34. saatnya?

11.2K 654 385
                                        

"PROPOSAL MACAM APA INI?!"
"GANTI!"

Pak Taeyang melepar flashdisk gue kelantai bawah, dan menginjaknya sampi hancur.

"SAYA GAMAU TAHU, POKONYA BESOK HARUS ADA PROPOSAL BARU YANG LEBIH BAGUS!" ucap pak Taeyang.

Hati gue sakit
Ngerasa ga dihargai banget.

"B-baik pak, secepatnya saya ganti"

Gue langsung balik badan dan keluar dari ruangan pak taeyang.

Gue gabisa control, gue nangis dan teriak sendirinya.

"HUAAAAA"

"Eh rin? Kenapa?"

"G-guan.. Hiks"

Guanlin langsung ngepeluk gue, dan gue pun nangis didadanya dia. Gapeduli bakal didenger kepala sekolah atau apa, pokonya nangis.

"Gue rela ninggalin tugas demi proposal, tapi itu balasannya l-lin.. Hiks"

Author Pov

Guanlin hanya terdiam tanpa kata, Jaemin dan pak Jidi langsung lari kearah mereka.

"ADA APA INI?!" tanya pak jidi.

Airin masih mennagis, sedangkan tangan Jaemin mengepal dua duanya.

Tiba tiba,
Brug~
Tubuh Airin langsung terjatuh pingsan, dan Jaemin langsung Buru Buru menggendongnya ke UKS

UKS

"Ada apa ini sebenernya?" tanya pak jidi.

"Tadi Airin ngajuin proposal pak, dari luar saya mendengar pak Taeyang membentak sesuatu. Dan Airin langsung keluar sambil nangis nangis dan jerit kesaya"

Tiba tiba

"Eungh.. " denguh Airin.

"Kamu istirahat dulu" ucap jaemin.

Jaemin keluar UKS dan Buru Buru balik membawa obat serta Vitamin Airin.

Jaeminpun balik dengan tergesa gesa,

"Minum dulu rin"

Baru saja Airin bersender ditembok, darah langsung mengalir dari hidungnya.

Airi pun membersihkan hingga bersih lalu meminum obat serta vitamin yang dibawakan jaemin.

"Airin, ada apa?" tanya pak jidi.

"P-proposal yang saya buat ditolak mentah sama pak Taeyang pak.. "
"Dia bilang proposalnya gabener, dan saya harus ganti besok"
"Flashdisk saya diinjek sampe hancur sama pak Taeyang.. "

"Hah?!"
"Saya cek bener semua kok, apa yang salah?!"
"Bener bener otak kosong! " kesal pak jidi.

"Lu gapapa rin?" -gnln

"Gapapa, cuman kecapean biasa"

"Kalau begitu, saya akan koordinasikan dengan guru yang lain juga"
"Sekarang juga sudah jam pulang, kalian boleh pulang"

"Rin, na. Gue pulang dulu"

"Oke, makasih pak, lin"

Pak jidi dan Guanlin pun keluar dari UKS.

"Proposal gue na.. "
"Hiks"

"Iya iya udah ya, gausah dikerjain lagi. Nanti tunggu keputusan pak jidi"

"Gue kesel tau ga na!"
"Gue rela ninggalin pelajaran dan tugas, demi buat proposal dan rapat osis. Gue dimarain abang gue terus gara gara telat makan, itu semua gara gara proposal!"
"Bego emang!"

Kamu telah mencapai bab terakhir yang dipublikasikan.

⏰ Terakhir diperbarui: Aug 23, 2018 ⏰

Tambahkan cerita ini ke Perpustakaan untuk mendapatkan notifikasi saat ada bab baru!

Abang '9 • [ EXO ]Cerita yang bikin terobses. Temukan sekarang