Apa dengan cara membuatku kesal dapat membuatmu bahagia?tega sekali kau! Kau tau saat ini bahkan rasa kesalku mampu mengalahkan rasa cintaku pada mu
-aby-
Suara kicauan burung burung nan merdu telah mengalun indah,dan sang surya pun telah memamerkan cahayanya kesegala penjuru.
tak terkecuali ke kamar ku..ohhh bisakah mereka membiarkanku tetap tidur, barang sejenak saja.aku mohon,taukah kalian betapa nyaman tempat tidur ku ini,apa lagi selimut ini,bagai menghangatkanku dengan pelukannya....
Ohh....shitt,tunggu sebentar,apa? nyaman?bukannya aku tidur di lantai ya,kenapa lantainya tidak keras,dan apa tadi? Pelukan....dan benar saja aku melihat ada sepasang tangan yang memelukku dengan possesivenya.ya kalian pasti tau ulah tangan siapa itu,benar...itu tangan si beku.
"Aaaaaa...."pekikku kaget sambil menjauhkan tubuh kak alan dari ku.
"Woy.....toa amat si mulut lo"kesalnya.
"Dasar cabul lo,semalem aja lo suruh gue tidur di bawah,taunya cuma akal akalan busuk lo kan,supaya gue lengah terus dengan seenaknya lo grep...grep..gue sewaktu gue tidur"omelku panjang lebar.
"Udah,ceramahnya?"kata kak alan santai dengan tatapan jengahnya.
"Dengerin ya,lo kira gue nafsu apa sama tubuh cungkring lo"katanya lantas meninggalkanku kekamar mandi.
Kulihat dia sudah keluar dari kamar mandi,ah...melihatnya saja membuatku jengah.tentu saja aku marah apa tadi dia bilang? Lo kira gue nafsu apa sama tubuh cungkring lo? Amit amit deh, tubuh udah bagus gini kok di hina,entar nyesel baru tau.
Kalian tau,rasanya aku sangat ingin menelannya hidup hidup,intinya aku sangat kesal,aku bukanlah orang yang selalu terima atas penindasan seperti orang orang yang ada di film film itu,menurutku aku tak sesabar mereka.
"Kenapa lo liat liat gue? Mengagumi?"katanya pd.
Mendengarnya saja membuatku ingin muntah.
Kulangkahkah kaki ku menuju kamar mandi,tanpa memperdulikan apa yang di katakannya,masa bodo buatnya.
Sedikit ku lirik sepertinya dia kesal padaku,pelajaran untuknya siapa salah mengibarkan bendera perang pada aby.
Selesai mandi dan mengganti pakaian,ku lihat kak alan sudah menggunakan stelan jas,tampak seperti pakaian kantor dan tengah duduk di tepi ranjang seraya memeriksa sebuah map,mungkin saja itu urusan pekerjaannya.
Sebegitu pentingkah pekerjaan baginya,hingga dia pergi ke kantor pada hari ini,tidak bisakah dia luangkan waktunya untuk berlibur?apa dia sangat mencintai pekerjaannya,aku tau dia tak cinta padaku,tapi setidaknya hargai aku sebagai istrinya. Tapi apa boleh buat,apalah daya diri ku ini untuk mencegah seorang Alanda Agra Adinugro si CEO beku itu.
"Mau ke kantor kak?"tanya ku hati hati,sambil mengeringkan rambut ku.
"Hmmm"jawabnya hanya dengan deheman.
"Huff....oke aby kamu salah" umpatku dalam hati.
Bagaimana tidak salah,sudah tau mausia beku pakai ku tanya segala.
Ternyata hanya berusaha menjadi istri yang baik saja sulit,masalahnya bukan niatnya yang sulit melainkan suami ku yang sulit.
Saat tengah asik mengeringkan rambut,tiba tiba kak alan menarik ku.
"Aaa..."kagetku.
"Bisa gak si,sekali aja gak usah teriak,budeg ni kuping lama lama"katanya kesal.
"Lepasin aby kak"rontaku dalam kurungan tubuh kak alan,ini gawat pemirsa posisi ini tidak baik,bahkan anak di bawah umur saja di larang melihat,apa lagi mempraktikkan.
"Tak akan,sebelum kau pejamkan matamu"katanya lagi.
"Gak...kau sudah gila,mau apa kau ini"tolakku mentah mentah,apa dia akan beradegan seperti yang ada di drama drama itu.ah entahlah hanya ada satu kata yang ada dalam benakku saat ini, yaitu PANIK.
"Sudah ku bilang,pejamkan saja matamu"geramnya.
"Kalau sudah ku bilang tidak,ya tidak kau ini cab.....hmpffff"
"Dia...dia menciumku...oh shitt....ciuman pertamaku,dasar brengsek"
Kesalku sambil terus mendorong dan berusaha menjauhkan tubuhnya dari tubuhku.
CEKLEK.....
"Ups....sorry....."kata seseorang yang baru saja masuk ke kamar ku.
