Chapter 4

3K 321 8
                                        

Rose dan Taehyung sudah sampai di tempat tujuan mereka. Lebih tepatnya sebuah rumah yang bisa dibilang sebuah istana.

"Silahkan masuk" ujar Taehyung dengan senyum manisnya dibalas anggukan oleh Rose

Mereka pun masuk ke rumah itu. Taehyung juga mrngantarkan Rose ke kamar Rose yang berada tepat disamping kamarnya.

"Ini kamarmu, kalau kau butuh sesuatu kau bisa tanyakan padaku atau pelayan" ujar Taehyung sambil mengelus puncuk kepala Rose

"Makasih banyak, Tae. Ini sudah lebih dari cukup" balas Rose

"Hmm masuklah. Istirahat dan sebentar kita makan malam" ujar Taehyung dibalas anggukan oleh Rose

Rose pun masuk ke kamarnya meninggalkan Taehyung. Taehyung pun masuk ke kamarnya dan menuju ke balkon kamarnya itu.

Di balkon kamarnya kita bisa melihat cahaya bulam yang bersinar indah di malam hari. Disini juga tempat favorit Taehyung memikirkan Rose.

Taehyung mendudukkan dirinya di sebuah kursi yang ada di balkon tersebut. Ia mulai memikirkan perkataan Rose saat di mobil tadi. Rose pernah menyukai Taehyung?

"Aish Taehyung! Kenapa kau sangat bodoh! Kenapa kau tidak menyadari kalau ia dulu pernah menyukaimu!" Ujar Taehyung sambil mengacak rambutnya frustasi

Flashback on

"Apa kau serius?" Tanya Taehyung masih terkejut dengan perkataan Rose barusan

"Hmm iya. Tapi aku tau kalau kita hanya sahabat dan kau hanya mencintai Jennie" jawab Rose sambil mengangguk

"J-jennie?"

"Iya, kau dulu kekasihnya Jennie kan?"

Jennie? Taehyung dulu pernah dekat dengan gadis yang cantik bernama Jennie. Tapi Taehyung tidak menyukainya dan hanya menyukai Rose. Ia dan Jennie hanya sebatas teman. Sampai sebuah gosip tersebar kalau ia dan Jennie menjalin hubungan.

"A-ani, kau salah paham! Aku tidak pernah menjalin hubungan dengan Jennie" ujar Taehyung dengan menggelengkan kepalanya membuat Rose tertawa kecil

"Arraseo arraseo. Aku percaya kepadamu" balas Rose

"Kenapa kau dulu menyukaiku?" Tanya Taehyung tiba tiba membuat Rose terkejut

"K-kau tidak perlu mengetahuinya" ujar Rose memalingkan pandangannya dari Taehyung

Taehyung hanya menatap Rose diam. Ia masih mencerna perkataan Rose ini. Sama seperti Taehyung, Rose juga diam seribu bahasa.

"A-ayo jalan. A-aku ingin beristirahat" ujar Rose gugup

Taehyung pun melajukan kembali mobilnya menuju ke rumah tersebut tapi pikirannya tetap masih memikirkan perkataan Rose.

Flashback off

"Bersabarlah, Taehyung. Kau bisa mendapatkan Rose dengan mudah. Kau pasti bisa akan mendapatkannya" ujar Taehyung yakin

Tok tok tok

Suara ketukan pintu itu berasal dari pintu lamar Taehyung sendiri. Taehyung berbalik ke arah pintu dan menuju ke arah pintu lalu membukanya.

Terlihat orang yang berusan Taehyung pikirkan dengan senyuman manis di wajahnya. Orang itu adalah Rose.

"Taehyung, bisakah kita makan sekarang? Aku sudah sangat lapar" ujar Rose sambil mengelus perut kecilnya

Taehyung hanya bisa tertawa kecil dan menutup pintu kamarnya itu dari luar.

"Kajja kita ke meja makan" ajak Taehyung menarik tangan Rose menuju ke meja makan

Only One For Me (Taerose)Tempat cerita menjadi hidup. Temukan sekarang