Helloo~
dabel apdet nih :v
ini ada chapter khusus.....
bukan spesial chap kok.
spesial chap nya menuju ending.
happy reading!💜
"Hm, setidaknya jangan berlama-lama. Gue terlanjur masukin foto lo di ig gue." ucap Yoongi sambil menaruh piring di wastafel.
foto gue? -batin Nara.
Buru-buru Nara mengambil HP dan membuka instagramnya.
Apa yang dia.... what the hell! Gue jelek disitu aish!-batin Nara.
"Hm, gue terima atau ga ya? Sejujurnya gue suka dia, tapi...
gue takut kalo dia bakal ninggalin gue." gumam Nara.
Remember, telinga Yoongi ada dimana-mana?
Sejujurnya Yoongi ingin memeluknya dan mengakui kalau dia memang benar-benar cinta kepada Nara, tetapi rasa gengsinya sebagai orang swag menodai keinginannya tersebut.
Semoga ini yang terbaik -batin Yoongi.
Setelah mencuci piring, Yoongi melangkah ke kamar dan mengunci pintu.
Sumpah, dia tidak tahu harus-
ah lebih tepatnya menahan malu.
Bagaimana bisa seorang Min Yoongi-
pemuda cool dan swag tetapi menjadi,-
memalukan didepan seorang gadis.
HEOLL, GADIS?!
Sejujurnya Yoongi ingin menghampiri kamar Nara setelah membuat keputusan yang berat, tetapi hatinya benar-benar tidak tahan untuk mengatakan sejujurnya kepada Nara.
Dan sebab itulah Yoongi menyatakannya dimeja makan.
Kalian tau, Yoongi hampir tidak tidur semalaman karena memikirkan kapan waktu yang pas untuk menyatakan perasaan.
Tapi, Seokjin mendesaknya tadi pagi sebelum Nara bangun, untuk mengungkapkan yang sebenarnya sebelum Nara jatuh ke lain hati.
Well, kalian bisa menganggap Seokjin sebagai 'mak-comblang'-nya Yoongi dengan Nara.
Karena Seokjin tidak ingin Nara jatuh ke orang yang salah.
Cukup Seokjin yang pernah mengalami itu, kini ia dan pasangannya bisa menjalani kehidupan normal.
Hm, kalian pernah berfikir, kenapa cinta itu benar-benar mempunyai resiko?
Karena cinta itu harus benar-benar siap menerima semua prediksi apapun.
Bukan ramalan, bukan menebak.
Tapi, hanya sebuah resiko.
Dan tentunya, kebahagiaan.
Kalian tau, cinta itu bisa sangat manis,-
ah lebih tepatnya sangat menggiurkan.
Cinta itu adalah rasa manusiawi yang masih melekat di kehidupan kita.
Cinta tak hanya berupa cinta terhadap kekasih, tetapi cinta bisa juga menujukkan kepada orang tua, bahkan hewan pun bisa kalian cintai.
Well, meskipun terdengar sedikit,-
ya seperti itulah.
Cinta bisa saja berakhir tragis.
Seperti kisah Romeo dan Juliet.
Mereka meninggal bersama-sama karena cinta, bukan?
Nah, cinta memang benar-benar harus bisa menerima segala resiko.
Hubungan yang retak, benci, dan sebagainya.
Tetapi dibalik hal mengerikan tentang cinta, bukankah cinta itu sungguh sangat indah?
Rasanya kita seperti diberi obat penyemangat untuk menjalani hari-hari kita dengan semangat.
Tetapi ingat, cinta kadang-kadang bisa berubah menjadi obat, yang bisa saja meracunimu.
Karena itu, buatlah hal yang baik dengan kata "cinta", dan gunakan itu baik-baik.
Nara harus menanggung semua resikonya.
Tetapi, cinta sangat indah bukan?
Kalian jangan terbuai dulu dengan keindahan dari cinta...
TBC🌌
heloo!
gimana chapter kali ini?
diakhir cerita, bahasanya agak baku ya wkwk XD
itu iseng aja, sebenernya mau buat yang chapete (baca sj. 2) itu pake bahasa yang baku, sama seperti tadi.
Tetapi, apa salahnya mencoba bukan?
Tunggu kelanjutan chapter baca sj. (2) YAAAA😂💜
itu pengganti cerita yang awthor unpublish.
see u again🙆
KAMU SEDANG MEMBACA
Dingin tapi Sayang; MYG
Fanfiction"Gue temenin lu nonton boleh? Sekali-kali gue pengen nonton. Drakor kan?"-Yoongi. "Haha, tumben kakak ngajak nobar?"-Nara. Berawal dari kepindahan Yoongi ke rumah Jin, lalu bertemu dengan Nara, adik Jin. 'Yoongi dingin tapi gue sayang'-Nara 'Cerewet...