Seketika aku mendorong tubuh kak alan sekuat tenaga,hingga tubuhnya menjauh dariku.
Dan kalian tau siapa yang datang? Dia kak Odin sepupu laki laki ku,lebih tepatnya sepupu biadap,kalian tau dia itu jahil,ember bahkan terkadang kurang ajar.
"Hehhe...sorry by,Al...gue gak sengaja,lanjutin dah...sahurnya"katanya sambil pergi secara perlahan.
Ah...semoga saja dia tidak membeberkan apa yang dia lihat barusan kepada yang lain,bisa gawat soalnya.
"Kau tega merampasnya secara paksa"kesalku pada mausia biadap di sampingku,yang saat ini tengah menatapku tanpa dosa,kemudian meninggalkanku keluar.
***
Di meja makan kami sedang menikmati sarapan kami,di sini sudah ada, ayah,mama,eyang, kak odin,aku dan....sebut saja dia suami ku.kepergian kak dara membuat ku merasa kehilangan.apa dia sekarang sudah makan,mengingatnya membuat selera makanku seketika memudar.
"Kok gak di makan by?"tanya mama.
"Dimakan kok ma,"ucapku sambil tersenyum getir.
"Mungkin si Aby kecapean tante"celetuk odin.Ah anak itu menyebalkan sekali,aku sangat yakin kalau maksud dari perkataannya itu pasti menuju pada adegan ciuman ku dan kak alan tadi.bukannya netink hanya saja aku sudah mengetahui watak dari sepupuku ini,tampaknya saja kalem tapi pikirannya penuh dengan kegelapan.
"Hahahha ...bagaimana dengan semalam,sukses lan?"tanya ayah tiba tiba.
"Ayah..."panggilku kesal.
"Ah....Aby agak susah yah,"kata kak alan diluar nalar ku.oh ya ampun,apa katanya itu. Apa dia benar benar ingin menelanjangiku di depan semua. Rasanya aku ingin berteriak bahwa apa yang dikatakan kak alan itu hoax semua.tapi apalah daya wanita mungil ini.
Aku hanya membalas perkataan kak alan tadi dengan tatapan tajamku.namun,dia hanya membalas dengan cengiran tak berdosanya. Oh Tuhan jika dia bukan suamiku mungkin saat ini sudah mendarat piring yang ada di hadapanku ini.
"Hahhah....sudah ayah duga,aby itu suka jual malah lan,rayu saja terus"kata ayah.
Oh god,ayah sekarang ternyata lebih memihak pada manusia beku ini,apa tadi ayah bilang aku suka jual mahal...sudah,aku disini bagaikan orang asing.
"Eyanggg...."aduku pada eyang.
"Iya sayang....oia lan,kenapa tidak kamu ajak saja aby honey moon?"tanya eyang yang sukses membuat ruh ku lepas dari jasat ku.sungguh memalukan.
"Maunya sih begitu,hanya saja aku terlalu sibuk untuk waktu dekat ini,mungkin lain kali setelah semuanya beres"jelas kak alan sambil mengakhiri sarapannya.
"Ayah,mau ke kantor bersama?"tawar kak alan.
"Sebenarnya itu ide yang bagus,hanya saja ayah harus pergi ke bandung hari ini,"kata ayah sedikit kecewa.
"Oh...baiklah,ya sudah semuanya aku pergi dulu"pamit kak alan yang diangguki oleh semua.
"Sayang,aku ke kantor dulu,cepat habiskan sarapanmu,dan jangan lupa nanti sore kita akan segera pindah kerumah kita..."pamit kak alan yang diakhiri dengan mencium keningku.
"Hmm ...."jawabku singkat.
"Aby..antar Alan sampai pintu"perintah mama.
"Ah..gak usah ma,biarkan aby menghabiskan sarapannya" cegah kak alan sebelum pergi.
Setelah kak alan benar benar menghilang,aku memutuskan untuk bertanya tentang keberadaan kak dara sekarang.
"Ma,yah...sebenarnya kak dara dimana?"tanyaku hati hati.
"Sejauh ini belum ada kabar sayang"kata ayah.
"Setenang itukah ayah sama mama?"kecewaku,saat mengetahui tanggapan orang tua ku biasa saja.
"Aby,ayah mu benar dan mungkin kita harus sedikit bersabar" jelas mama.
"Ayah juga sudah mengirimkan tim kepercayaan ayah,jadi aby jangan khawatir ya."tambah ayah.
"Gak yah,gak....aby mau kak dara sekrang,aby rindu kak dara ma...hiks...."kataku sambil berlari meuju kamarku,untuk menangis.karena menurutku tifak sopan menangis di depan orang tua
***
Gaje ya? Maaf ya....
KAMU SEDANG MEMBACA
Pengantin pengganti
RandomNauby Arashita seorang gadis yang baru berumur 19 tahun, harus rela melepas masa lajangnya akibat perjodohan tak terduga. pernikahannya harus terus berlangsung agar nama baik keluarga tetap terjaga. Yang menjadi permasalahan saat ini iyalah,apakah p...
