"Ehh sall, lo udah ketemu belum sama anak baru yang ganteng itu?" tanya fio.
"Ohh itu, gue udah ketemu kok pagi ini , dia nanya ke gue ruang kepala sekolah". Jawab sallma dengan santai.
" WHAT !!! SERIUS LO SALL?? ". Pekik fio yang kaget dengan ucapan sallma .
"Iyaaa, fio ku s.a.y.a.n.g". Ucap sallma dengan menekan kata terakhir di ucapan nya.
" santai dong sall, gue kan ga tau kalo emang lo udah ketemu dia".ujar fio yang diiringi cengiran khas nya.
Di saat sallma dan fio sedang asyik ngobrol, tiba tiba si qila datang dengan teriakan nya, yang membuat seisi kelas menutup telinga nya dan menatap qila dengan tajam.
"Pagi semua, qila cantik udah datang". Teriak qila sambil menuju ke tempat duduk nya.
" kok kalian semua pada liat gue kek gitu? Terpesona ya sama suara emas gue?" ucap qila dengan polos yang masih berdiri di depan kelas .
" HAH? TERPESONA SUARA LO?! BAHKAN SUARA LO ITU LEBIH BAGUS DARI SUARA KNALPOT". jawab steven yang merupakan ketua kelas di kelasnya.
Ucapan steven berhasil membuat satu kelas tertawa berbahak bahak dan yang di tertawakan hanya bisa memasang wajah kesalnya.
"yaelah qil masih pagi udah bikin heboh satu kelas aja" bisik fio yang mendekati tempat aqila.
Tiba - tiba si bu susi datang yang mengajar fisika di kelas nya, yang membuat satu kelas duduk rapi di tempat nya masing masing.
"Pagi anak anak". Sambut bu susi
"Pagi buuu...." jawab serempak satu kelas.
"Hari ini kita akan kedatangan anak baru, ayo masuk! ". Ujar bu susi
" Ayo perkenalkan nama kamu ". Perintah bu susi.
" hai, kenalin nama gue devan, gue pindahan dari bandung, semoga di sini gue bisa berteman baik dengan kalian". Ucap devan yang memperkenalkan diri nya.
" ada yang mau di tanya kan? ". Tanya bu susi pada anak murid nya.
" anjir gebetan gue nih"
" minta id line nya dong "
" wihhh cogan nih ".
* Dan masih banyak pertanyaan yang lain....
" stop... Kalian kok malah pada berisik sih? Yaudah , sekarang kamu boleh duduk di bangku yang kosong". Ujar bu susi yang mempersilahkan devan duduk ke tempat nya...
'' baik anak anak buka buku paket kalian hal 55 dan kamu devan untuk sementara kamu liat teman sebangkumu dahulu, terus nanti kamu ambil buku di perpustakaan" ucap bu susi.
'' siaapp buu " jawab devan yang paham pada ucapan bu susi.
_____________________
sementara di lain tempat
Dafa pov on
Kringgggg......
Suara alarm berbunyi, yang menandakan matahari telah terbit, dengan malas dafa berusaha mematikan alarm yang mengganggu tidur saat ini dan berniat melanjutkan tidur yang sempat tertunda karena alarm berbunyi.
" sayang, ayo dong kamu bangun!! Sekarang udah siang nanti kamu bisa terlambat! ". Ucap mama dafa yang bernama winda, berusaha untuk membangunkan anak nya yang masih tertidur pulas.
sementara si anak yang sedang di bangunkan hanya menggeliat malas dan semakin membenamkan kepala nya pada guling dan bantal yang ada di sekitar nya.
Winda hanya menghela nafas panjang dan berpikir bagaimana cara membangunkan anak nya yang memiliki kebiasaan bangun siang.
" Dafa, kalo kamu ngga bangun, mama bakal bilang ke papa buat cabut fasilitas kamu semua " ucap mama dengan tegas tapi lembut.
Entah kenapa Ucapan sang mama mampu membuat gue langsung bangun dan langsung lari ke kamar mandi...
"Giliran ngomong gitu , baru bangun" gumam winda yang hendak keluar dari kamar si dafa.
Setelah gue menyeselesaikan ritual mandi lalu gue bersiap datang ke sekolah , gue juga tak lupa membenarkan rambut yang membuat gue semakin tampan dan mengambil tas menuju berangkat sekolah.
"Perfect" gumam gue saat di depan cermin
" mah, Dafa berangkat dulu yaa.." pamit gue pada mama saat turun dari tangga.
" kamu ga mau sarapan dulu? ". Tanya winda yang datang dari dapur
" ngga mah, soalnya Dafa udah telat".. Ujar gue mendekat ke arah mama winda
" lagian kamu sih dibangunin nya susah, nih ya mama tuh capek bangunin kamu yang udah kayak orang mati.'' omel mama
" ya ampun mah masih pagi udah dapet omelan, yaudah deh mah , Dafa berangkat dulu ya, Assalamualaikum ". Ucapku lalu mencium punggung tangan sang mama.
" Waalaikumussalam, hati hati di jalan". Teriak winda menatap punggung dafa yang menjauh ke arah keluar rumah.
selesai mengambil motor sport dari garasi dan Sebelum menaiki motor ,gue sempetin membuka ponsel gue dan terlihat ada beberapa notif di sana.
Line 999+
Message. 32
Whatsapp. 135
Twitter. 89
Setelah melihat banyak notif pesan yang kebanyakan dari fans cewek di sekolah gue, dengan cepat gue membuka pesan dari kenath.
Kenath_
Daf, lo di mana? Lo masuk sekolah kan?
07:05
gue otw
07: 13
Setelah gue membalas pesan si kenath sahabat gue di sekolah, lalu gue beralih ke pesan devan, sahabat kecil gue.
Dev.aann
Daf, lo tau ga?
06: 45
ga
07:15
gue pindah ke jakarta
07:16
dan sekarang gue ada di sekolah lo.
07:17
serius ?
07:17
iyalah dafa masa gue
bercanda sih.
07:18
ydh, istrht ktmu
07:18
Oke.
07:19
Setelah membalas pesan dari si devan , lalu gue langsung menutup ponsel gue dan meletakan nya di kantung baju seragam dan melajukan motor dengan kencang meninggalkan rumah dan menuju sekolah ...
Di sekolah
Sesampai di sekolah , gue ngeliat gerbang sekolah sudah di tutup dan gue langsung membunyikan klakson supaya di bukain gerbang oleh pak satpam.
" anjirr, gerbang nya udah di tutup lagi" gumam gue .
" pak, bukain". Pinta gue pada pak satpam.
"Ehh, si aden telat lagi '' ujar pak satpam sambil membuka kan pintu gerbang
tanpa menjawab sapaan dari pak
satpam dafa langsung menjalankan motornya menuju parkiran.
"Untung aja, ga ada si ketos sialan" bathin dafa
Dafa pov off
___________________
_____________________________
___________________
Jangan lupa Vote and comment nya...
KAMU SEDANG MEMBACA
Ketua Osis Vs Kapten Basket
Fiksi Remaja"Semua cinta itu bikin Buta manusia. Buta Mata, Hati, dan merusak pikiran manusia" Ucap Sallma penuh penekanan d setiap katanya. "Ga semua cinta itu bikin buta, tergantung sang insan nya aja si gimana cara ngejalanin hubungan nya itu. Kaya hubungan...
