Chapter 3

3.1K 361 13
                                        

Diam dan datar. Taehyung hanya diam dan menatap Rose datar. Sedangkan Rose hanya bisa diam dan menundukkan kepalanya itu. Tapi sesaat kemudian Taehyung tersenyum kepada Rose. Senyum dipaksaakan.

"Jimin? Siapa Jimin? Suami?" Bohong. Taehyung berpura pura tidak tau kepada Rose. Ia tidak ingin Rose tau kalau selama ini dia telah memata matai kehidupan Rose.

"A-ah iya, aku lupa. Aku telah menikah dengan seseorang. Namanya Park Jimin" ujar Rose

"Kau mencintainya?" Tanya Taehyung tiba tiba membuat Rose diam

"Y-ya, aku mencintai s-suamiku dan dia j-juga m-mencintaiku" jawab Rose berusaha untuk menahan air matanya

Sakit. Sangat sakit. Itu yang Taehyung rasakan sekarang setelah Rose mengatakan itu. Apa Rose berbohong? Atau apa dia mencintai pria brengsek itu?

"Kau mencintainya, bahkan saat dia melakukan hal yang tidak baik kepadamu?" Gumam Taehyung tidak sadar tapi hampir tidak didengar oleh Rose

"Ne? Kau bilang apa?" Tanya Rose

"T-tidak. Aku tidak mengatakan apa apa. Selamat atas pernikahanmu, Rose" ujar Taehyung

"Maaf, aku menolak permintaamu" lirih Rose yang merasa tidak enak

"Menolak? Kau harus tinggal di rumahku, Rose. Soal Jimin? Kita kan hanya teman, jadi itu tidak apa apa" ujar Taehyung mencubit hidung Rose pelan

Rose berpikir kembali mengenai tawaran Taehyung itu. Benar apa yang dikatakan Taehyung. Lagipula apa peduli Jimin kepadanya.

"Baiklah, aku akan tinggal sementara di rumahmu" ujar Rose yang memperlihatkan senyum manisnya kepada Taehyung sehingga Taehyung ikut tersenyum melihatnya.

"Rencana berhasil"

...

"Kau akan pergi menyusulnya?" Tanya Seulgi kepada Jimin

"Iya, aku akan menceraikannya" jawab Jimin membuat Seulgi tersenyum

"Iya, kau memang sangat mencintaiku" ujar Seulgi tersenyum manis kepada Jimin

"Tentu saja. Aku akan selalu mencintaimu sampai akhir hidupku" ujar Jimin sambil membelai pipi Seulgi

"Aku pegang kata katamu" balas Seulgi yang kini memejamkan matanya menikmati belaian dari Jimin di pipinya itu.

Drrr drrr

"Hmm seseorang menelfonku. Aku angkat dulu,ya" ujar Jimin meninggalkan Seulgi

"Yeobseo?"

"Ini aku. Mark kakak Rose"

"Ada apa, Mark hyung?"

"Apa hubunganmu dengan Rose baik baik saja?"

"K-kenapa kau menanyakan hal itu, hyung?"

"Ani, hanya saja aku merasa kalau kalian menyembunyikan sesuatu"

"T-tidak, aku dan Rose tidak menyembunyikan sesuatu kok. Dan kami baik baik saja, hyung"

"Lalu kenapa kau saat kau bersama temanmu kau selalu mengatakan kalau kau belum menikah? Apa itu baik baik saja?"

Deg.

Perkataan Mark barusan di telefon membuat Jimin diam membeku. Benar yang dikatakan oleh kakak kesayangan Rose ini. Jimin tidak pernah mengatakan kalau ia sudah menikah kepada orang lain.

"Shit! Darimana orang ini tau?!"
Batin Jimin

"Jimin? Halo?"

"A-ah kenapa Mark hyung?"

Only One For Me (Taerose)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang