Hoseok.Eunha

2.6K 143 1
                                        

JUNG HOSEOK POV

Masih ingat dengan gw, Jung Hoseok yang dianggap jomblo hampir disemua fanfiction? Okey, gw mau ceritain cara gw nembak Eunha.

Jung Hoseok POV END

Sebuah pesan masuk dihandphone-nya Eunha. Eunha memeriksa dan ternyata itu adalah pesan dari Hoseok.

Jhope: Eunha.
Eunha: ?
Jhope: jln kuy.
Eunha: kmn
Jhope: gw bakalan ngajak lu ke suatu tempat, tpi  please jangan nolak y.
Eunha: ok.

Fyi, Eunha sebenernya suka Hoseok. Cuma dia ga mau perasaanya diketahui siapapun, apalagi sama Nara. Bisa berabe entar.

Eunha tengah memilih pakain yang pas untuk kencannya bersama Hoseok. Kata Eunha sih kencan. Wkwkw.

Ia memoleskan bedak seperlunya, memakai lip balm, dan memakai parfum agar terlihat aura 'perempuan'-nya.

Ting Tong!

Bel kelas berbunyi.
Engga lah, bel pintu rumah Eunha.

Hoseok dateng pake baju piyama-eh?

Pake baju kemeja lengan pendek, jeans, sepatu sneakers, dan yang pastinya; jam tangan.

Hoseok juga udah persiapan dari rumah pake parfum, pomade, dan pewangi mulut. Biar wangi katanya.

Yang membuka pintu adalah Ibu Eunga.

"Selamat sore menjelang malam, Te."
"Iya, kamu siapa ya?"
"Temennya Eunha, nama saya Hoseok. Eunha mau jalan-jalan sama saya, Tante. Soalnya Nara yang ngajak, tante keberatan ga kalo saya sama Eunha berangkat bareng?"

"Oh tentu saja, ya. Kamu janji ga ngapa-ngapain Eunha kan?"
"I-iya, Tante. Lecet sedikit, Tante bisa pukul saya sebagai jaminan."

Huhu, Ibunya Eunha cuma ngetest Hoseok tuh berani atau engga minta izin sama dia.

Hoseok pun menunduk. Takut dicurigai, katanya.

"Hahaha, nak santai aja. Tante udah tahu kok sama kamu, Eunha sering cerita sama Tante."

Eunha cerita sama ibunya? tanya Hoseok dalam hati.

"Eh masuk dulu nak, nanti sekalian Tante buatin minum."
"Engga usah Tante, Hoseok ke sini cuma mau jemput Eunha."
"Kalo gitu, enaknya ngobrol di dalem. Yuk!"

Hoseok pun masuk ke rumah Eunha dan dipersilahkan Ibunya Eunha.

"Nah, Tante mau cerita. Eunha itu cerita sama Tante, kalo dia suka sama orang yang namanya Hoseok. Dia ga pernah nunjukkin fotonya, tapi kalo cerita sama Tante pasti ada nama Hoseok.

Trus Tante tanya, Hoseok itu sudah tahu perasaan kamu belum? Kata Eunha, belum Ma. Aku ga mau dia ngejauh kalo dia tahu perasaan aku. Nara aja yang notabenenya sahabat karib aku aja ga tahu, aku ga mau semuanya ancur. Mendingan aku simpen sendiri, gitu kata Eunha."

o selama ini Eunha suka sama gw? Aduh jadi canggung kalo dia tahu gw tahu perasaan Eunha.

"Hoseok!"

Nah itu dia. Sang tokoh utama datang. Lengkap dengan tas dan juga sepatu.

"Maaa, kenapa ga bilang ada temen Eunha sih? Kan ga enak kalo dia nunggu."
"Abis kamu lama, mama suruh masuk aja sambil cerita. Iya kan, Hoseok?"
"I-iya, Tante."

"Kok mama tahu nama dia Hoseok?"
"Dia yang ngenalin diri."

Cepat-cepat Eunha menarik ibunya untuk mendekat ke Eunha.

"Mama udah cerita rahasia aku?"
"Belum, why?"
"Kalo dia tahu,mampus aku ma."
"Ya kan kamu cuma suka?"
"Ya tapi nanti aku yang canggung. Ihh mama!"
"Serah. Huh."

Ibu Eunha pun menyuruh Eunha cepat keluar bersama Hoseok.

Eunha keluar dahulu, lalu Ibu Eunha menarik tangan Hoseok untuk mendekatinya.

"Jangan sampai kamu nyakitin perasaan anak saya, kamu jangan pacarin dia karena rasa kasihan. Jangan sampe jauh sama anak saya, nanti dia kecewa. Jaga baik-baik ya, Tante pegang janji kamu."

Abis gitu Ibu Eunha dada sama mereka berdua.

TBC.

Akhirnya saya kembali ya, setelah lama bergelut dengan pikiran saya. Jujur, agak kaku, karena sekarang udah nulis pake bahasa baku. Hehe.

Makasih semua yang udah vote dan komen, yang baca juga makasih ya!

Tenang, masih ada chapter selanjutnya.

Stay tuned, ya.

-💜

Dingin tapi Sayang; MYGCerita yang bikin terobses. Temukan sekarang