan. Dan ketika selesai menempelkan hansaplast.
*Cupp
Angga mencium hansaplast yang menempel pada luka via.
'Kata mama aku kalo lukanya di cium, pasti langsung sembuh hihi' katanya sambil tertawa.
'Iyaa ih,wahh langsung sembuh. Makasih ya angga' kata via dengan senang.
'Nanti kamu pulang nya aku bonceng aja ya, sekalian aku mau marahin anak kampungnya' kata angga.
'Kan rumah kamu jauh angga. Kan muter2 aku bisa sendiri kok. Kan aku uda gede'kata via sambil nyengir.
'Pokonya aku mau marahin anak kampung itu biar berenti gangguin kamu lagi vi. Aku gamau kamu di gituin lagi' ucap angga.
Via hanya diam sambil tersenyum. Tapi entahlah, untuk anak sekecil ini, ia mulai menyukai anak laki laki yang berusaha menjaganya, mengantar dan menjemputnya skolah tiap hari walaupun harus memutar jauh,yang membawakannya bekal ke skolah setiap hari, yang rela bermain masak2an ataupun barbie dengan via dan membuat via-nya tersenyum adalah sebuah hal yang menjadi keharusan.
September 2010
Setahun terasa sebulan, sebulan terasa seminggu, seminggu terasa sehari.
Tiba tiba mereka sudah naik ke kelas 4.Tapi..
'Vi kata mama aku mau pindah'kata angga.
'Mau kemana?'tanya via dengan cemberut.
'Aku gatau, mau pindah sekolah juga katanya' kata angga dengan rasa bersalah.
'Yahhh aku gapunya temen lagi dong, nanti kalo kamu gaada, yang anterin aku pulang siapa? Yang marahin anak kampung yang suka gangguin aku siapa? Yang suka bawain aku roti bakar siapa? Yang mau main barbie sama aku siapa? Yang bikin aku ketawa siapa? Angga. Aku gamauu. Jangan pergi. aku gapunya temen.'kata via sambil menangis.
'Vi kamu jangan sedih. Kita pasti bakal ketemu lagi kok. Aku bakal sering kerumah kamu. Nanti aku kasi nomer telpon mama aku. Biar kamu bisa cerita ke aku siapa yang gangguin kamu. jangan nangis vi, aku gasuka liat kamu nangis, aku bakal selalu ada buat kamu kok' kata angga sambil berusaha menguatkan via.
Tidak sampai seminggu. Benar, angga benar benar pindah. Angga benar benar meninggalkan via. sedih rasanya, via jadi tidak mau skolah, tidak mau makan, dan ia hanya menangis memanggil angga. Pernah denger anak kecil galau? Nah ini yang di rasakan, padahal mereka hanya berteman, tapi 4 tahun bukan waktu yang sebentar bukan?. Via yang tadinya pendiam dan susah berteman menjadi sangat ceria dan menjadi bawel ketika bertemu angga. Seolah olah angga adalah energi positive dan kebahagiaan untuknya, tapi ketika angga pergi, via kembali menjadi introvert, ia menyendiri lagi. Entahlah, bukannya tidak mau berteman, ia hanya merindukan seorang anak laki2 yang slalu berusaha membuatnya tersenyum itu. Via menjadi aneh, sangat tertutup.
Juni 2015
Bertahun tahun kemudian,via sudah menjadi gadis remaja, ia tidak lagi segembul dulu, ia kini terlihat langsing, pipinya yang cubby berubah menjadi tirus, langkahnya menjadi sangat ringan, matanya yang sipit berubah menjadi sedikit belo dan berwarna kecoklatan, kulitnya yang putih bersih membuatnya cocok memakai baju apa saja, kini ia telah berubah menjadi via yang remaja. Ia memilih salah satu skolah menengah kejuruan, banyak yang bilang kalo skolah itu stm. Aneh memang, untuk anak perempuan biasanya memilih akan masuk sma dan memilih jurusan ipa atau ips, tapi tidak untuk via. Dia memilih masuk stm dan memilih jurusan listrik. Okay kalian bisa bayangin, satu kelas isinya cowo semua. jarang banget ada cewenya ada sih tapi bisa lah diitung pake jari. Skolah ini berbeda dengan skolah yang lain, mereka memakai sistem ketarunaan sebagai mabis nya. Fyi guys, mungkin kalo kalian suka nonton di tv ada tentara2 yang kaya di latih2 gitu. Iya kaya gitu.
Diadakannya ketarunaan agar satu kelas dengan jumlah 40 orang itu dapat mengenal satu sama lain,dapat memupuk jiwa corsa, dan mempunyai tingkat ke solidaritas yg tinggi terhadap teman. Sungguh menarik.
Sebelum taruna, kita ada mabit. Yaitu masa bimbingan taruna. Semacam mos tapi hanya 3 hari, kita akan di berikan pelajaran dan macam2 materi tentang skolah dan apa yang akan dilakukan nanti saat taruna. Mulai dari duduk siap yang membuat kaki dan punggung terasa encok, memakai kerudung yang harus di lilit di leher dan dimasukan ke dalam baju, makan yang tidak berisik tapi harus tetap duduk tegap dan di berikan waktu yang sesingkat2nya, memakan buah dengan cepat, izin terhadap senior jika ada butuh apa2, permisi dengan senior yang harus menggunakan ppm, ah pokonya banyak. Awalnya via hanya mengira, ah ini akan biasa biasa saja. Tapi ternyata taruna itu...
KAMU SEDANG MEMBACA
Andrealivias Van Been
RomanceAndrealivias van been. Perempuan yang cantik namun tomboy, galak dan jutek. Receh, penuh typo dan sangat penuh konflik. *88 teenager (20/07/18) *123 teenfiction (25/06/18) *345 humor (24/06/18)
