Tell Me You Love Me

515 47 20
                                    



Tell Me You Love Me


Hening

Suasana begitu hening diantara Rena dan Minkyung, setelah beberapa waktu yang lalu Rena mendapati Minkyung sedang berciuman dengan Yuha, Rena tidak mengucapkan satu katapun pada Minkyung membuat wanita itu merasa bersalah, bukan merasa lagi dia sudah bersalah. Rena menunggu Minkyung mengatakan sesuatu, tapi hingga beberapa saat dia menunggu, Minkyung tak kunjung berbicara, dia hanya menundukkan kepalanya.

"Eonni" panggil Rena

Minkyung terperanjat mendengar Rena memanggilnya Eonni, dia tidak suka panggilan itu, terkesan ada jarak diantara keduanya.

Rena menatap Minkyung yang masih tertunduk. Rena menarik nafasnya, dia tidak ingin hubungannya dengan Minkyung menjadi beban. Rena sadar hubungan mereka atas perjodohan kedua orangtua mereka, wajar kalau Minkyung tidak menyukainya dan lagi Minkyung sudah memiliki kekasih saat dia dijodohkan dengan Rena, Yuha adalah kekasih Minkyung, meskipun sekarang status mereka sudah mantan kekasih karena Yuha tidak ingin menjalin hubungan dengan seseorang yang akan dijodohkan.

"apa tak ada sedikitpun perasaanmu padaku?" Tanya Rena

Minkyung diam, badannya terkaku, pertanyaan sederhana Rena membuat Minkyung diam mematung. Minkyung tidak tahu harus menjawab apa, apa yang harus dia katakan pada Rena tentang perasaannya.

Rena menghela nafasnya, diamnya Minkyung membuat Rena meyakini satu hal, kalau Minkyung tidak memiliki perasaan apapun padanya dan mungkin tidak akan pernah ada perasaan itu untuknya.

"kau bisa berfikir ulang sebelum semua terlambat" ucap Rena

Tenggorokkan Rena terasa kering mengatakan hal itu, terlalu menyakitkan dirinya untuk melepaskan Minkyung, dari awal dia dijodohkan dengan Minkyung dia sudah mencintainya, ah sebelum perjodohan itupun Rena sudah mencintainya, Minkyung kakak tingkatnya di universitas dan Rena sangat mengaguminya, bak gayung bersambut kedua orangtua mereka menjodohkan keduanya, tentu saja Rena begitu senang walaupun dia harus berjuang untuk mendapatkan hati Minkyung yang sudah berpemilik.

Minkyung mengangkat kepalanya, memberanikan diri menatap Rena, tatapan mereka bertemu dan Minkyung bisa melihat bagaimana terlukanya Rena, Minkyung bukan tidak tahu kalau Rena mencintainya, dia tahu, Rena selalu mengungkapkan bagaimana cintanya dia, menunjukkan pada Minkyung kalau perasaannya itu tidak main-main, Minkyung hanya menutup mata dan hatinya saat tahu Rena mencintainya.

"sebelum pernikahan terjadi, kau bisa membatalkan semuanya dan aku akan berbicara pada orangtua kita"

Dada Minkyung terasa sakit mendengar hal itu.

"aku tidak ingin hubungan ini menjadi beban untukmu, kau bisa membatalkannya dan aku akan mundur perlahan"

Mata Minkyung berkaca-kaca mendengarnya, hatinya merasa teriris sakit mendengar bagaimana Rena berbicara perpisahan, dan mungkin Rena merasakan jauh lebih sakit darinya.

Cinta yang tak terbalas dan melihat dengan jelas orang yang dicintainya berciuman dengan mantan kekasih, sudah cukup membuat hati Rena sakit, seperti dihujam dengan pisau tumpul yang tidak langsung membunuhnya dan mungkin memang sudah seharusnya dia menyerah, itulah yang dipikirkan Rena.

"Yebin-aa" lirih Minkyung

Dia tidak menginginkan perpisahan ini, tapi andai dilanjutkanpun pasti akan semakin menyakiti Rena.

"aku akan memberikanmu waktu Eonni, pikirkan saja"

Rena menatap layar ponselnya yang terus menyala, ponselnya terus bergetar saat ada panggilan dan Rena membiarkannya untuk beberapa saat, berbicara dengan Minkyung jauh lebih penting dibanding panggilan dari ponselnya.

Love Story Of MinkyebinTempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang