Dinda berjalan keluar Villa ayah nya dan daftar liburan nya yang pertama di Kawagoe yang terletak di wilayah utara kota tokyo. Dinda menyetop taksi
"Permisi pak terminal kereta"
Di jawab anggukkanSelang 1 jam sampai di terminal kereta Dinda berjalan begitu semangat karna liburanya, Dinda berjalan ke kereta yang menuju kota tua di tokyo lalu duduk di dekat seorang cowok
"Dinda..?"
"Maaf siapa ya..?"
"Kamu lupa ya sama aku , permen lolipop..?"
Flashback
"Haruko ahhhh sakit harukooo" Dinda kecil jatuh dari tangga perosotan
"Kamu kenapa..?" Seorang anak kecil membawa 2 lolipop Haraya namanya
"Aku hiks jatuh dari itu" Haraya menggelengkan kepala sambil tertawa
"Hiks kenapa kamu tertawa..?"
Tanya lugu Dinda"Simple karna kamu lucu , nih aku kasih lolipop biar kamu seneng terus"
Saat Dinda mengambil dan mengucapkan terima kasih"DINDA!!!!!!"
"Eoh Haruko" Haruko langsung menggedong Dinda di belakang, Dinda menengok dan menatap Haraya
Flashback end
"Emmm peri lolipop!!!?" Berteriak lalu penumpang menatap Dinda
"Maaf" ucap haraya
"Kau ingin kemana Din.?" Timpalnya lagi
"Emmm kawagoe."
Haraya celinga cillunguk"Sendiri .? Mana Haruko.?"
"Tadinya ingin bersama tunangan ku tapi dia malah sibuk gak ada kabar, Haruko bersama istrinya" langsung menunduk
"Jahat kalian tidak mengundang ku"
"Hey jangan meraju"
Haraya menggaruk kepala yang tidak gatal karna malu
"Din kamu selalu saja ke sana ada apa sih emangnya..?"
"Entah lah hati nurani yang gerakin" tersenyum manis
"Boleh aku ikut din..?" Tanya Haraya dengan kikuk
"Boleh dong sekalian reunian , ehh dah sampai ayo turun"
Saat berbincang Dinda melihat sejilas sesosok seperti tunangannya"Ehh koo kaya kimbaek, tapi kok sama cewek" batin Dinda
"Din kenapa..?"
"Enggak papa"
Saat Dinda keluar dari kereta melihat kakek tua yang sepertinya akan kehilangan kesadaran di tempat duduk"Haraya!!!" Dinda belari langsung mengahampiri kakek tua tersebut dan mengkode Haraya untuk membopong diletakan di lantai
"Kakek kakek??" Panggil Dinda dengan menepuk pipi Dinda melakukan pertolongan pertama yang dilakukan saat darurat
"Kakek??" Menekan nekan dada sang kakek dan memberi oksigen
"Kakek..?" Dan kakek itu sadarkan diri kembali
"Haraya telpon ambulance sekarang!!!"
Haraya yang tadi bengong melihat aksi Dinda lalu tersadar saat Dinda memanggilnya
"Oke" Beberapa menit Ambulance sudah datang lalu kakek itu di gotong
"Ahhh lelahh" sambil mengulet
"Kamu seorang dokter..?" Tanya Haraya
"Iya di LA tapi aku liburr"
"Wahhhh dah cantik seorang dokter lagi"
Dinda menstop taxi dan menuju ke kawagoe bersama Haraya tiba tiba hp Dinda bergetar
Kringg kringg
"Hallo""DINdaaaaaaa!!!"
"Hani ??"
Haraya menatap Dinda mengkode dengab tatapan "siapa..?" Dinda menjawab sahabat Haraya mengaguk anggukan kepala
"Katanya kamu berlibur ke jepang ..?"
"Tau dari mana..?"
"Daniel"
"Dasar mulut ember"
"Iya aku di jepang kenapa han?""Aku susulnya aku males nih sibuk di rumah sakit"
"Oke siap aku jemput di bandara..?"
"Enggak usah di share lokasi mu alias villa mu hahaha, btw kamu sama oppa..?"
Wajah Dinda berubah menjadi sedih"Enggak, dia aja gak ngehubungi aku Han"
"APA??"
"Din dah sampai " ucap Haraya
"Ya" jawab Dinda
"Siapa dia seperti suara laki laki"
"Sahabat kecil ku dah ya aku mau jalan jalan sekalian reuni see you"
"Ya"
Dinda mematikan sambungan Telfon nya
"Kimbaek aku mau gulali itu" ucap si wanita"Iya nih"
"Aku kenal suara ini jangan jangan yang aku liat itu beneran kimbaek tunangan ku" batin Dinda
Deg
Dinda bisa melihat tunangan nya bersama wanita entah siapa."Din..?" Tanya Haraya
"Ahhh iya, ayo lanjut jalan"
*Ko-Edo yokkocho
" dulu aku suka ke sini sama alm ayah ku""Bagus nih tempat btw ayah mu pinter banget"
"Hahaha ya iyalah anak nya aja juga pinter"
"Ke kuil hikawa yuk"
"Aku ingin ke sana tapi sama kimbaek" batin Dinda
"Gimana kalau ke toko unik kawagoe"
"Oke"
.....
Disisi lain kimbaek sangat capek dengab tingkah lina yang tidak berubah
"Baek kita ke toko unik kawagoe yuk"
"Iya"
Kimbaek dan mantan nya berjalan ke arah yang berbeda denga Dinda hingga mereka bertemu di tengah tengah jalan Dinda sudah di depan mata tapi dengan sosok laki laki
"DINDA..?"
Lina bingung dan melihat sesosok wanita cantik alias tunangan nya kimbaek di depan mata.....
Dinda yang sudah malas karna melihat kimbaek di jepang tapi bersama wanita lain tiba tiba Dinda berhenti seperti kaku menjadi patung melihat tunangan nya"DINDA..?" Panggil kimbaek
"Haraya ayo kita pergi"
Hai gaes maaf nih mimin baru update ngelanjutin bab ini
Btw jangan lupa pencet tombol bintang di pojok kananSee you
Love

KAMU SEDANG MEMBACA
RED THREAD OF DESTINY
Teen FictionTakdir Benang Merah, merupakan kepercayaan Jepang yang sebetulnya berasal dari Cina. Konon, di jari kelingking setiap orang ada benang merah yang tak kasat mata, yang akan terhubung dengan jodohnya. wanita yang berasal dari indonesia sangat memperca...